6 Fakta Mia Khalifa, Eks Bintang Porno yang Sindir Gal Gadot karena Bela Israel

Mantan bintang porno, Mia Khalifa, tengah ramai dibicarakan oleh warganet. Hal itu bermula ketika Mia mengungkapkan sindirannya terhadap aktris Gal Gadot yang dituding membela Israel atas konflik dengan Palestina.
Sindiran itu disampaikan Mia lewat sebuah cuitan di jejaring Twitter. Dalam cuitan itu, Mia menyebut Gal Gadot sebagai Genocide Barbie. “Kami ingin #SynderCut, bukan si Barbie pendukung genosida,” sindir Mia dalam sebuah foto bergambar poster film Wonder Woman 1984 yang dibintangi Gal Gadot, pada Minggu (16/5) lalu.
Mia Khalifa sendiri memang dikenal publik sebagai mantan bintang film porno. Namun, beberapa tahun terakhir ia telah banting setir menjadi content creator. Lalu, siapa sebenarnya Mia Khalifa? Berikut beberapa fakta menarik seputar Mia Khalifa, seperti dikutip dari Lad Bible.
1. Memiliki nama lain yakni Mia Callista
Mia Khalifa lahir di Beirut, Lebanon, pada 10 Februari 1993. Pada usia 8 tahun, ia dan keluarganya pindah ke Amerika Serikat karena Konflik Lebanon yang semakin memanas pada 2001.
Setelah pindah ke AS, Mia sempat menempuh pendidikan di sekolah menengah di Maryland, mengikuti akademi militer di Virginia, dan kemudian lulus dari Universitas Texas El Paso dengan gelar sarjana di bidang Sejarah.
Selama ini, banyak orang mengenalnya dengan nama Mia Khalifa, padahal ia juga memiliki nama lain yakni Mia Callista. Namun, nama tersebut jarang digunakan karena nama Mia Khalifa lebih populer di internet.
2. Awal mula terjun ke industri porno dengan mantan suami
Mia Khalifa yang pernah menikah dengan teman SMA-nya pada 2011 lalu dikabarkan terjun pertama kali ke dunia porno bersama sang suami pada awal 2014. Saat itu keduanya mengunggah beberapa gambar porno di situs NSFW Sub-Reddit. Sejak saat itulah, nama Mia pun makin dikenal di industri film dewasa. Sayang, keduanya bercerai pada 2016 lalu.
3. Memicu kontroversi karena mengenakan hijab saat adegan seks
Pada awal kariernya sebagai bintang film dewasa, tepatnya pada Oktober 2014, Mia Khalifa langsung memicu kontroversi karena mengenakan hijab dalam sebuah film yang dibintanginya. Dalam adegan tersebut, diketahui Mia mengenakan hijab dan baju lengan panjang ketat yang memperlihatkan lekuk tubuhnya.
Video tersebut bahkan sampai menjadi video paling populer di situs dewasa namun juga mendapatkan kecaman dari berbagai pihak, khususnya umat Muslim dan warga Lebanon. Atas kontroversi tersebut, Mia bahkan sempat diancam akan dibunuh oleh kelompok muslim garis keras ISIS.
4. Pensiun sebagai bintang porno karena dapat ancaman pembunuhan
Karena mendapat banyak ancaman, Mia pun memutuskan untuk pensiun dari industri film dewasa. Dalam sebuah wawancara, Mia mengatakan dirinya sempat merasa takut saat mendapatkan ancaman pembunuhan dari simpatisan ISIS.
“Mereka (ISIS) mengedit foto saya yang sedang dipenggal dan diancam bahwa itu akan terjadi pada saya. Itu membuat saya khawatir tetapi saya berusaha mencoba untuk tidak menunjukkannya, karena itu akan menunjukkan kelemahan saya. Saya benar-benar berusaha tegar dan kuat, tapi harus kuakui, itu (ancaman pembunuhan) sempat membuat saya takut,” kata Mia Khalifa seperti dikutip dari Lad Bible.
5. Sempat menjadi presenter olahraga
Setelah memutuskan pensiun dari dari industri film dewasa, Mia pun sempat rehat selama setahun dari media sosial. Ia kemudian kembali aktif di Instagram pada 2016 dan menjadi seorang influencer media sosial.
Pada Oktober 2017, Mia mengumumkan profesi barunya sebagai pembawa acara bincang-bincang olahraga berjudul Out of Bounds. Namun sayang, profesi barunya itu tidak bertahan lama, karena dua bulan kemudian ia berhenti dari pekerjaan tersebut.
6. Perkiraan kekayaan Mia Khalifa
Situs CelebrityNetWorth, memperkirakan bahwa total kekayaan Mia Khalifa pada 2021 mencapai 3 juta dolar AS atau Rp 43 miliar. Kabarnya, pendapatan Mia itu paling banyak dihasilkan dari akun media sosial dan akun OnlyFans-nya.
Namun, kekayaan yang dimiliki Mia itu tidak disia-siakan begitu saja. Pada awal 2021, Mia Khalifa konon pernah menyumbangkan sekitar Rp 2,3 miliar dari penghasilannya di OnlyFans untuk kegiatan amal.
