Tinju Pramugari Hingga Gigi Copot, Penumpang Ini Dilarang Terbang Selamanya

2 Juni 2021 7:55
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi pramugari Swedia Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pramugari Swedia Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Aturan wajib memakai masker nyatanya tak semudah yang dibayangkan, khususnya di industri penerbangan. Hingga saat ini, masih banyak penumpang pesawat yang melanggar aturan memakai masker di dalam pesawat hingga membuat keributan.
ADVERTISEMENT
Tak sedikit dari insiden yang ditimbulkan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Baru-baru ini, seorang penumpang maskapai penerbangan Southwest Airlines dilaporkan meninju pramugari hingga mematahkan dua giginya.
Akibat tindakannya tersebut, penumpang pesawat itu masuk ke dalam daftar hitam seumur hidup dari daftar penumpang maskapai. Dilansir News.Co, aksi adu jotos tersebut terjadi saat pesawat mendarat di San Diego pada Senin (24/5).
Ilustrasi penumpang wanita mengenakan masker saat berada di bandara Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penumpang wanita mengenakan masker saat berada di bandara Foto: Shutter Stock
Saat itu pramugari yang tidak disebutkan namanya, mendekati Vyvianna Quinonez (28) dan keluarganya karena tidak memakai masker. Namun, Quinonez bersikeras untuk tidak mematuhi aturan tersebut hingga terjadi pertengkaran antara penumpang dan pramugari.
"Seperti yang telah kami komunikasikan sebelumnya, kami memiliki proses untuk secara permanen membatasi penumpang untuk bepergian di Southwest dan ketahuilah bahwa penumpang yang terlibat dalam insiden terbaru telah diberi tahu bahwa dia tidak boleh lagi terbang dengan Southwest Airlines," kata Sonya Lacore, Wakil Presiden Operasi dalam penerbangan Southwest Airlines.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan laporan Departemen Kepolisian San Diego Harbor, Quinonez menghadapi tuduhan kejahatan atas cedera serius yang dialami pramugari Southwest Airlines. Menurut para saksi, sebelum serangan tinju itu terjadi, penumpang dan pramugari itu sempat terjadi perselisihan.
Ilustrasi awak kabin memeriksa penumpang pesawat Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi awak kabin memeriksa penumpang pesawat Foto: Shutter Stock
''Selama pertengkaran berlangsung, penumpang meninju pramugari hingga menyebabkan luka-luka serius," kata Departemen Kepolisian San Diego Harbor.
Sementara itu, insiden ini muncul saat Serikat pramugari, Transport Workers Union Local 556, mengungkapkan insiden dan cedera pekerja kepada USA Today.
"Akhir pekan lalu, salah satu pramugari kami diserang hingga mengakibatkan luka di wajah dan kehilangan dua gigi," kata Lyn Montgomery, presiden TWU Lokal 556, dalam surat yang diperoleh surat kabar itu Senin.
ilustrasi penumpang pesawat  Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi penumpang pesawat Foto: shutterstock
Sayangnya, ini hanyalah satu dari banyak kejadian di dalam pesawat yang disebabkan oleh pelanggaran aturan memakai masker. Maka dari itu, untuk menekan penyebaran COVID-19 selama penerbangan, TSA telah memperluas pedoman wajib mengenakan masker di pesawat hingga September.
ADVERTISEMENT
Selain itu, TSA juga akan menegakkan hukuman bagi penumpang yang melanggar aturan tersebut. Sepanjang pandemi COVID-19, industri penerbangan dunia dimeriahkan oleh ulah penumpang pesawat yang kerap melanggar aturan protokol kesehatan.
Bahkan, selama 2021, sebanyak 2.500 insiden penumpang pesawat bandel telah dilaporkan ke Federal Aviation Administration (FAA). Sejak 1 Januari 2021, sekitar 1.900 dari laporan penumpang berulah tersebut adalah mereka yang menolak untuk mematuhi kebijakan federal yakni mengenakan masker, menurut FAA.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020