Kumparan Logo

5 Hal yang Harus Dilakukan saat Melihat Pelecehan Seksual di Ruang Publik

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
5 Hal yang Harus Dilakukan saat Melihat Pelecehan Seksual di Ruang Publik. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
5 Hal yang Harus Dilakukan saat Melihat Pelecehan Seksual di Ruang Publik. Foto: Shutter Stock

L'Oreal Paris dan Hollaback! Jakarta melakukan pelatihan untuk membantu mengatasi pelecehan seksual di ruang publik. Sebab hingga saat ini angka pelecehan seksual, terutama di ruang publik masih sangat tinggi di Indonesia.

Hasil riset yang dilakukan oleh L’Oreal Paris Indonesia dengan IPSOS Indonesia menunjukkan 82 persen perempuan Indonesia pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik. Angka ini ternyata lebih tinggi dari rata-rata 8 negara lain yang juga melakukan survei serupa.

embed from external kumparan

Hal lain yang lebih mengkhawatirkan adalah, 91 persen responden mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu korban. Kondisi ini terjadi karena tidak adanya pengetahuan atau pendidikan yang cukup mengenai cara melawan pelecehan seksual yang terjadi di ruang publik.

Untuk itu L’Oreal Paris Indonesia bekerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan kampanye Stand Up Against Street Harassment. Selain itu, L'Oreal Paris juga mengadakan webinar dan online training bersama kumparan dan didukung oleh Hollaback! Jakarta yang telah dilakukan pada Selasa (27/4).

Lawan Pelecehan di Ruang Publik bersama LOreal Paris dan Hollaback Jakarta. Foto: kumparan

Pelatihan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode 5D untuk mengedukasi perempuan dan pihak lain tentang apa yang bisa dilakukan saat menyaksikan pelecehan seksual di tempat umum.

Nah, supaya lebih paham, berikut penjelasan tentang 5D, metode pelatihan dari L'Oreal Paris dan Hollaback! Jakarta untuk atasi pelecehan seksual di ruang publik.

1. Dialihkan

Ladies, kita bisa menghentikan tindakan pelecehan seksual yang menimpa perempuan lainnya dengan mengalihkan situasi. Kita dapat membantu mengalihkan perhatian agar pelaku tidak terus melakukannya dan korban bisa menghindar.

embed from external kumparan

Misalnya kita bisa menghampiri korban dan pura-pura kenal, lalu mengatakan pernah bertemu di suatu acara. Cara lainnya, kita bisa mengalihkan dengan bertanya jam, atau lokasi. Dengan begitu, pelaku bisa menjauh atau tidak lagi melakukan kontak dengan korban. Tak perlu khawatir kalau situasi menjadi aneh atau jika si korban menjawab dengan ragu, yang penting kita sudah berusaha menghentikan tindak pelecehan yang dilakukan pelaku.

2. Dilaporkan

embed from external kumparan

Kamu bisa mencari pihak berwenang, seperti satpam, guru, atau sopir (jika terjadi di transportasi umum), untuk meminta bantuan mereka. Selain itu, kamu juga bisa menghampiri korban dan bertanya tentang kondisi mereka. Lalu saat korban dan situasi sudah tenang, tanyakan pada korban apakah mereka mau menghubungi polisi untuk ditindaklanjuti atau tidak.

3. Dokumentasikan

Bisa dibilang, mendokumentasikan ini adalah cara paling mudah yang bisa kita lakukan untuk membantu korban pelecehan seksual di tempat umum. Saat sedang berada di ruang publik dan kita melihat pelecehan, kita bisa merekam kejadian tersebut diam-diam dari kejauhan. Rekam lingkungan sekitar yang bisa menunjukkan lokasi, sebutkan juga hari dan jam secara perlahan saat merekam.

embed from external kumparan

Namun setelah itu jangan mengunggah video tersebut ke media sosial. Simpan dan serahkan pada korban jika mereka ingin melapor, sebab video insiden ini bisa menjadi bukti. Saat melakukan metode ini, pastikan kamu mengetahui kebijakan soal dokumentasi di ruang publik.

4. Ditenangkan

Langkah yang satu ini juga sangat penting dan kadang kita lupa untuk menenangkan korban. Mereka tentu merasa takut dan shock karena mengalami pelecehan.

embed from external kumparan

Jadi setelah pelaku menjauh, Ladies bisa datang menghampiri korban dan mengatakan bahwa kamu menyaksikan tindak pelecehan yang mereka alami. Kemudian tanyakan keadaan mereka, apakah mereka baik-baik saja. Tanyakan juga apakah mereka mau bercerita tentang kejadian tersebut dan langkah apa yang mau diambil. Katakan kamu bisa membantu mereka untuk melapor atau mencari tempat yang lebih aman.

5. Ditegur

Tak bisa dipungkiri, kebanyakan pelaku pelecehan seksual di ruang publik memang memanfaatkan rasa takut kita untuk menjalankan kejahatannya. Jadi apabila korban tak berani menegur, kita yang menyaksikan kejadian tersebut bisa melawan secara langsung dengan teguran kepada pelaku.

embed from external kumparan

Tapi sebelum melakukannya, pastikan lingkungan di sekitar cukup aman agar kita justru tidak membahayakan diri sendiri dan perempuan yang kita bantu.