Kumparan Logo

5 Fakta Kisah Hubungan Unik antara Pangeran Philip dan Putri Diana

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fakta Kisah Hubungan Unik antara Pangeran Philip dan Putri Diana. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Fakta Kisah Hubungan Unik antara Pangeran Philip dan Putri Diana. Foto: Getty Images

Kesedihan masih menyelimuti keluarga Kerajaan Inggris atas meninggalnya Pangeran Philip, Duke of Edinburgh, pada Jumat (9/4) lalu. Berbagai pemberitaan media pun masih banyak mengulas seputar kehidupan Pangeran Philip dari muda hingga menjadi pasangan setia dan pendamping Ratu Elizabeth II.

Sebagai seorang pangeran, Philip dikenal sebagai sosok yang keras dan selalu jujur. Kejujurannya ini kadang bisa melukai hati lawan bicaranya karena ia tak pernah menyaring apa yang ia katakan. Bahkan berbagai sumber menyebutkan kalau semasa Pangeran Charles remaja, Pangeran Philip terkesan melakukan bullying pada anaknya sendiri karena ucapan kejam yang diutarakan. Padahal menurut Pangeran Philip, langkah itu ia lakukan agar Charles lebih tangguh dan siap menjadi raja kelak.

Tapi kesan tersebut tak pernah ia tunjukkan pada Putri Diana. Princess of Wales mengenal Pangeran Philip yang berbeda. Bagi Diana, Pangeran Philip adalah sosok ayah mertua yang sangat pengertian, penuh simpati, dan tulus padanya. Pangeran Philip tak pernah segan menunjukkan kasih sayangnya pada Diana. Meski di akhir Philip menunjukkan kebencian pada Diana karena satu dan lain hal, ia tetap membantu Diana dalam mengatasi kerusakan rumah tangganya dengan Charles.

embed from external kumparan

Jadi bisa dibilang, sama seperti mertua dan menantu pada umumnya, Philip dan Diana memiliki hubungan yang rumit. Nah, untuk Anda yang penasaran dengan kedekatan hubungan antara Pangeran Philip dan Putri Diana, kumparanWOMAN telah merangkumnya. Dirangkum dari berbagai sumber, simak selengkapnya berikut ini.

1. Putri Diana menganggap Pangeran Philip paling mengerti dirinya

Sebagai sesama outsider, Pangeran Philip berhasil membuat Putri Diana merasa nyaman dan diterima di keluarga Kerajaan Inggris. Philip selalu berhasil membuat Diana tertawa dan tak segan menunjukkan kasih sayang. Duke of Edinburgh juga kerap menunjukkan simpati karena sifat Diana yang terlalu polos dan belum berpengalaman.

Pangeran Philip juga langsung setuju ketika Pangeran Charles melamar Putri Diana. Dalam serial Netflix, The Crown, bahkan digambarkan Putri Diana berhasil mengambil hati Pangeran Philip saat berburu bersama. Meski kebenaran dari adegan tersebut tak bisa dibuktikan, tapi The Crown musim ke-4 di episode kedua itu memang berhasil menggambarkan bahwa Philip dan Diana punya hubungan yang cukup dekat.

Pangeran Philip dan keluarga kerajaan Inggris berfoto di pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana. Foto: POOL/AFP

Sebaliknya, Putri Diana merasa Pangeran Philip benar-benar peduli pada dirinya. Tak seperti anggota keluarga lainnya yang sama sekali tak mau berurusan dengan Diana.

2. Putri Diana dan Pangeran Philip saling bertukar surat

Kedekatan Pangeran Philip dan Putri Diana sebagai menantu dan mertua sempat memunculkan perdebatan tersendiri. CNN melaporkan bahwa Duke of Edinburgh tidak baik pada Putri Diana. Namun hal ini bertolak belakang dengan surat-surat yang ditulis oleh Pangeran Philip untuk Diana ketika pernikahan menantu dan anaknya ini di ambang perpecahan.

Menurut Daily Mail, Pangeran Philip pernah menulis surat pada Diana dan mengatakan ingin membantu menyelamatkan pernikahan Pangeran Charles dan Diana namun tak punya kapasitas sebagai ahli.

Aku ingin mengerahkan kemampuan terbaikku untuk membantumu dan Charles. Tapi aku menyadari kalau aku tidak punya bakat sebagai penasihat pernikahan," tulis Pangeran Philip dalam suratnya untuk Diana seperti dikutip dari ELLE.

