Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia

4 Fakta Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia yang Dirayakan Setiap 28 Mei

28 Mei 2021 9:15 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia. Foto: Dok. Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia. Foto: Dok. Freepik
ADVERTISEMENT
Setiap tanggal 28 Mei, seluruh perempuan di dunia merayakan Hari Kebersihan Menstruasi. Perayaan hari istimewa ini memang masih terdengar asing di telinga perempuan, bahkan tidak sedikit yang belum menyadari adanya peringatan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia ini.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman website Menstrual Hygiene Day, adanya hari peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi kepada perempuan dan remaja terkait isu seputar menstruasi.
Di Indonesia misalnya, membicarakan tentang menstruasi seringkali masih dianggap tabu oleh sebagian orang. Akibatnya, banyak sekali remaja yang mengalami menstruasi untuk pertama kalinya merasa kebingungan ataupun kaget karena kurang informasi atau diskusi seputar topik ini.
Ilustrasi remaja menstruasi. Foto: Shutter Stock
Selain itu, salah satu isu yang menjadi perhatian terkait menstruasi adalah kebersihan kamar mandi ataupun fasilitas untuk mengganti pembalut yang dirasa masih sangat kurang sekali.
Hal tersebut disebabkan karena masih adanya pemikiran yang menganggap bahwa menstruasi adalah sesuatu yang aib. Bahkan untuk menggantinya saja, kebanyakan perempuan memilih untuk diam-diam menyembunyikan pembalutnya.
Maka itu, Menstrual Hygiene Management (MHM) sangat perlu diperhatikan untuk membuat perempuan semakin nyaman. Nah, Ladies, untuk mengetahui lebih dalam tentang Hari Kebersihan Menstruasi ini, berikut kumparanWOMAN telah merangkumnya hanya untuk kamu.
ADVERTISEMENT

1. Mulai dirayakan pada tahun 2014

Sebetulnya, hari peringatan ini sudah dirayakan pada tahun 2013 oleh Wash United, organisasi non-pemerintahan asal Jerman. Hanya saja perayaan resmi tersebut baru dilaksanakan di tahun 2014. Artinya, di tahun 2021 ini, Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia akan dirayakan untuk ke-7 kalinya.
Wash United sebagai wadah yang menginisiasi Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia ini juga memiliki peran yang cukup penting di dalamnya. Mereka mengawasi kampanye, penggalangan dana, serta mengedukasi terkait kebersihan menstruasi.

2. Tanggal 28 dipilih dengan alasan khusus

Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia diadakan setiap tanggal 28 Mei. Namun tahukah kamu kalau angka 28 itu sendiri memiliki arti yang berhubungan dengan hari peringatan tersebut. Angka itu diambil karena rata-rata periode menstruasi perempuan yakni setiap 28 hari sekali. Sehingga untuk mempermudah peringatan Hari Kebersihan Menstruasi ini, dipilihlah angka 28.
ADVERTISEMENT

3. Tema tahun 2021

Ilustrasi menstruasi. Foto: Shutter Stock
Di 2021 ini, Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia diadakan secara online karena situasi pandemi Covid-19. Tahun ini Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia mengangkat tema 'We need to step up action and investment in menstrual health and hygiene now!' atau 'Kita perlu untuk meningkatkan aksi dan investasi dalam kesehatan dan kebersihan menstruasi mulai dari sekarang!'. UNICEF bersama dengan WaterAid mengajak para perempuan untuk meningkatkan edukasi tentang kebersihan menstruasi.
Bahkan di beberapa daerah diadakan webinar online guna membahas tema ini. Selain memberikan edukasi, hal ini juga bertujuan agar masyarakat luas terutama perempuan lebih peduli dengan Menstrual Hygiene Management (MHM).

4. Tagar #It'sTimeForAction dan #MHDAY2021

Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi satu tahun lebih ini membuat segala aktivitas offline menjadi sangat terbatas. Hingga akhirnya Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia ini mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menggunakan tagar #It'sTimeForAction dan #MHDAY2021.
ADVERTISEMENT
Untuk mendukung kampanye ini, Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia mengajak beberapa seniman supaya berpartisipasi dalam gerakan ini dengan membuat video ataupun infografis. Selain itu, kampanye ini juga tersedia dalam bahasa Prancis, Spanyol, Portugis, Hindi, Jerman dan Arab.
Penulis: Johanna Aprillia
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten