Kumparan Logo

Traveler Awas, Ini Tempat-tempat Paling Kotor di Bandara

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bandara  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bandara Foto: Shutter Stock

Di masa pandemi seperti sekarang, kebersihan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan traveler saat berpergian, bahkan saat berada di bandara sekalipun. Meski demikian, kamu pun tak boleh lengah karena ada beberapa tempat di bandara yang dianggap paling banyak dihuni kuman dan bakteri.

Dilansir dari Huffingtonpost, meski penularan COVID-19 di pesawat dianggap lebih rendah, sejumlah pakar mengatakan risiko tertular COVID-19 tetap ada bahkan saat berada di bandara sekalipun.

kumparan post embed
Ilustrasi wisatawan di bandara Foto: Dok. Pegipegi

Hal itu diungkapkan ahli kesehatan penyakit infeksi UCHealth Yampa Valley, Lauren Bryan.

"Tak ada hal yang lebih buruk daripada sakit saat liburan. Bandara merupakan tempat di mana bercampurnya orang-orang dari seluruh dunia yang membawa bakteri dan virusnya dalam penerbangan," ujar Lauren.

Lauren juga menambahkan, ada beberapa tempat-tempat paling kotor di bandara yang sebaiknya dihindari traveler. Di mana saja tempat tersebut? Yuk, simak ulasan berikut.

Sandaran Tangan di Kursi

Ilustrasi meletakkan tas di kursi bandara Foto: Pixabay

Saat menunggu boarding, tak jarang para calon penumpang yang menunggu di bangku area boarding. Ternyata, sandaran tangan di bangku ruang tunggu itu disebut-sebut cukup kotor.

"Area di bandara yang sering disentuh, tapi tak rutin dibersihkan. Termasuk sandaran tangan di bangku ruang tunggu bandara," ujar Profesor Kelly Reynolds dari Universitas Arizona.

Menurut sebuah studi di tahun 2018 dari sebuah pihak asuransi, sandaran tangan di ruang tunggu bandara disebut sebagai spot paling kotor di bandara. Hal itu diketahui setelah diambil sampel dari tiga bandara besar dunia.

Di mana ditemukan sekitar 21.630 bakteri dan jamur per satu inci di sandaran tangan ketiga bandara itu. Jadi ada baiknya membersihkan sandara bangku lebih dulu sebelum duduk atau berdiri saja.

kumparan post embed

Pegangan Tangan Eskalator dan Tangga

Eskalator di Stasiun Kereta Bandara Foto: Helmi Afandi/kumparan

Pegangan tangan merupakan tempat paling kotor berikutnya yang ada di bandara. Hal ini dikarenakan pegangan tangan menjadi bagian yang paling banyak disentuh traveler.

"Area yang sering disentuh di bandara yang jarang dibersihkan termasuk pegangan tangan di sepanjang tangga dan eskalator," kata Bryan.

Area ini juga tak begitu sering dibersihkan, sehingga memiliki risiko penularan kuman yang cukup tinggi. Karena memegang bagian ini menjadi sesuatu yang sulit dihindari, Bryan menyarankan untuk membersihkan tangan secara rutin.

"Bawalah hand sanitizer di tempat yang mudah diakses tanpa harus merogoh ke dalam tasmu," ujar Bryan.

Ia juga menyarankan penggunaan disinfektan guna membersihkan area di sekitar tempat duduk di dalam pesawat.

"Jika saya akan duduk di tempat dalam waktu yang lama, di dalam pesawat misalnya, saya menggunakan tisu disinfektan untuk membersihkan sandaran tangan, sabuk pengaman dan tray table," imbuhnya.

Layar Sentuh

Ilustrasi konter check-in mandiri di bandara Foto: Shutter Stock

Berikutnya, layar sentuh di area check-in juga menjadi bagian yang paling kotor di bandara. Ahli pencegahan infeksi di departemen epidemiologi klinis, Ohio State University Wexner Medical Center, Kadi Banjoko, mengatakan bahwa layar sentuh pada layanan check in mandiri bandara juga menjadi salah satu sarang kuman.

"Saya tak tahu seberapa sering layar tersebut dibersihkan. Namun, orang-orang dipastikan harus menggunakan hand sanitizer setelah menyentuhnya," sambung Banjoko.

Kabarnya, tiap layar sentuh check-in yang ada di bandara mengandung setidaknya 253.857 bakteri per inci. Kalau satu layar penuh, bahkan bisa mengandung hingga 1 juta bakteri.

Keran Minum

Fasilitas pengisian air minum di bandara Foto: Shutter Stock

Keran minum merupakan fasilitas gratis yang bisa kamu dapatkan di bandara. Tapi, tahukah kamu kalau keran air juga menjadi bagian yang rawan terkontaminasi bakteri.

Menurut studi yang dilakukan Universitas Arizona pada tahun 2021 lalu, keran air minum dapat menjadi spot berkumpulnya bakteri.

Untuk itu, guna terhindar dari paparan bakteri terlebih di masa pandemi seperti sekarang, kamu disarankan menggunakan sikut sebagai pengganti saat mengisi botol air minum.

Baki Plastik

Baki Plastik di Bandara Foto: Flickr / David Art Wales

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Nottingham dan Finnish National Institute for Health and Welfare mengungkapkan bahwa baki plastik menjadi tempat yang memiliki jumlah kuman cukup tinggi. Hal ini didasari dengan pengujian beberapa sampel nampan plastik di Bandara Helsinki.

Kotak-kotak ini memiliki frekuensi kontak yang tinggi dengan para penumpang. Setiap baki plastik dengan cepat digunakan dan disentuh sekian ratus penumpang per harinya.

Selain itu, baki plastik juga digunakan sebagai tempat sementara untuk menampung benda-benda penumpang sebelum diperiksa. Bahkan, menurut Fox 9, Pihak TSA atau keamanan bandara, beberapa baki plastik tidak dibersihkan secara teratur.

Permukaan Toilet

Ilustrasi toilet umum. Foto: Shutter Stock

Jika berbicara tentang sarang kuman dan bakteri, toilet menjadi salah satu tempat yang tak luput dalam daftar. Begitu pula dengan toilet-toilet di bandara.

"Bandara dan pesawat menjadi tuan rumah bagi banyak traveler setiap harinya. Hal ini meningkatkan kemungkinan anda akan melakukan kontak dengan seseorang yang sakit dan dapat berpotensi menularkan infeksi penyakit," ujar Reynold.

Meski dibersihkan secara rutin, penggunaanya yang cukup padat dan membuat tempat ini memiliki risiko penularan penyakit yang sangat tinggi.

Oleh sebab itu, traveler diimbau untuk tak lupa mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah terbawanya bakteri dan kuman berbahaya.

kumparan post embed

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)