Tunnel of Love, Dulu untuk Militer Kini Jadi Tempat Paling Romantis di Ukraina

2 November 2021 8:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
ADVERTISEMENT
Tunnel of Love di Ukraina terletak di antara Kota Klevan dan Desa Orzhiv di jalur Kovel-Rivne. Terowongan hijau ini memiliki panjang 5 km, yang dihiasi dengan pepohonan yang berjejer dalam lengkungan dan berbentuk bulat sempurna.
ADVERTISEMENT
Jalur kereta api menjadi daya tarik untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke sana. Banyak pasangan yang sedang jatuh cinta pergi ke sana hanya untuk sekadar berfoto, atau menikmati pemandangan indah yang menambah kesan romantis.
Dilansir Vidviday, ada sejumlah kepercayaan tentang terowongan tersebut, seperti jika pasangan berciuman di terowongan itu bisa memperkuat cinta mereka.
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
Kemudian jika pasangan berpelukan di atas rel kereta di terowongan itu, bisa diartikan mereka akan langgeng dan tidak akan pernah berpisah. Terowongan ini sangat populer di kalangan pengantin baru, mereka suka mengadakan prewedding di tempat ini.
Penduduk setempat pun mengatakan bahwa mengunjungi terowongan ini akan menjadi pertanda baik dan menyarankan untuk mengunjunginya setiap tahun.
Sejarah Mengenai Tunnel of Love, Ukraina
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
Terowongan ini dibangun pada masa perang dingin untuk pangkalan rahasia militer. Pada masa itu, pohon-pohon sengaja ditanam di sepanjang jalur untuk menyembunyikan alat milik militer ketika akan masuk ke dalam hutan.
ADVERTISEMENT
Dilansir Amusing Planet, Tunnel of Love ini dijaga dengan sangat rapi, bukan karena pergerakan militer, melainkan karena masih ada kereta barang yang melintasinya dan dioperasikan oleh pabrik kayu Odek di Desa Orzhiv.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pohon Birch dari seluruh Ukraina diangkut dengan truk ke pabrik, di mana mereka akan diubah menjadi panel kayu lapis. Kemudian panel kayu lapis yang sudah jadi dimasukkan ke dalam kontainer besar dan diangkut dengan kereta api ke persimpangan kereta api Klevan.
Dari Kota Klevan lalu dibawa ke sepanjang jalur utama menuju pasar di seluruh Eropa Barat. Kereta api pabrik Odek berangkat ke Klevan melalui Tunnel of Love beberapa kali dalam sehari, tergantung berapa banyak kayu lapis yang harus mereka angkut.
ADVERTISEMENT
Terkadang ramainya turis yang berkunjung menjadi masalah untuk operator kereta api, dan mereka harus mengawasi jalur dengan saksama.
Karena pada tahun 2015, ada seorang wanita Jepang berusia 38 tahun tertabrak kereta dan mengalami patah pada pinggulnya. Terowongan ini tidak ada perlindungan resmi dari dinas pariwisata.
Pernah beberapa tahun lalu, pabrik kayu Odek menebang beberapa pohon untuk mempermudah jalan kereta api, dan hal tersebut diprotes besar oleh masyarakat.
Jalur kereta di Tunnel of Love, Ukraina ini masuk di dalam daftar jalur kereta api paling menakjubkan di dunia.
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Tunnel of Love, Ukraina Foto: Wikimedia Commons
Selain itu, pada tanggal 20 Mei 2017, di China dibuka tempat romantis yang disebut Tunnel of Love dan dihadiri oleh perwakilan Ukraina. Terowongan tersebut mirip seperti yang ada di Ukraina, namun ukurannya lebih kecil.
ADVERTISEMENT
Untuk yang ingin berkunjung ke Tunnel of Love, kamu bisa menyewa tur private dengan harga mulai dari 282 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 4 juta.
Bagaimana, tertarik untuk berkunjung dan merasakan sensasi romantis bersama pasanganmu?
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020