kumparan
News10 Mei 2019 18:11

Good Eyes Project: Punk Menato Hati

Konten Redaksi kumparan
Lantunan ayat suci Alquran tidak teredam hiruk pikuk lalu lintas Tebet, Jakarta Selatan. Di bawah kolong jembatan di depan Stasiun Tebet, mereka mencari hidayah walaupun dipandang sebelah mata karena tato dan tindik di tubuh.
ADVERTISEMENT
Di balik penampilan urakan dan berandalan, komunitas punk bersama Tasawuf Underground mencoba memahami, bahwa setiap manusia punya hak dan kewajiban yang sama, baik kepada sesamanya maupun kepada Tuhannya.
Ikuti kisah mereka dalam esai foto kumparan, Puluhan Anak Punk "Mentato" Hatinya dengan Kalimat Lailahailallah.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan