5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Menyebabkan Keputihan

11 November 2019 10:30 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi keputihan pada wanita. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keputihan pada wanita. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Keputihan atau vaginal discharge merupakan kondisi di mana cairan atau lendir keluar dari vagina. Kondisi ini merupakan proses alami yang terjadi pada setiap perempuan untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan.
ADVERTISEMENT
Keputihan biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, beberapa di antaranya bisa jadi disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari meningkatkan risiko terkena infeksi jamur pada vagina. Lebih lanjut, infeksi jamur tersebut bisa menyebabkan peradangan, rasa gatal, hingga keluarnya cairan putih yang biasa kita disebut keputihan.
Lantas, kebiasaan sehari-hari apa sajakah yang bisa menyebabkan keputihan? Melansir Wexner Medical Center, berikut kumparanWOMAN rangkum untuk Anda.
1. Memakai celana dalam terlalu ketat
Tips memakai celana dalam agar vagina tetap sehat. Foto: Shutterstock
Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat bisa menyebabkan iritasi pada selangkangan. Bahkan kondisi ini juga bisa menyebabkan vaginitis (peradangan pada vagina yang bisa menghasilkan keputihan, gatal, hingga nyeri).
Selain itu, menggunakan celana dalam yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat juga bisa membuat vagina jadi lembap. Kondisi ini bisa membuat bakteri dan jamur berkembang biak, dan pada akhirnya menyebabkan keputihan.
ADVERTISEMENT
2. Menggunakan pakaian olahraga terlalu lama
Pakaian olahraga biasanya cenderung basah karena terkena keringat. Kabarnya, pemakaian pakaian olahraga yang terlalu lama (apalagi yang sudah basah) bisa menyebabkan keputihan.
Menurut Lauren Streicher, MD, seorang associate professor obstetrics dan ginekologi klinis di Northwestern University Feinberg School of Medicine, saat diwawancarai SELF, pakaian olahraga yang sudah terkena keringat (cenderung basah dan juga lembap) sangat disukai jamur untuk berkembang biak. Ketika jamur tersebut tumbuh secara tidak terkendali, maka bisa menyebabkan infeksi dan keputihan.
Untuk mengurangi risiko ini, gantilah pakaian olahraga Anda sesegera mungkin jika sudah basah. Pastikan area genital Anda selalu kering.
3. Mengonsumsi banyak gula
Ilustrasi teh gula batu Foto: Shutter Stock
Mengonsumsi banyak gula juga bisa menyebabkan keputihan. Hal ini dikarenakan gula darah yang tinggi bisa membuat ketidakseimbangan pH di area vagina. Dengan demikian, jamur pada area tersebut ikut berkembang biak.
ADVERTISEMENT
4. Salah dalam membilas vagina
Sadar atau tidak, salah dalam membilas vagina juga bisa menyebabkan terjadinya keputihan. Disebut demikian, karena pada saat membersihkan vagina, bakteri dari luar bisa masuk dan berkembang biak (di dalam vagina).
Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan area genital dengan benar. Caranya dengan membersihkan vagina dengan sabun dan air hangat setelah buang air kecil atau besar, kemudian keringkan. Cara ini dilakukan untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina dari dubur. Selanjutnya, hindari menyiram atau membersihkan vagian dengan semprotan air, karena berisiko menghilangkan bakteri baik yang bisa melindungi vagina dari infeksi.
5. Malas mengganti pembalut
Ilustrasi pembalut Foto: Shutterstock
Kebiasaan yang terakhir ini juga bisa menyebabkan keputihan. Alasannya, karena saat sedang menstruasi, organ intim akan menjadi lembap dan sering bergesekan dengan permukaan pembalut. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan iritasi dan memicu keputihan.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, gantilah pembalut dalam jangka waktu 3-5 jam sekali, atau sehabis buang air kecil guna menghindari lembapnya area vagina yang menyebabkan keputihan.