Kumparan Logo

6 Alasan Yoga Bisa Bantu Pulihkan Trauma dan Meningkatkan Kesehatan Mental

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi melakukan yoga di rumah. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi melakukan yoga di rumah. Foto: Shutterstock

Ladies, kamu mungkin sudah tidak asing lagi mendengar sederet manfaat yoga. Ya, olahraga ini memang dikenal dapat menjaga kesehatan tubuh hingga memberikan ketenangan jiwa. Namun, ada satu lagi manfaat menarik dari yoga, yakni memulihkan trauma.

Mengutip Psychology Today, studi terbaru yang dilakukan psikolog asal Amerika Serikat (AS), Ashley Gulden dan Len Jennings mengeksplorasi apakah yoga dapat berfungsi sebagai cara untuk penyembuhan atau healing. Selama tiga bulan, peneliti merekrut peserta dengan trauma interpersonal untuk berlatih yoga.

Para peserta diminta untuk menyelesaikan pertanyaan dari survei online dan ditanya dengan pertanyaan terbuka untuk mengeksplorasi pengalaman pasca trauma. Dari eksplorasi tersebut, peneliti menemukan efek dari yoga bagi peserta yang memiliki pengalaman pasca trauma.

Lantas, apa saja alasan yoga bisa membantu memulihkan trauma? Temukan jawabannya dalam artikel berikut ini, Ladies. Pastikan kamu membacanya sampai habis, ya!

Alasan olahraga yoga bisa bantu pulihkan trauma

1. Menumbuhkan kesadaran dan spiritualitas

Ilustrasi yoga. Foto: Shutter Stock

Berdasarkan penelitian di atas, terdapat hubungan yang mendalam antara trauma dan gagasan kekuatan yang lebih besar. Latihan yoga juga dapat menumbuhkan rasa damai dan kesadaran spiritual, yang dapat membantu mengurangi gejala trauma. Para peserta melaporkan aktivitas tersebut membantu dalam perjalanan penyembuhan.

2. Meningkatkan kesehatan mental dan fisik

Tahukah kamu bahwa perubahan pikiran dan tubuh dari berlatih yoga memiliki efek pada tidur yang lebih baik hingga stres yang lebih rendah. Bahkan, yoga juga dapat bermanfaat dalam menurunkan kolesterol.

Salah satu peserta penelitian melaporkan bahwa secara fisik mengalami perubahan lebih baik. Perubahan tersebut antara lain merasa lebih seimbang, lebih kuat, dan lebih fleksibel secara fisik. Menurutnya, pelajaran besar yang didapat ialah lebih mendengarkan pikiran dan merasakan diri sendiri.

3. Lebih berdaya, merasakan cinta, dan penerimaan diri sendiri

Ilustrasi perempuan menjaga kesehatan mental. Foto: Shutterstock

Sebagai hasil latihan yoga, peserta mengembangkan persepsi diri yang lebih positif dan penerimaan yang lebih besar. Salah satu peserta mengungkapkan, melakukan latihan yoga mengingatkan mereka bahwa kekuatan ada dalam diri. Terkadang, katanya lagi, trauma membuat seseorang lupa bahwa mereka kuat. Dengan begitu lebih merasa berdaya dan lebih merasakan cinta serta kasih sayang.

4. Merasa aman

Kamu perlu tahu bahwa ketakutan merupakan salah satu gejala trauma. Bagi penyintas trauma, mereka mengalami kesulitan membangun kembali rasa aman dalam tubuh mereka. Para peserta dalam penelitian ini menemukan bahwa yoga membantu mendapatkan kembali rasa aman.

5. Lebih peduli pada diri sendiri

com-Ilustrasi wanita yang bahagia karena menjaga kesehatan mental. Foto: Shutterstock

Peserta penelitian melihat yoga sebagai bentuk perawatan diri dan cara untuk mengatur ulang pikiran serta tubuh. Tak hanya itu, peserta merujuk pada pose yoga tertentu yang dapat membangun kesadaran diri sehingga lebih peduli pada diri sendiri.

Yoga mengandalkan pernapasan dalam setiap pose gerakan. Pernapasan juga membantu penyintas trauma untuk melalui ingatan-ingatan buruk.

6. Merasa bahagia

Yoga juga membantu meningkatkan suasana hati yang mengarah pada pembaruan batin, kebahagiaan, dan kegembiraan yang dapat memperbaiki hubungan relasional. Dengan demikian, olahraga ini memainkan peran penting yang dapat memulihkan trauma.

Ladies, itulah enam alasan olahraga yoga bisa membantu memulihkan trauma. Meski tidak ada yang bisa menjamin kalau trauma bisa hilang dan sembuh, rutin melakukan gerakan yoga dapat menyeimbangkan kesehatan jiwa.