Kumparan Logo

Wisata Golf Jadi Peluang Baru untuk Tarik Kunjungan Wisman ke Kepulauan Riau

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Golf Foto: Kementerian Pariwisata
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Golf Foto: Kementerian Pariwisata

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menilai wisata golf bisa jadi daya tarik baru untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke daerah tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, salah satu daya tarik dari Kepri yang bisa ditawarkan ke wisman adalah wisata golf karena setidaknya Kepri memiliki 7 lapangan golf di Batam dan 3 lainnya di Bintan.

"Karena memang dari awal Batam dan Kepri menjadi bordernya Singapura yang memang dirancang bukan hanya sebagai tempat ekspansi di bidang industri dan perdagangan tapi juga menjadi 'playground' pariwisata di Singapura," kata Guntur seperti dikutip Antara.

Ia menyampaikan berbagai turnamen golf internasional yang diadakan di Kepri juga menjadi salah satu strategi untuk mempromosikan destinasi ini.

Pengembangan Wisata Golf di Kepri

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti. Foto: Ogen/ANTARA

Menurutnya, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pendukung pariwisata golf, termasuk akomodasi, transportasi dan layanan wisata lainnya.

Selain itu, kolaborasi dengan agen perjalanan dan operator golf internasional juga terus diperkuat untuk menawarkan paket-paket wisata golf yang menarik.

Ia menjelaskan satu daerah dapat dinyatakan lengkap menjadi sebuah destinasi apabila mempunyai 3A yang lengkap, dimulai dari atraksi seperti alam, budaya, buatan.

Ilustrasi Golf Foto: Kementerian Pariwisata

Menurut Guntur, atraksi alam, budaya, buatan ini tidak akan bisa dijual kalau tidak dilengkapi dengan aksesbilitas.

"Dua ini tidak akan sempurna kalau tidak ada amenitas. Maka kalau dilihat 3A yang paling sempurna hari ini hanya ada di beberapa kabupaten/kota seperti Batam Bintan, Karimun, Tanjungpinang," kata dia.

Ia mengatakan berdasarkan situasi di lapangan, Batam menjadi pintu masuk utama bagi wisman yang masuk ke Kepri, dan disusul di pintu masuk Bintan Karimun, Tanjungpinang.

Dengan begitu ia berharap dengan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Dispar melalui penjajakan-penjajakan kerja sama di wilayah perbatasan negara dapat memberikan kontribusi besar terhadap kunjungan wisman, serta berdampak terhadap penyumbang devisa negara termasuk membuka lapangan kerja baru di sektor pariwisata

"Jadi kami titip pesan juga ke pemerintah pusat asuh border ini dengan baik karena dia adalah daerah yang memang membutuhkan spesial regulasi, bukan 'single policy'," pungkas Guntur.