5 Tips Mencukur Bulu Ketiak dengan Tepat dan Aman
·waktu baca 2 menit

Ladies, menghilangkan bulu ketiak adalah hal yang lumrah dilakukan oleh perempuan. Bagi perempuan, menghilangkan bulu ketiak tidak hanya untuk menjaga penampilan fisik tetap menarik, namun juga dapat mencegah bau badan yang tidak menyenangkan.
Salah satu cara yang efektif yang banyak dipilih perempuan untuk menghilangkan bulu ketiak adalah dengan mencukurnya. Beberapa metode cukur yang paling umum adalah menggunakan pisau cukur atau alat cukur listrik. Namun, mencukur terlalu sering akan menyebabkan warna gelap pada ketiak. Karena itu, kita perlu memperhatikan beberapa hal agar bisa mencukur bulu ketiak dan tepat dan aman.
1. Gunakan body scrub sebelum mencukur
Eksfoliasi kulit dengan body scrub untuk membersihkan ketiak sebelum bercukur untuk hasil cukur yang lebih bersih. Keringat atau deodoran dapat menghalangi kerja pisau cukur atau menyebabkan infeksi bakteri saat mencukur.
2. Cukur bulu ketiak dalam keadaan lembap
Basahi kulit sebelum mulai bercukur. Hal ini dibutuhkan karena bulu ketiak cukup sensitif, kelembaban air membantu membuka pori-pori dan melembutkan kulit serta menghindari luka akibat gesekan pisau cukur.
3. Cukur bulu ketiak dengan gerakan searah
Cukur bulu ketiak menggunakan pisau cukur dengan sapuan pendek yang bervariasi (ke atas, ke bawah, ke samping) untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan mencukur di area yang sama terlalu sering untuk menghindari iritasi kulit atau tergores. Lakukan secara perlahan untuk mendapatkan hasil cukur yang bersih.
4. Setelah mencukur cuci dan keringkan pisau
Bilas pisau setelah mencukur. Hal ini untuk membersihkannya dari gel cukur dan rambut. Jangan gunakan jari untuk membersihkan bilahnya. Bersihkan dan keringkan pisau setelah digunakan dan simpan di tempat yang kering.
5. Perawatan ketiak setelah mencukur
Keringkan area ketiak dan gunakan pelembap seperti lidah buaya setelah mencukur bulu ketiak untuk menenangkan kulit dan menghindari iritasi. Jangan langsung memakai deodoran karena bisa membuat kulit iritasi dan efek panas pada ketiak.
Penulis: Adonia Bernike Anaya
