Pencarian populer
4 Februari 2019 19:33 WIB
..
..
Kontroversi Teori Propaganda Rusia Jokowi
Banyak hal yang disampaikan calon presiden nomor urut 01, Jokowi, saat bertemu simpatisannya yang tergabung dalam pengusaha kayu dan mebel. Menurutnya, fitnah-fitnah yang selalu dialamatkan kepadanya seperti propaganda Rusia.
"Tapi kalau dibolak-balik seperti ini, seperti yang saya sampaikan, teori propaganda Rusia seperti itu. Semburkan dusta sebanyak-banyaknya, semburkan kebohongan sebanyak-banyaknya, semburkan hoaks sebanyak-banyaknya sehingga rakyat, masyarakat menjadi ragu," kata Jokowi.
Kedutaan Rusia di Jakarta juga membantahnya. Melalui Twitter, mereka mengatakan istilah "propaganda Rusia" diciptakan Amerika Serikat pada 2016 dan tidak sesuai realitas. Rusia menegaskan tidak ikut campur urusan pemilu di Indonesia.
Sedangkan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, meminta Presiden Joko Widodo berhati-hati dalam berucap. Menurutnya, ucapan Jokowi soal tudingan ada propaganda Rusia bisa berujung pada pelaporan terhadap kepolisian karena penyebaran hoaks.
Simak selengkapnya di kumparan.com/topic/medsos, atau download aplikasi kumparan di Appstore dan Playstore.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: