Tradisi Yunani Kuno: Taruh Koin di Mata Orang Meninggal agar Tenang di Akhirat

11 Desember 2022 8:01
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
Ritual dan tradisi yang ada sejak dulu memang terkadang membuat banyak orang terkejut. Apalagi ada beberapa daerah yang memiliki tradisi yang berhubungan dengan kematian.
Banyak orang kuno memiliki keyakinan tersendiri tentang cara bagaimana mereka menghormati orang mati. Salah satu tradisi yang ditemukan di Yunani kuno adalah Obol Charon.
Obol Charon adalah tradisi yang menaruh koin di mata orang mati. Menurut legenda yang ada, koin itu merupakan sogokan atau pembayaran yang digunakan untuk mengangkut orang mati ke dunia bawah.
Meskipun mungkin terdengar aneh di zaman modern, praktik ini membawa kedamaian bagi orang-orang kuno, memastikan anggota keluarga mereka selamat sampai akhirat.
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
Dilansir Join Cake, pada zaman Yunani kuno, sesuatu yang membuat sang dewa dan dewi senang adalah hal yang paling penting. Sebab, jika membuat para dewa marah, itu akan membawa kehancuran.
Mitologi inilah yang menyebabkan Obol Charon menjadi bagian dari pemakaman Yunani kuno.
Padanzaman Yunani kuno, terdapat istilah dunia bawah. Dunia bawah adalah tempat orang pergi ketika mereka mati, dan tanah ini diawasi oleh Hades, dewa dunia bawah.
Namun, ketika orang meninggal dan mereka tidak muncul di dunia bawah, jasad mereka harus pergi ke sana dengan perahu. Lokasi antara tanah kehidupan dan dunia bawah saat Yunani kuno adalah Sungai Styx dan Acheron.
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
Mereka yang bergabung dengan dunia bawah harus menyeberang dengan perahu. Tukang perahu Hades adalah Charon. Dalam lukisan dan puisi Yunani, kamu akan sering menemukan penggambaran Charon membawa orang mati melalui sungai ke dunia bawah.
Hal penting yang perlu diketahui tentang Charon adalah dia tidak mengangkut penumpang secara gratis. Menurut legenda Yunani, dia harus dibayar obol untuk jasanya.
Obol adalah sejenis koin dari Yunani kuno. Satu-satunya cara untuk memastikan dia mendapatkan pembayarannya adalah dengan menguburkan orang mati dengan koin di mata mereka atau bahkan di mulut mereka.
Apa yang terjadi jika tukang perahu tidak dibayar? Keyakinan Yunani berpendapat bahwa jiwa-jiwa ini mengembara di sisi bumi selama ratusan, atau bahkan ribuan tahun sebelum mereka diizinkan untuk menyeberang.

Bukti Arkeologi tentang Tradisi Obol Charon

Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tradisi Obol Charon Zaman Yunani Kuno. Foto: Shutterstock
Sementara tentang bukti adanya tradisi Obol Charon sendiri sering dirujuk dalam literatur dan seni kuno, penting juga untuk melihat penelitian arkeologi dari masa itu.
Kuburan kuno yang ditemukan menceritakan kisah yang tidak selalu konsisten dengan mitos Obol Charon. Sementara itu, biasanya orang-orang yang meninhgal juga dikubur dengan lebih dari satu koin.
Beberapa koin dengan nilai lebih tinggi dari obol biasanya ditemukan di berbagai bagian tubuh. Mungkin ini adalah cara untuk memberikan kekayaan kepada orang yang dicintai di akhirat, atau mungkin dimaksudkan sebagai pembayaran feri untuk Charon sendiri.
Sayangnya, karena perampokan kuburan yang merajalela sepanjang sejarah, kecil kemungkinan para peneliti akan memiliki cerita lengkap tentang kuburan kuno ini.