5 Pertanyaan Paling Sering Ditanyakan soal Penggunaan Retinol

4 Agustus 2022 17:11
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Mengaplikasikan Serum Retinol. Foto: Dok. Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengaplikasikan Serum Retinol. Foto: Dok. Shutterstock
ADVERTISEMENT
Bagi pencinta skin care, kamu mungkin sudah familier dengan kandungan retinol pada produk-produk perawatan kulit. Sejak produk mengandung retinol mulai beredar luas di masyarakat, banyak perempuan yang tertarik dan jatuh hati dengan kandungan skin care ini.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Retail in Asia, retinol disebut sebagai tren kecantikan terbesar di tahun 2022. Di platform media sosial TikTok saja, views untuk produk-produk retinol mencapai total 1,2 miliar views. Di mesin pencari Google, retinol dicari sebanyak sembilan juta kali.
Namun, popularitas retinol diikuti dengan berbagai misinformasi, seperti retinol dianggap terlalu keras, dapat menyebabkan break out (kulit yang mendadak bereaksi buruk, seperti berjerawat, kemerahan, dan muncul bintik-bintik merah), mampu menipiskan lapisan kulit, dan sebagainya. Oleh karenanya, cukup banyak perempuan yang khawatir ketika ingin mulai menggunakan retinol.
Lantas, apa saja pertanyaan yang biasa ditanyakan soal penggunaan retinol untuk kulit wajah? Nah, kumparanWOMAN telah merangkum lima pertanyaan seputar penggunaan retinol beserta jawabannya dari berbagai sumber.
ADVERTISEMENT

1. Apa itu retinol?

5 Produk Retinol dari Brand Lokal. Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
5 Produk Retinol dari Brand Lokal. Foto: Mela Nurhidayati/kumparan
Dilansir Vogue, retinol merupakan derivatif (turunan) dari vitamin A. Vitamin A sendiri merupakan zat dalam tubuh yang sangat penting dalam mendorong pergantian sel-sel di tubuh. Oleh karenanya, retinol dalam produk skin care mampu mempercepat pergantian sel kulit, mengurangi jerawat, mengatasi kulit kusam, dan meningkatkan produksi kolagen.
Bagaimana cara kerja retinol? Dikutip dari Healthline, molekul-molekul kecil retinol terserap dalam hingga ke bawah epidermis (lapisan terluar kulit) hingga mencapai dermis (lapisan tengah kulit).
Di lapisan inilah, retinol membantu menetralisir radikal bebas serta meningkatkan produksi elastin dan kolagen pada kulit. Produksi elastin dan kolagen yang dipicu oleh retinol menciptakan efek plumping atau kenyal yang sehat pada kulit.

2. Bagaimana cara penggunaan retinol yang benar?

Ilustrasi perempuan pakai toner retinol. Foto: Prostock-studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan pakai toner retinol. Foto: Prostock-studio/Shutterstock
Dilansir Healthline, buat para pemula, kamu bisa mulai dengan memakai retinol dengan konsentrasi rendah, seperti 0,2 persen. Setelahnya, kamu bisa berpindah ke konsentrasi yang lebih tinggi secara bertahap. Konsentrasi retinol tinggi yang paling aman adalah 1 persen.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kemudian, pastikan untuk tidak memakai retinol secara berlebihan. Cukup dua kali seminggu saja agar kulit tidak teriritasi. Jika penggunaan retinol dilakukan terlalu berlebih, kulitmu berpotensi jadi terlalu sensitif.

3. Kandungan apa saja yang boleh dicampur dengan retinol?

Ilustrasi perempuan pakai toner. Foto: Mix and Match Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan pakai toner. Foto: Mix and Match Studio/Shutterstock
Karena retinol merupakan bahan aktif, kamu tidak disarankan untuk mencampur retinol dengan bahan aktif lainnya, seperti glycolic acid dan lactic acid (AHA) serta salicylic acid (BHA). Kandungan yang paling aman dan sangat baik dicampur dengan retinol adalah hyaluronic acid. Hyaluronic acid merupakan humektan atau kandungan yang bisa mengikat air dalam kulit, sehingga menjaga kulit tetap lembap dan terhidrasi.
Kamu juga bisa memakai produk yang mengandung vitamin C, dengan catatan kedua kandungan itu tidak diaplikasikan secara berbarengan. Misalnya, kamu bisa memakai toner atau serum retinol di malam hari, lalu serum atau moisturizer vitamin C di pagi hari.
ADVERTISEMENT
Kandungan lainnya yang aman dicampur dengan retinol adalah niacinamide (vitamin B3). Dilansir Healthline, niacinamide berfungsi untuk menghidrasi kulit, sehingga bisa menurunkan risiko iritasi akibat pemakaian retinol.

4. Berapa lama efek dari retinol akan terlihat?

Ilustrasi skin care. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi skin care. Foto: Shutter Stock
Untuk melihat efek dari pemakaian retinol, kamu harus bersabar, Ladies. Sebab, hasilnya tidak instan dan membutuhkan waktu sekitar 12 minggu (tiga bulan) dengan pemakaian rutin.
Dilansir Healthline, hasil pemakaian retinol terhadap jerawat bisa terlihat pada 12 minggu setelah awal pemakaian. Sementara, untuk melihat hasil pemakaian retinol pada masalah-masalah kulit lain seperti noda hitam dan tanda-tanda penuaan dini, kamu butuh waktu lebih lama.

5. Umur berapa bisa mulai memakai retinol?

Ilustrasi Mengaplikasikan Serum Foto: Dok. Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengaplikasikan Serum Foto: Dok. Shutterstock
Dilansir Vogue, penggunaan retinol telah lama disarankan untuk perempuan berusia 30 tahun. Namun, berkat efek mencegah penuaan dini yang dimiliki oleh retinol, banyak perempuan usia pertengahan 20 tahun sudah mulai memakai produk dengan kandungan ini.
ADVERTISEMENT
Menurut ahli dermatologi asal New York, Ellen Marmur, M.D., usia pertengahan dua puluhan adalah waktu yang sangat tepat untuk memulai perjalanan skin care dengan retinol. Sebab, di usia ini, tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan noda hitam sudah mulai terlihat di kulit.
Apa itu retinol?
chevron-down
Bagaimana penggunaan retinol yang benar?
chevron-down
Kandungan apa saja yang bisa dicampur dengan retinol?
chevron-down
Berapa lama efek retinol akan terlihat?
chevron-down
Umur berapa bisa mulai menggunakan retinol?
chevron-down