Kumparan Logo

5 Kebutuhan Emosional dalam Hubungan Asmara yang Tak Boleh Diabaikan

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pasangan. Foto: JenJ Ivary/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pasangan. Foto: JenJ Ivary/shutterstock

Dalam menjalani hubungan asmara, alangkah baiknya setiap pasangan dapat memenuhi kebutuhan emosional. Hal ini diperlukan agar hubungan dapat berjalan seimbang.

Kebutuhan emosional yang terpenuhi juga dapat membuat seseorang bahagia, aman, dan merasa utuh. Di dalam hubungan asmara, kebutuhan emosional juga menjadi fondasi untuk mempererat ikatan yang terjalin antara kamu dan pasangan.

Karena itu, mengenal dan memahami kebutuhan emosional satu sama lain menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Lantas, apa saja kebutuhan emosional dalam hubungan asmara? Berikut penjabarannya seperti dikutip dari Healthline.

1. Afeksi

Ilustrasi Hubungan Asmara yang Sehat Foto: Dok. Shutterstock

Afeksi merupakan bentuk kasih sayang yang sepatutnya dijadikan dasar dalam hubungan. Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikannya. Beberapa orang merasa nyaman menyatakan cintanya melalui tindakan. Namun, ada pula yang lebih suka menyatakannya langsung dengan kata-kata.

Agar pasangan merasa dicintai secara utuh, kamu juga perlu mengetahui cara yang perlu dilakukan untuk mengekspresikan afeksi. Apakah pasangan lebih suka pernyataan cinta atau menginginkan quality time untuk bercengkrama bersama? Cobalah mencari tahu hal ini agar hubungan asmara berjalan harmonis.

2. Penerimaan

Ilustrasi Hubungan Asmara yang Sehat Foto: Dok. Shutterstock

Kebutuhan emosional lainnya yang harus terpenuhi antara kamu dan pasangan adalah penerimaan. Tidak ada manusia yang sempurna. Baik kamu maupun pasangan sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, penerimaan atau validasi satu sama lain sangat berarti dalam hubungan agar mampu menciptakan rasa saling memiliki.

Selain menerima pasangan apa adanya, kamu juga perlu membuatnya merasa diterima di dalam hidupmu. Ini bisa dilakukan dengan mengenalkan pasangan kepada keluarga dan teman, melibatkan pasangan di segala momen kehidupan, serta menyusun mimpi dan tujuan bersama di masa depan.

3. Otonomi atau kendali atas diri sendiri

Ilustrasi Hubungan Asmara yang Sehat Foto: Dok. Shutterstock

Walau terikat dalam sebuah hubungan, kamu dan pasangan tetap harus memiliki kendali penuh atas diri sendiri. Seiring terciptanya kedekatan satu sama lain, kalian mungkin berbagi banyak momen kebersamaan, mulai menyukai hobi, dan bahkan memiliki rutinitas yang sama.

Meski begitu, jangan sampai kamu dan pasangan lupa atau bahkan kehilangan jati diri. Bagaimanapun, kalian juga memiliki kehidupan pribadi yang perlu dijaga. Kamu dan pasangan tetap perlu melakukan hal-hal kesukaan, mulai dari menghabiskan waktu dengan teman atau meluangkan waktu untuk me time.

4. Kepercayaan

Ilustrasi suami istri ngobrol. Foto: WHYFRAME/Shutterstock

Kepercayaan merupakan fondasi dalam membangun hubungan yang solid. Tanpa kepercayaan, hubungan akan dibangun atas rasa curiga dan berpotensi memicu berbagai konflik yang membuat hubungan asmara menjadi toxic.

Untuk menciptakan kepercayaan, kamu dan pasangan harus bersikap terbuka satu sama lain. Dalam hal ini, menjaga komunikasi yang baik adalah kunci utama. Diskusikan segala hal yang terjadi dalam hubungan dan segera cari jalan keluar jika menghadapi suatu permasalahan.

5. Empati

Zodiak yang pandai menggoda. Foto: Shutterstock

Empati merupakan kebutuhan emosional yang juga tidak boleh diabaikan dalam hubungan asmara. Empati memungkinkan kamu dan pasangan memahami perasaan satu sama lain. Lebih jauh lagi, empati dapat membuat kalian terhubung secara emosional.

Dengan demikian, hubungan yang terjalin bisa lebih dalam. Saling berempati juga dapat meminimalisasi konflik yang biasanya dipicu karena kesalahpahaman.

Penulis: Nadya Zahira