6 Manfaat Jalan Kaki untuk Tubuh dan Kesehatan

2 Agustus 2020 12:02 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan jalan kaki.
 Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan jalan kaki. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ada begitu banyak cara yang biasa kita lakukan untuk mendapatkan tubuh sehat dan memiliki berat badan ideal. Mulai dari olahraga di pusat kebugaran, diet ketat hingga ekstrim dan lain sebagainya. Padahal sebenarnya ada cara yang paling mudah dan sederhana untuk mendapat tubuh sehat atau berat badan ideal. Cara tersebut adalah dengan berjalan kaki secara teratur. “Kuncinya adalah berjalan minimal 30 menit setiap hari," ujar dr. Melina B. Jampolis, penulis buku The Doctor on Demand Diet seperti dikutip oleh situs online majalah Prevention asal AS.
ADVERTISEMENT
Selain membuat tubuh sehat dan menurunkan berat badan, rupanya olahraga sederhana jalan kaki juga memiliki banyak manfaat lainnya.

Lalu apa saja manfaat rajin jalan kaki untuk kesehatan tubuh? Berikut penjelasannya.

Ilustrasi perempuan bahagia. Foto: Shutterstock
Banyak hal yang biasa kita lakukan untuk meningkatkan mood. Salah satu cara yang paling menyenangkan biasanya adalah dengan makan. Makan makanan favorit memang seringkali membantu kita menghilangkan stres dan meningkatkan mood, tapi sudah jelas ini memiliki dampak lainnya, yaitu menumpuk kalori. Padahal ada cara lain untuk meningkatkan mood yang lebih sehat, yaitu berjalan kaki. Jika kita sedang stres lalu memutuskan untuk berjalan kaki sebentar di luar ruangan, hal ini justru memberi dobel manfaat; meningkatkan mood dan membantu menurunkan berat badan.
ADVERTISEMENT
“ Riset menunjukkan bahwa berjalan kaki secara teratur dapat memodifikasi sistem saraf kita sehingga akan menurunkan tingkat kemarahan dan sikap kasar,” ujar dr. Jampolis. “Manfaatnya akan bertambah lagi jika kita berjalan sambil menikmati pemandangan hijau dan sedikit sinar matahari. Ditambah lagi jika Anda melakukannya dengan pasangan, saudara, sahabat, hal ini akan membantu Anda saling terhubung, dan pada akhirnya akan membuat Anda tambah bahagia,” ujar tambahnya.
Ilustrasi Perempuan Jalan Kaki Foto: Shutterstock/siam.pukkato
“Semakin rajin kita berjalan, mungkin kita akan merasakan bahwa celana atau rok akan terasa lebih longgar. Hal ini disebabkan berjalan secara teratur bisa membantu respon tubuh terhadap insulin, dan pada akhirnya dapat membantu mengurangi lemak perut,” ungkap dr. Jampolis.
ADVERTISEMENT
Jika memang Anda ingin membakar kalori lebih ketika berjalan, cobalah buat rute yang tidak terlalu datar seperti daerah perbukitan. Lalu coba ritme berjalan pelan dan berjalan cepat atau yang disebut dengan istilah interval walking. Selain melakukan interval walking, coba untuk mengambil rute yang sama setiap hari untuk melihat apakah Anda bisa berjalan lebih cepat dari hari ke hari. Tantang juga diri Anda untuk melakukan setidaknya 10 ribu langkah sehari, walaupun itu berarti Anda harus berjalan di sekeliling rumah untuk mencapai gol harian Anda.
Salah satu kunci penting agar bisa berhasil menurunkan berat badan dengan berjalan, menurut Michele Staten, pelatih jalan kaki asal AS dan penulis buku Walk Your Way to Better Health, seperti dikutip Prevention, metode interval walking akan meningkatkan kalori yang kita bakar, bahkan hingga setelah kita menyelesaikan sesi berjalan. Untuk melakukan metode interval walking lakukan tahapan sebagai berikut; pemanasan selama 3 menit, kemudian habiskan 25 menit setelahnya melakukan alternatif antara jalan cepat dan jalan biasa dengan masing-masing waktu 1 menit. Lalu setelah selesai 25 menit, bisa melakukan pendinginan selama 2 menit.
ADVERTISEMENT
Ilustrasi perempuan jalan kaki. Foto: Shutterstock
Selama ini mungkin kita mencoba memacu proses pencernaan kita di pagi hari dengan berbaga hal, salah satunya minum kopi. Nah, mulai sekarang Anda bisa menambahkan jalan kaki sebagai salah satu cara meningkatkan sistem pencernaan di pagi hari. Hal ini disebabkan karena berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan pergerakan usus kita.
Ilustrasi perempuan jalan kaki. Foto: Shutterstock
Menurut sebuah riset pada 2014 yang terbit di Journal of Experimental Psychology, Learning, Memory and Cognition, jurnal dari Asosiasi Psikologi Amerika, berjalan kaki dapat memancing kreativitas. Para peneliti dalam riset tersebut membandingkan responden yang dibagi dua, ada grup yang disuruh berpikir sambil berjalan, dan grup yang disuruh berpikir sambil duduk. “Hasilnya grup yang disuruh mencari ide saat berjalan kaki menghasilkan ide yang lebih kreatif," ungkah dr.Jambolis kepada Prevention.
ADVERTISEMENT
Sudah bukan pengetahuan baru lagi, bahwa olahraga juga dapat membantu kita tidur lebih nyenyak di malam hari. Ini juga berlalu untuk olahraga jalan kaki.
Sebuah riset yang dilakukan oleh Sleep Health (jurnal dari National Sleep Foundation AS), seperti dikutip oleh Psycholgy Today, mengungkapkan bahwa perempuan yang melakukan aktivitas jalan kaki secara regular tidurnya lebih nyenyak dan berkualitas dibanding perempuan yang jarang jalan kaki.
Nah Ladies, tertarik untuk mulai olahraga jalan kaki dari sekarang?