Kumparan Logo

Tur Virtual ke Makam Kuno Berusia 5.000 Tahun di Mesir Kini Bisa Di Rumah Aja

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Patung Queen Meresankh III (kanan) dan Ibunya Hetepheres II (kiri)  Foto: Dok. Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Patung Queen Meresankh III (kanan) dan Ibunya Hetepheres II (kiri) Foto: Dok. Wikimedia Commons

Dijuluki Negeri Piramida, Mesir dianugerahi banyak sekali peninggalan bersejarah berupa piramida yang merupakan makam para raja Mesir kuno.

Dari sekian banyak piramida di seluruh penjuru Mesir, Piramida Giza menjadi salah satu piramida paling populer di kalangan wisatawan. Selain piramida Giza, mesir pun memiliki banyak makam kuno yang kaya akan sejarah.

Namun, mewabahnya pandemi virus corona membuat Pemerintah Mesir kini menutup seluruh tempat wisata yang ada, tak terkecuali piramida-piramida ikoniknya.

Wisatawan yang berkjunjung ke salah satu piramida di Mesir Foto: Shutter Stock

Akan tetapi tak perlu bersedih, karena kamu sekarang bisa mengunjungi salah satu makam kuno yang ada di Giza lewat tur virtual yang diselenggarakan oleh Badan Pariwisata Mesir.

Dilansir Lonely Planet, Badan Pariwisata Mesir menawarkan kunjungan online ke makam Ratu Meresankh III yang berusia 5.000 tahun buat kamu yang di rumah aja. Kamu pun bisa menikmati area makam tanpa harus berdesak-desakan dengan pengunjung lain.

Ratu Meresankh III sendiri merupakan istri Raja Khafre dan putri pangeran dinasti keempat Kawab. Pangeran Kawab itu memiliki istri Hetepheres II.

Patung Queen Meresankh III (kanan) dan Ibunya Hetepheres II (kiri) Foto: Dok. Wikimedia Commons

Pangeran Kawab merupakan putra dari firaun Mesir Khufu, yang dikenal sebagai Cheops, yang dipercaya membangun Piramida Agung Giza. Sementara, Ratu Meresankh III merupakan cucu dari Cheops.

Makam Ratu Meresankh III ini bisa kamu nikmati secara virtual berkat permodelan 3D yang dibuat oleh Universitas Harvard.

Makam itu awalnya direncanakan untuk sang ibu, Hetepheres. Tetapi, Meresankh meninggal dunia lebih dulu sehingga makam itu pun diperuntukkan bagi Meresankh.

Patung di Makam Queen Meresankh III di Piramida Giza Foto: Shutter Stock

Makam ini sendiri ditemukan oleh seorang arkeolog bernama George Reisner pada tahun 1927. Dari penemuan itu menunjukkan bahwa Ratu Meresankh III memiliki peran yang amat penting.

Buktinya, di salah satu area makam yang berada di sisi utara, terdapat sekitar 10 patung yang semuanya adalah perempuan.

Pemandangan tersebut menjadi tak biasa, karena di masyarakat Mesir waktu itu didominasi pria. Perempuan-perempuan itu diyakini sebagai pelayan Ratu Meresankh III.

Tangkapan layar saat mengikiti tur di Makam Kuno Ratu Meresankh III Foto: Dok. The Giza Project at Harvard University

Makam sang ratu juga dihiasi berbagai corak warna-warni di dinding yang menggambarkan banyak kerabat, termasuk orang tua dan enam anaknya. Ada juga pemandangan lain di dinding makam yang menawarkan pembawa, ahli tulis, dan pengrajin.

Selain tur virtual Makam Ratu Meresankh III, terdapat tiga virtual menarik lainnya yang bisa kamu ikuti. Kamu bisa ikut tur virtual Sinagoge Ben Ezra dan Masjid-Madrasah abad pertengahan abad ke-14 dari Sultan Barquq serta Biara Merah Ortodoks Koptik.

Buat kamu yang penasaran dengan makam kuno Ratu Meresankh III kamu bisa mengakses laman berikut https://my.matterport.com/show/?m=d42fuVA21To

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!