Kumparan Logo

4 Fakta Aktivis Iklim London Lempari Lukisan Vincent van Gogh dengan Sup Tomat

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktivis "Just Stop Oil" menempelkan tangan ke dinding setelah melemparkan sup ke lukisan van Gogh "Sunflowers" di Galeri Nasional di London, Inggris, Jumat (14/10/2022). Foto: Just Stop Oil via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Aktivis "Just Stop Oil" menempelkan tangan ke dinding setelah melemparkan sup ke lukisan van Gogh "Sunflowers" di Galeri Nasional di London, Inggris, Jumat (14/10/2022). Foto: Just Stop Oil via Reuters

Dua perempuan asal London, Inggris menjadi sorotan publik karena aksi tidak terduganya di Galeri Nasional London, Inggris, pada Jumat (14/10). Mereka dengan sengaja melemparkan sup tomat ke salah satu lukisan bersejarah karya Vincent van Gogh bernama Tournesols atau ‘Bunga Matahari’.

Dikutip dari kumparanNEWS, sebuah rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan dua perempuan mengenakan kaus dengan logo Just Stop Oil. Mereka melemparkan satu kaleng berisi sup tomat bermerek Heinz.

Ilustrasi lukisan karya Vincent van Gogh. Foto: Christian Hartmann/REUTERS

Setelah menempelkan tubuhnya pada dinding, salah satu aktivis tersebut berteriak kepada para pengunjung dengan mengatakan, “Apa yang lebih berharga, seni atau kehidupan?”

“Apakah Anda lebih peduli tentang perlindungan lukisan atau perlindungan planet dan orang-orang kita?” sambungnya.

Lantas, siapa sosok dua perempuan tersebut? Apa motivasi mereka melemparkan sup tomat ke lukisan karya Vincent van Gogh? Temukan faktanya seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

1. Sosok pelempar sup tomat ke lukisan Vincent van Gogh

Reuters melansir, Anna Holland (20) asal Newcastle, Inggris dan Phoebe Plummer (21) asal Lambeth, Inggris adalah sosok di balik perusak lukisan Vincent van Gogh. Mereka berdua merupakan aktivis perubahan iklim yang tergabung dalam kelompok Just Stop Oil.

Just Stop Oil adalah kelompok kampanye iklim yang telah melakukan serangkaian protes tingkat tinggi untuk menuntut upaya pemerintah dalam eksplorasi, pengembangan, dan produksi bahan bakar fosil.

2. Penangkapan dua aktivis London

Setelah Anna dan Phoebe melempar sup tomat ke lukisan Vincent van Gogh serta menempatkan diri mereka ke dinding, keduanya ditangkap oleh Polisi Metropolitan London di hari yang sama, yaitu pada Jumat (14/10). Keduanya ditahan di kantor polisi yang berada di pusat London.

3. Motif dua aktivis London lempar sup tomat ke lukisan Vincent van Gogh

Dikutip dari The Guardian, insiden itu terjadi setelah kelompok Just Stop Oil dan Extinction Rebellion turun ke Westminster, London, pada Jumat (14/10). Mereka turun ke jalan untuk memprotes pemerintah Inggris terhadap krisis lingkungan.

Polisi mengamankan demonstran saat unjuk rasa di luar gedung Departemen Keuangan di London, Inggris Kamis (3/10/2019). Foto: REUTERS/Simon Dawson

CNBC melansir, Just Stop Oil telah melakukan aksi protes di London selama dua minggu terakhir. Dalam siaran pers, kelompok itu mengatakan tindakannya sebagai respons atas kelambanan pemerintah terhadap krisis biaya hidup dan krisis iklim. Just Stop Oil juga menuntut pemerintah Inggris untuk mengakhiri semua proyek minyak dan gas baru di negara itu.

Aksi protes itu kerap menyulut kemarahan pengemudi dan penumpang yang melewati sekitar jalan tersebut. Berdasarkan keterangan polisi setempat, sedikitnya 28 orang telah ditangkap selama protes berlangsung.

4. Didakwa lakukan kerusakan kriminal

Masih dengan sumber yang sama, Anna dan Phoebe dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Westminster Magistrates, pada Sabtu (15/10). Jaksa mengadili Anna dan Phoebe atas dakwaan kerusakan kriminal setelah mereka melemparkan sup tomat ke lukisan Vincent van Gogh.

Meski begitu, Anna dan Phoebe sempat menyangkal dakwaan tersebut. Keduanya mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang menjerat nama mereka.