3. Pangeran Philip membela Diana dalam masalah keretakan rumah tangga

Bahkan Pangeran Philip terkesan membela Diana ketika Charles memang sudah secara terbuka menjalin hubungan dengan Camilla. Di sisi lain, Philip juga menyampaikan kalau ia dan Ratu Elizabeth II tidak setuju kalau anak dan menantunya saling selingkuh.

Putri Diana dan Pangeran Philip pada Juni 1982. Foto: Getty Images

"Kami tidak setuju kalian sama-sama punya pasangan di luar pernikahan. Dengan posisi yang dimiliki, Charles cukup bodoh mengorbankan semuanya hanya untuk bisa bersama Camilla. Kami tak pernah memimpikan dia akan meninggalkanmu untuk dia. Aku tidak bisa membayangkan orang waras mana yang mau meninggalkan kamu demi Camilla. Sebuah gagasan yang bahkan tak pernah masuk dalam pikiran kami," tulis Pangeran Philip.

Menerima surat tersebut, Diana yang saat itu berada di apartemennya di Istana Kensington merasa sangat bahagia.

4. Tak selalu baik, Pangeran Philip pernah benci dengan Putri Diana

Layaknya mertua dengan menantu pada umumnya, hubungan Pangeran Philip dan Putri Diana juga mengalami pasang surut. Pernah ada momen di mana Pangeran Philip bisa marah besar saat mendengar nama Diana disebut.

Menurut laporan Daily Mail, Pangeran Philip pernah menyadari kalau kadang tingkah laku Diana tidak beralasan, terutama saat ia sudah terobsesi dengan Camilla di masa-masa keretakan rumah tangganya. Selain itu, setelah kelahiran Pangeran William pada 1982, Pangeran Philip juga merasa Diana sangat protektif dengan anaknya.

Ratu Elizabeth II dan Pangeran Phillip tiba di acara pemakaman Putri Diana. Foto: Joel Saget/ AFP

Saat Ratu Elizabeth II belum tahu kalau Charles menjalin hubungan diam-diam dengan Camilla, Pangeran Philip justru sudah merasa kalau tingkah Putri Diana mulai tidak masuk akal dan tidak terprediksi. Ia merasa gadis muda yang manis dan berhasil memikat hati Royal Family telah berubah menjadi putri yang tidak berkembang dan tak pernah puas dengan apa yang dia miliki. Keluarga kerajaan menduga Diana saat itu mengalami depresi pasca melahirkan.

Pada satu momen, Pangeran Philip kabarnya mengaku bingung dengan perilaku Diana. Ia khawatir sikapnya hanya berlebihan dan menggunakan Camilla sebagai alasan kekesalannya.

5. Pangeran Philip pernah marah besar dengan Diana

Pada 1995, Putri Diana melakukan wawancara dengan BBC untuk program One Panorama. Dalam tayangan tersebut, Diana membahas tentang pernikahannya. Lebih spesifiknya lagi, ia mengaku ada tiga orang dalam pernikahannya dengan Pangeran Charles.

Melihat wawancara tersebut, kabarnya Pangeran Philip marah besar. Ia bahkan meminta Ratu Elizabeth II untuk melakukan sesuatu. Hal ini lalu direspon oleh Ratu yang menyarankan Charles dan Diana bercerai. Pangeran Philip pun setuju dengan saran tersebut sebab kesabarannya sudah habis menghadapi kehidupan rumah tangga anak dan menantunya itu.

Pangeran Philip menemani Pangeran Charles, Pangeran Harry, Earl Spencer, dan Pangeran William menyaksikan peti jenazah Putri Diana diturunkan dari kereta kuda. Foto: Joel Robine/ AFP WPA POOL/ AFP

Kabarnya, Philip tidak marah karena Diana selingkuh. Tapi ia justru kecewa karena Diana mengatakan kalau Charles tak pantas menjadi raja. Sejak itu pandangannya terhadap Diana berubah. Apalagi ketika Pangeran Philip menyadari kalau kepopuleran Putri Diana sudah melebihi Ratu Elizabeth II.

Meski akhirnya dibenci oleh mertuanya, tapi Diana tetap merasa bersyukur pernah mendapat dukungan dari Pangeran Philip. Pangeran Philip sendiri juga kabarnya merasa kecewa karena semua usaha yang ia lakukan gagal dalam menyelamatkan pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana.