4 Tanda Vagina Sehat, Keputihan Normal hingga Beraroma Agak Asam
ยทwaktu baca 2 menit

Menjaga kesehatan vagina menjadi hal penting yang dilakukan oleh setiap perempuan. Vagina merupakan salah satu bagian tubuh yang berada di area tertutup sehingga sering kali luput dari perhatian.
Padahal menjaga kesehatan vagina bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya adalah mencegah infeksi yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Untuk itu, setiap perempuan wajib mengetahui tanda-tanda vagina yang sehat.
Lantas, apa saja tanda-tanda vagina yang sehat? Jika kamu penasaran, berikut penjelasan lengkapnya seperti kumparanWOMAN rangkum dari Health Shots.
1. Alami keputihan normal
Sebagian perempuan mungkin menganggap keputihan jadi salah satu masalah pada vagina. Padahal keputihan juga bisa jadi tanda bahwa vagina dalam keadaan sehat, lho. Biasanya keputihan terjadi di saat masa subur atau ovulasi karena meningkatkan hormon estrogen sehingga vagina mengeluarkan lendir.
Namun, perlu diingat bahwa ada perbedaan antara keputihan normal dan jadi pertanda bahaya. Jika vagina sehat, keputihan normal biasanya berwarna jernih atau seperti susu. Kemudian memiliki bau samar yang tidak menyengat atau bahkan berbau busuk. Selain itu, keputihan yang normal tidak menimbulkan rasa gatal.
2. Vagina tidak terasa gatal
Tanda lain dari kondisi vagina yang sehat adalah tidak terasa gatal. Pasalnya gatal pada vagina sering terjadi karena infeksi, menopause, zat yang mengiritasi, atau bisa juga akibat kelainan kulit tertentu bahkan bisa jadi tanda penyakit menular seksual (PMS).
Gatal pada vagina yang harus diwaspadai jika menyebabkan sensasi terbakar dengan kemerahan. Kemudian juga terjadi pembengkakan di dalam dan sekitar area vagina.
3. Aroma yang agak asam
Vagina merupakan organ tubuh yang memiliki aroma khas dan agak asam. Hal itu berasal dari bakteri baik sehingga bisa mencegah bakteri masuk dan menginfeksi vagina. Beberapa ahli mendeskripsikan aroma vagina yang normal agak asam, ada yang menyebutnya sedikit manis hingga seperti aroma tembaga.
Namun, jika bau vagina menyengat dan tidak sedap, kamu perlu mengunjungi dokter untuk pemeriksaan. Ingatlah bahwa bau vagina dapat berubah dengan perubahan hormonal selama kehamilan, menopause, dan siklus menstruasi.
4. Tidak terasa sakit saat berhubungan seks
Jika saat berhubungan seks kamu tidak merasa sakit, itu juga bisa jadi pertanda vagina yang sehat. Pasalnya rasa sakit ketika berhubungan seks bisa disebabkan oleh beberapa masalah, seperti kondisi vaginismus, infeksi, atau masalah dengan leher rahim.
Nah, itu tadi beberapa tanda vagina sehat yang perlu diperhatikan. Dengan memahami tanda-tanda vagina yang sehat, hal ini bisa membuat perempuan menjadi lebih mengenal dan meningkatkan kesadaran terhadap gangguan kesehatan yang mungkin terjadi pada vagina.
