Kumparan Logo

5 Tips Agar Tanaman Hias Tak Mudah Layu Meski Sering Terkena Panas

kumparanWOMANverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi merawat tanaman di dalam rumah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi merawat tanaman di dalam rumah Foto: Shutterstock

Merawat tanaman hias belakangan ini menjadi hobi yang banyak digandrungi perempuan. Selain bisa membuat suasana rumah jadi tampak lebih hijau dan segar, merawat tanaman hias juga terbukti bisa menjaga kesehatan mental.

Meski begitu, beberapa orang juga kerap kesulitan saat merawat tanaman hias karena tanamannya sering layu dan tidak berkembang dengan baik. Belum lagi, cuaca ekstrem seperti panas juga bisa membuat tanaman jadi mudah layu, kering, dan daun-daunnya banyak yang menguning.

Jika demikian, Anda pun harus ekstra melakukan perawatan agar tanaman tetap segar meski terkena panas atau paparan sinar matahari. Seorang pakar interior dan tanaman asal Inggris Felix Wilson, membagikan beberapa tips merawat tanaman hias agar tetap segar dan tidak mudah layu meski sering terkena panas. Melansir Metro UK, berikut beberapa tipsnya.

1. Lakukan teknik penyiraman dengan tepat

Merawat tanaman saat cuaca panas. Foto: Shutter Stock

Sama seperti manusia, tanaman juga perlu mendapatkan asupan air yang cukup saat cuaca sedang panas-panasnya. Hal ini diperlukan agar tanaman tetap bisa melakukan fotosintesis dengan baik dan tidak mudah layu.

Saat menyiram tanaman, Felix menyarankan kita untuk berfokus pada bagian tanah. Jika tanah di bagian bawah permukaan kering, maka Anda perlu menyiramnya. Sementara itu, jika hanya permukaan tanahnya saja yang kering, Anda bisa menyiramnya di keesokan hari.

Selain itu, saat menyiram tanaman pastikan untuk menggunakan air bersuhu ruangan ya, Ladies. Sebab, suhu air yang terlalu panas atau dingin bisa merusak tanaman.

2. Siram tanaman di malam atau dini hari

Ilustrasi menyiram tanaman di malam hari Foto: annawaldl/Pixabay

Selain memperhatikan suhu air, Anda juga harus memperhatikan jam yang tepat saat menyiram tanaman. Menurut Felix, idealnya tanaman disiram pada malam atau dini hari. Alasannya, karena tanaman lebih suka disiram saat cuaca dingin (seperti cuaca di malam atau dini hari) karena bisa mencegah daun cepat mengering. Selain itu, penyiraman di malam hari juga bisa memastikan bahwa air tidak mudah menguap dengan cepat.

3. Jauhkan dari tempat yang terkena sinar matahari langsung

Ilustrasi menyimpan tanaman di tempat yang teduh Foto: Shutterstock

Panas yang berlebih memang bisa membuat tanaman jadi lebih cepat kering. Sehingga, bila matahari dirasa terlalu terik dan cuaca di luar terlalu panas, Anda sebaiknya memindahkan tanaman ke tempat yang lebih teduh.

Sebagai contoh, Anda bisa memasukkan tanaman yang berukuran kecil ke dalam rumah atau dengan menggesernya ke tempat dengan atap yang cukup teduh. Selain itu, Anda juga bisa menempatkan tanaman-tanaman di dalam ruangan khusus, yang masih terkena sinar matahari namun tidak terlalu panas, sehingga tumbuhan tidak layu.

4. Jangan cepat-cepat memangkas tanaman yang kering

Ilustrasi memotong tanaman. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Beberapa orang biasanya akan tergoda untuk memangkas tanaman yang sudah kering atau layu, karena cuaca panas. Namun Felix sangat tidak menyarankan cara ini, karena menurutnya pemangkasan bisa menyebabkan tanaman stres dan menimbulkan kerusakan permanen.

“Perlu diingat, jika tanaman tampak layu namun batangnya masih berwarna hijau, maka tandanya ia masih hidup,” kata Felix kepada Metro UK.

5. Tambahkan kompos

Ilustrasi pupuk kompos. Foto: pixabay

Tips yang terakhir agar tanaman tetap segar dan tidak mudah layu saat terkena cuaca panas adalah dengan menambahkan kompos. Selain kompos, Anda juga bisa menambahkan daun-daun yang sudah berguguran di sekitar tanaman untuk menjaga kelembapan tanah, tempat tanaman tersebut tumbuh.

----

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.