kumparan
search-gray
Food & Travel15 Oktober 2019 9:54

Yarra Valley, Surga Cokelat di Australia

Konten Redaksi kumparan
Yarra Valley Chocolaterie & Ice Creamery, Australia
Salah satu paket cokelat di Yarra Valley Chocolaterie Foto: Rina Nurjanah/kumparan
Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau.
Hal itulah yang pertama terpikirkan setelah keluar dari Bandara Internasional Melbourne, Australia, lalu menyusuri jalan melalui Thomastown hingga Yarra Glen, menuju Yarra Valley Chocolaterie dan Ice Creamery. Frasa lebih hijau itu bermakna kiasan sekaligus kenyataan.
ADVERTISEMENT
Setiap mata memandang ke luar jendela mobil, hamparan padang rumput luas diselingi rumah-rumah berbatu bata merah berhasil menahan kantuk selama berkendara. Padahal pegal setelah menempuh total 10 jam perjalanan, plus 4 jam masa transit di Kuala Lumpur belum reda.
Setelah satu jam perjalanan, mobil yang kami kendarai kemudian berbelok menuju area perbukitan yang ditumbuhi pohon-pohon ceri di kanan kiri jalan. Bunga-bunga ceri berwarna putih tengah bermekaran, kontras dengan bangunan berwarna cokelat yang tampak mungil di tengah hijaunya dataran lembah.
Di sinilah salah satu kafe dan pusat kegiatan Yarra Valley Chocolaterie & Ice Creamery berada. Pabrik cokelat terbesar di negara bagian Victoria, Australia, ini dibangun oleh sepasang suami istri Ian dan Leanne Neeland pada 2012. Bagi para pecinta cokelat, Yarra Valley Chocolaterie rasanya wajib masuk ke dalam daftar lokasi untuk dikunjungi.
Yarra Valley Chocolaterie & Ice Creamery, Australia
Cokelat gratis yang disediakan untuk pengunjung Yarra Valley Chocolaterie Foto: Rina Nurjanah/kumparan
Terinspirasi dari film Willy Wonka and the Chocolate Factory, Ian dan Leanne Neeland membangun pabrik coklat di atas lahan seluas 40 hektare. Dengan slogan Experience it!, Yarra Valley Chocolaterie & Ice Creamery menawarkan banyak kegiatan yang bisa kamu jajal saat berkunjung.
ADVERTISEMENT
Untuk masuk ke area ini, kamu tak akan dipungut biaya apapun. Bahkan kamu bisa mencicipi butiran cokelat, mulai dari dark chocolate, milk chocolate, dan white chocolate yang tersedia di depan pintu masuk secara gratis.
“Ketika orang bilang cokelat mengandung antioksidan, maka yang terbaik adalah dark chocolate. Sangat sehat,” ucap Annette Meddings, salah satu staf Yarra Valley Chocolaterie, saat berbincang dengan kumparan, Sabtu (5/10).
Yarra Valley Chocolaterie & Ice Creamery, Australia
Annette Meddings dan Angie Coultia, pemandu tur dari Yarra Valley Chocolaterie Foto: Rina Nurjanah/kumparan
Pabrik cokelat ini menyediakan sekitar 250 jenis produk hasil olahan cokelat yang mengandung buah, kacang, atau pun rempah-rempah. Mulai dari choco truffle, pastilles, chocobar, nougat, macaron, biskuit, saus dan selai, hingga jelly.
Hampir seluruh cokelat yang diproduksi di Yarra Valley diolah oleh tangan-tangan andal koki berlisensi, sebagian di antaranya didatangkan dari Belgia—salah satu negeri pusat industri cokelat di dunia. Rasa manis dalam setiap jenis cokelat sebagian besar berasal dari madu atau susu dengan sedikit gula, tanpa sedikit pun mengandung pemanis buatan.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, Annette menjelaskan bahwa Yarra Valley Chocolaterie sangat memperhatikan soal lingkungan dan kualitas produk. Setiap bahan baku diambil dari kebun yang dimiliki sendiri ataupun langsung dari petani, sehingga kesegarannya terjamin.
“Kami sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan kimia atau pun sintetis dalam semua produk cokelat kami,” ucap Angie Coultia, pemandu di Yarra Valley.
Selain itu, Yarra Valley Chocolaterie juga termasuk salah satu anggota Cocoa Horizon Programs, sebuah program internasional lembaga nonprofit yang diorganisir oleh Swiss Federal Foundation Supervisory Authority. Program ini fokus dalam pengembangan komunitas petani cokelat terutama di wilayah Afrika.
Yarra Valley Chocolaterie & Ice Creamery, Australia
Beragam menu cokelat di Yarra Valley Chocolaterie Foto: Rina Nurjanah/kumparan
Tak hanya menjaga kualitas produk, Yarra Valley Chocolaterie juga menyediakan bermacam-macam kegiatan dan festival. Misalnya kelas memasak aneka olahan cokelat yang dibanderol sebesar 40 dolar Australia atau sekitar Rp 390 ribu untuk anak-anak dan 48 dolar Australia atau Rp 470 ribu untuk dewasa yang dipandu langsung para koki andal Yarra Valley.
ADVERTISEMENT
Bagi anak-anak, Yarra Valley Chocolaterie juga secara rutin mengadakan kelas mendongeng setiap Rabu pagi secara gratis. Selain itu, hampir setiap bulannya salah satu surga cokelat di selatan Australia ini juga mengadakan aneka festival. Misalnya saja Strawberry Affair yang akan berlangsung 16-27 Oktober, atau Giant Lollipop Days yang akan dilaksanakan pada 2 November mendatang.
Tak heran jika Yarra Valley Chocolaterie menjadi salah satu tujuan wisata terfavorit di Victoria, Australia.
“Untuk pariwisata, kita sekarang sudah menjadi nomor dua di Victoria,” ucap Angie.
Di luar agenda festival, kamu bisa berkunjung kapan pun ke Yarra Valley Chocolaterie. Sebab, tempat ini buka setiap hari sejak pukul 09.00-17.00 waktu setempat, kecuali saat Natal.
ADVERTISEMENT
Semua cokelat Yarra Valley Chocolaterie juga hanya bisa dinikmati dengan datang langsung ke tempat atau membeli secara online, karena Yarra Valley tidak mengekspor produknya.
“Karena kami tidak menggunakan bahan pengawet apapun, dan kami takut cokelat tersebut akan meleleh di jalan. Tapi beberapa produk bisa dikirim, semuanya bisa dibicarakan,” papar Angie.
Sementara untuk Muslim yang sangat memperhatikan kehalalan suatu produk, tak perlu khawatir. Angie menjamin hampir semua cokelat halal.
“Beberapa produk mengandung gelatin dan rum, tapi kami cantumkan keterangan itu di judul. Tapi sebagian besar cokelat kami halal,” tutur Angie.
Hari telah beranjak siang, tapi semilir angin dan udara dingin membuat badan kami tak berkeringat dan tak mengeluarkan bau badan yang belum disiram air sedari pagi. Beragam rasa cokelat menjadi sarapan kami pagi ini, membuka hari dengan manis menuju lokasi wisata berikutnya di Australia.
Jelajah Selatan Australia
Jelajah Selatan Australia Foto: Maulana Saputra/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white