kumparan
26 Maret 2020 9:56

5 Fakta Soal Pangeran Charles yang Dinyatakan Positif Corona

Pangeran Charles
Pangeran Charles Foto: Getty Images
Wabah COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona terus menjadi momok dunia. Tak ada orang yang kebal dengan penyakit itu, tak pula Pangeran Charles dari kerajaan Inggris.
ADVERTISEMENT
Pada Rabu (25/3) siang waktu setempat, sang pangeran dinyatakan positif mengidap penyakit COVID-19. Pihak Clarence House menyampaikan, mustahil untuk mengetahui kapan maupun dari siapa sebenarnya Pangeran Charles terjangkit penyakit tersebut. Namun, belum lama ini, pangeran berusia 71 tahun itu sempat bertemu dengan Pangeran Albert dari Monako, yang dinyatakan positif Corona. Selain itu ada juga kabar bahwa ada salah satu staf Istana Buckingham yang positif Corona.
Pangeran Charles
Pangeran Charles Foto: Getty Images
Kabar ini pun mengejutkan dunia karena beberapa alasan. Selain tak menduga akan ada anggota keluarga kerajaan Inggris yang terjangkit penyakit tersebut, banyak yang mengkhawatirkan kesehatan sang pangeran, yang kini tak lagi lagi muda. Selain itu, publik juga mempertanyakan kondisi kesehatan keluarga Inggris yang lain, khususnya Ratu Elizabeth yang juga sudah berusia lanjut.
ADVERTISEMENT
Untuk mengetahui lebih banyak terkait Pangeran Charles yang positif Corona, berikut kumparanWOMAN merangkum fakta seputar kabar tersebut.

1. Dinyatakan positif pada Rabu (25/3)

Pangeran Charles, Bed and Breakfast pertamanya di Skotlandia
Pangeran Charles membuka Bed and Breakfast pertamanya di Skotlandia. Foto: Instagram @thegranarylodge
Pada Rabu (25/3), Clarence House atau pusat komunikasi yang merepresentasikan Pangeran Charles dan istrinya, Camilla Parker Bowles, mengabarkan bahwa sang pangeran positif mengidap COVID-19. Ia dinyatakan positif mengidap penyakit itu, setelah menjalani pemeriksaan di NHS Aberdeenshire, Skotlandia. Menurut SkyNews, hasil pemeriksaan Pangeran Charles sendiri baru keluar pada Selasa (24/3) malam waktu setempat, sehari setelah tes dilaksanakan pada Senin (23/3).
Meski demikian, seorang juru bicara dari Clarence House melaporkan, sang pangeran disebut berada dalam keadaan yang sehat.
"Dia menunjukkan tanda-tanda (penyakit COVID-19) ringan, tapi berada dalam keadaan sehat dan tetap menjalani pekerjaan seperti biasa dari rumah selama beberapa hari terakhir," tutur juru bicara tersebut, seperti dikutip Hello Magazine.
ADVERTISEMENT
Dengan ini, Pangeran Charles menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris pertama yang terjangkit penyakit tersebut. Namun, tak jelas dari siapakah ia terjangkit virus Corona. Sebab, terlalu banyak orang yang ditemuinya sebelum dinyatakan terkena COVID-19, termasuk Pangeran Albert dari Monako yang juga mengidap penyakit tersebut.
Selain itu, beberapa hari sebelumnya, seorang staf Istana Buckingham dinyatakan positif mengidap COVID-19. Namun, hingga saat ini, tak ada kabar yang mengaitkan kondisi kesehatan sang pangeran dengan staf tersebut secara langsung.

2. Istrinya, Camilla, negatif Corona

Camilla bersama Pangeran Charles
Camilla bersama Pangeran Charles Foto: Mario Testino/Clarence House/Handout via REUTERS
Sejauh ini, Camilla Parker Bowles dinyatakan negatif Corona. Ia melakukan pemeriksaan bersama Pangeran Charles dalam NHS di Aberdeenshire, setelah keduanya dinyatakan memenuhi kriteria untuk menjalani tersebut.
Kini, ia dan Pangeran Charles dikabarkan menjalani isolasi mandiri bersama Istana Balmoral milik ratu di Skotlandia.
ADVERTISEMENT

3. Pangeran Charles tidak tinggal bersama Ratu Elizabeth II

Ratu Elizabeth II
Potret terbaru Ratu Elizabeth II dan tiga penerus tahta Kerajaan Inggris. Foto: dok. @theroyalfamily/ Instagram
Pangeran Charles dan istrinya tidak tinggal bersama Ratu Elizabeth II. Justru, para anggota keluarga kerajaan Inggris kini tengah tinggal terpisah di rumahnya masing-masing.
Pangeran Charles dan Camilla diketahui tinggal di Skotlandia, sementara Ratu Elizabeth II tinggal di Kastil Windsor bersama suaminya, Pangeran Philip. Kemudian, Pangeran William dan Kate Middleton tinggal di Norfolk, sementara Pangeran Harry dan Meghan Markle bermukim di Kanada.
Secara terpisah, Istana Buckingham menegaskan, saat ini Ratu Elizabeth II berada dalam kondisi kesehatan yang baik.
"Ratu Elizabeth II terakhir bertemu Prince of Wales (Pangeran Charles) sebentar setelah acara pelantikan pada 12 Maret pagi dan tengah mematuhi seluruh imbauan yang diberikan terkait kesehatannya," sebut Istana Buckingham, tanpa menjelaskan apakah ratu terjangkit Corona atau tidak.
ADVERTISEMENT

4. Pangeran Charles berada dalam keadaan relatif sehat

Pangeran Charles
Pangeran Charles. Foto: AFP/DOMINIC LIPINSKI
Dalam laporan BBC, disebutkan bahwa Pangeran Charles sempat menunjukkan tanda-tanda gejala Corona ringan pada akhir pekan lalu. Namun, pangeran berusia 71 tahun dinyatakan berada dalam keadaan relatif sehat dan masih bisa bekerja seperti biasa. Dia juga masih menggelar pertemuan tertutup dengan orang-orang yang terlibat dalam kepengurusan Highgrove dan Duchy of Cornwall--yang kini telah diberitahu mengenai kondisi kesehatan sang pangeran.
Seorang mantan dokter umum di Inggris, dr. Sarah Brewer, mengatakan bahwa Pangeran Charles seharusnya bisa memerangi virus tersebut dengan baik. "Sekalipun dia sakit, kebugaran dan penanganan medis yang didapatkannya bisa memastikan bahwa ia akan sembuh dengan baik," sebutnya, seperti dikutip DailyMail.

5. Keluarga besar telah mengetahui keadaan Pangeran Charles

Potret Royal Family di Hari Ulang Tahun Pangeran Charles
Potret Royal Family di Hari Ulang Tahun Pangeran Charles Foto: REUTERS/Clarence House/Chris Jackson
Selain itu, Pangeran Charles dikabarkan telah memberitahukan kondisi kesehatannya kepada keluarga, termasuk Pangeran William, Pangeran Harry, dan Ratu Elizabeth II.
ADVERTISEMENT
Dalam salah satu laporan DailyMail, diberitakan bahwa keluarga kerajaan Inggris tampaknya sudah berusaha mengambil langkah antisipasi, bila ada salah satu di antara mereka yang terkena Corona. Spekulasi ini muncul, lantaran para anggota keluarga kerajaan Inggris telah mulai tinggal terpisah sejak beberapa saat lalu.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran virus Corona. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan