Turkmenistan Punya Kota Megah yang Dijuluki Marmer Putih

Turkmenistan mungkin tak sepopuler negara-negara di Asia Tengah dan jarang jadi incaran bagi para wisatawan. Hal tersebut karena Turkmenistan membatasi diri dari dunia luar dan sangat mempersulit turis yang ingin berkunjung ke sana.
Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa berkunjung ke Turkmenistan sama sulitnya dengan mengunjungi Korea Utara. Meskipun cukup tertutup, Turkmenistan ternyata memiliki bangunan yang cukup megah.
Negara yang merdeka pada 27 Oktober 1991 setelah lepas dari Uni Soviet ini juga dikenal dengan kota-kotanya yang unik. Salah satunya adalah Kota Ashgabat yang dijuluki sebagai The City of White Marble alias 'Kota Marmer Putih'.
Tentu saja julukan tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, seisi Kota Ashgabat benar-benar terbuat dari marmer putih.
Dilansir Amusing Planet, terdapat sekitar 543 bangunan yang terbuat dari marmer putih. Total biaya pembangunanya pun mencapai 315 juta Manat Turkmen atau setara Rp 2,5 triliun.
Ashgabat juga dinobatkan sebagai kota dengan bangunan berlapis marmer paling putih di dunia dalam Guinness Book of World Records.
Untuk menjaga agar Ashgabat tetap didominasi warna putih, Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhammedov, bahkan menerbitkan sebuah peraturan aneh di sana. Ia hanya mengizinkan kendaraan berwarna putih dan perak yang melintas di jalan-jalan ibu kota negara tersebut.
Selain itu, semua mobil milik presiden juga dibuat dengan warna putih dan perak, termasuk mobil dinas dan mobil pengawalnya. Alhasil, para pemilik kendaraan warna gelap terpaksa mengeluarkan uang yang cukup besar, yakni sekitar 7000 Manat Turkmen atau sekitar Rp 28,9 juta untuk mengganti warna kendaraan mereka.
Meski dikenal dengan peraturannya yang cukup ketat, Ashgabat juga memiliki bangunan-bangunan unik yang menarik untuk dikunjungi. Seperti di National Independence Park, sebuah taman yang cukup populer di Ashgabat.
Ada pula The Wedding Place, salah satu bangunan paling populer di Ashgabat. Bangunan tersebut tiap malam akan dihiasi lampu warna-warni yang berubah tiap menit, mulai dari warna hijau, merah, hingga biru.
Kemudian, ada Masjid Ertugrul Ghazi yang konon merupakan replika dari Blue Mosque di Turki. Masjid tersebut dikenal dengan bangunannya yang megah dan juga indah.
Di Ashgabat kamu juga bisa menemukan sebuah pusat kebudayaan Turkmenistan yang bernama Alem Cultural and Entertainment Center, yang dibangun menyerupai bianglala raksasa. Saking uniknya, Alem Cultural and Entertainment Center Guinness Book of World Records sebagai "The World’s Largest Covered Ferris Wheel" pada tahun 2012.
Menariknya, di Ashgabat juga terdapat banyak patung yang menghiasi kota, sepertu patung emas Saparmurat Niyazov, mantan Presiden Turkmenistan, lengkap dengan kuda-kudanya yang digambarkan di atas sebuah monumen untuk menandai 10 tahun kemerdekaan negara tersebut.
Tertarik berkunjung ke kota yang dijuluki marmer putih tersebut?
