Kumparan Logo

Yuk, Belajar Sejarah dengan Mengunjungi 5 Tempat Wisata di Yogyakarta Ini

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Meriam di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Meriam di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta Foto: Helinsa Rasputri/kumparan

Berbicara tentang keindahan dan daya tarik Yogyakarta memang tak pernah ada habisnya. Kota Gudeg ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona dan selalu banyak dikunjungi wisatawan setiap tahunnya.

Wisata alam hingga kuliner menjadi beberapa pilihan yang bisa kamu pilih saat berlibur ke Yogyakarta. Tak hanya itu, Yogyakarta juga dikenal dengan wisata sejarahnya yang tak kalah menariknya.

Di sini, kamu bisa mengunjungi berbagai tempat wisata hingga candi untuk mencari tahu sejarah tentang Yogyakarta dan Indonesia secara lebih mendalam. Lalu, di mana saja tempat wisata yang bisa dikunjungi untuk mencari tahu sejarah Yogyakarta?

Berikut kumparan rangkum rekomendasi lima tempat wisata yang bisa kamu kunjungi saat berlibur di Yogyakarta.

1. Museum Sonobudoyo

instagram embed

Ingin melihat perkembangan kebudayaan Jawa dari masa ke masa? Maka kamu harus mengunjungi Museum Sonobudoyo. Museum ini dinilai menjadi museum terlengkap setelah Museum Nasional RI di Jakarta.

Beberapa koleksi yang bisa kamu temui di museum ini, yaitu wayang kulit, wayang golek, topeng, keris, batik, ukiran, hingga miniatur rumah Joglo. Museum ini juga dilengkapi bioskop mini untuk kamu yang ingin melihat sejarah kebudayaan Jawa secara visual.

Nama Museum Sonobudoyo berasal dari kata Sasono yang berarti tempat, dan Budoyo yang berarti budaya. Secara keseluruhan, museum ini berarti tempat untuk menyimpan dan menjelaskan kebudayaan dari daerah-daerah di Jawa. Jika kamu beruntung kamu bisa melihat langsung pertunjukan wayang yang berlangsung pada pukul 20.00-22.00 WIB.

2. Museum Ullen Sentalu

instagram embed

Diprakarsai oleh keluarga Haryono dari Yogyakarta, Museum Ullen Sentalu menyimpan berbagai koleksi gamelan, lukisan Jumenengan, batik, lukisan, serta foto-foto tokoh Kerajaan Mataram.

Nama museum ini merupakan gabungan dari akronim Ulating Blencong Sejatining Tataraning Lumaku, yang artinya terang adalah penuntun jalan kehidupan. Ada sedikit aturan jika mengunjungi museum ini, yaitu kamu tidak bisa sembarangan masuk kesana karena setiap pengunjung akan dibagi menjadi beberapa kelompok sebelum memasuki museum.

Hal ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, serta membuat makna tentang Ullen Sentalu semakin terasa. Museum Sonobudoyo juga pernah dianugerahi sebagai museum terbaik di Indonesia menurut National Geographic.

3. Makam Raja-Raja Mataram Kotagede

instagram embed

Makam Raja di Kotagede merupakan makam tertua yang lokasinya berdekatan dengan Masjid Gedhe Kauman. Peninggalan kerajaan-kerajaan terdahulu selalu menarik untuk diketahui dan dikunjungi.

Zaman dahulu, Kerajaan Mataram Kuno meninggalkan banyak jejak candi, sedangkan Kerajaan Mataram Islam meninggalkan dua kompleks makam kerajaan di Imogiri dan Kotagede. Di makam Raja Mataram Kotagede, kamu tidak diperbolehkan mengambil gambar selama berada di sana dan harus melepas alas kaki saat memasuki area pemakaman.

Pengunjung perempuan diharuskan memakai kain jarik dan kemben, sedangkan laki-laki harus memakai pakaian abdi dalem berupa kain jarik dan blangkon. Seluruh pakaian bisa kamu sewa di kantor sekretariatan. Walaupun banyak hal yang harus kamu patuhi, tetapi mengunjungi tempat wisata ini bisa menjadi kunjungan yang tak terlupakan.

4. Museum Benteng Vredeburg

instagram embed

Berwisata sambil memperluas wawasan adalah hal yang ditawarkan oleh Museum Benteng Vredeburg. Benteng Vredeburg dibangun pada tahun 1765 oleh Pemerintah Belanda, yang berfungsi sebagai bentuk pertahanan dari serangan Keraton Yogyakarta.

Saat ini Benteng Vredeburg menjadi salah satu tempat populer di Yogyakarta. Bangunan putihnya sangat khas, sehingga sering dijadikan latar berfoto prewedding yang unik. Di dalam museum ini ada sejumlah bangunan peninggalan Belanda dan diorama yang menceritakan perjuangan pahlawan Indonesia sebelum proklamasi.

5. Keraton Yogyakarta

instagram embed

Liburanmu selama di Yogyakarta tak akan lengkap jika belum mengunjungi Keraton Yogyakarta. Sampai saat ini pun keraton yang bernama asli Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini masih ditinggali oleh keturunan raja-raja Yogyakarta, lho!

Hal ini juga yang menjadikan kenapa berbagai pertunjukan atau upacara adat masih sering diadakan di sana. Kamu tidak akan berhenti berdecak kagum dengan arsitektur dan peninggalan sejarah yang ada di Keraton Yogyakarta.

Mulai dari barang-barang pusaka, seperti keris, kereta kencana, hingga tombak akan kamu temui di sini. Keraton ini juga diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO.

Banyak cerita sejarah yang bisa kamu temui dari setiap kunjungan ke tempat wisata bersejarah di Yogyakarta di atas. Tapi tetap pastikan kamu mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang dibuat oleh museum, ya.

Laporan Willa Wahyuni