Kumparan Logo

Usaha Yerusalem Menjadi Kota yang Ramah untuk Penyandang Disabilitas

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kota Yerusalem. Dokumentasi foto: Wikimedia Commons.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kota Yerusalem. Dokumentasi foto: Wikimedia Commons.

Kini Yerusalem menjadi lebih mudah untuk diakses oleh para turis penyandang disabilitas. Hal ini memungkinkan untuk lebih banyak para penyandang disabilitas untuk mengunjungi lorong-lorong dan situs bersejarah di sana.

Dilansir Travel+Leisure, Kementerian Pariwisata Israel mengatakan bahwa Yerusalem memasang banyak jalan landai untuk membuat jalan-jalan yang bebatuan bisa diakses dengan mengunakan kursi roda, serta melakukan perbaikan jalanan hampir empat mil di setiap gang yang berada di kota tersebut.

Perangkat bluetooth yang dikenal sebagai beacon juga telah dipasang untuk membantu mereka yang memiliki gangguan penglihatan. Nantinya, beacon tersebut akan kompatibel dengan aplikasi bernama "Step-Hear".

Ilustrasi kota Yerusalem. Dokumentasi foto: Wikimedia Commons.

Saat ini, sudah ada 60 mercusuar di sekitar kota tua, dan direncanakan akan kembali memasang 140 mercusuar tambahan. Aplikasi "Step-Hear" tersedia dalam bahasa Ibrani dan Inggris, nantinya bahasa Arab juga akan ditambahkan ke dalam aplikasi ini.

Selain itu, situs dan atraksi populer lainnya di Israel juga memperbaiki tempat mereka untuk menjadi lebih mudah diakses, seperti The Tower of David yang menambahkan lift dan landai, serta beberapa pantai di Tel Aviv di mana tikar akses pantai telah dipasang sampai ke permukaan air.

Perbaikan bertahun-tahun ini telah menjadi gagasan dari Kementerian Warisan Yerusalem, Kementerian Pariwisata Israel bersama dengan Kotamadya Yerusalem, Otoritas Barang Antik Israel, Otoritas Pengembangan Yerusalem, dan Perusahaan Pengembangan Yerusalem Timur.