Nadiem Makarim Menolak Usulan Bahasa Melayu Jadi Bahasa Pengantar ASEAN

kumparan Videoverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, menolak usulan PM Malaysia, Ismail Sabri Yakoob yang ingin menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar di ASEAN. Pekan lalu, dalam kunjungannya ke Istana Kepresidenan Jakarta, PM Ismail memberikan pernyataan tentang penguatan bahasa Melayu sebagai bahasa perantara Indonesia dan Malaysia, serta sebagai bahasa resmi di forum ASEAN. Ia menilai, sebagai rumpun dari banyak bahasa yang digunakan di Asia Tenggara, Melayu pantas dijadikan sebagai bahasa pengantar kedua di ASEAN setelah bahasa Inggris.

Namun, Nadiem Makarim merasa bahwa usulan PM Ismail perlu dikaji kembali. #kumparanVideo