Kumparan Logo

6 Masalah Kulit Kepala yang Paling Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi 6 Masalah Kulit Kepala yang Paling Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya. Foto: Kmpzzz/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 6 Masalah Kulit Kepala yang Paling Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya. Foto: Kmpzzz/Shutterstock

Ladies, rambut sehat selalu dimulai dari kulit kepala yang sehat. Sayangnya, urusan kulit kepala atau scalp jadi topik yang jarang dibahas. Padahal masalah di kulit kepala bisa bikin rambut rontok, gatal, atau rambut yang nggak tumbuh maksimal.

Kulit Kepala itu Fondasi Rambut

Ilustrasi Kulit Kepala itu Fondasi Rambut. Foto: Kmpzzz/Shutterstock

Menurut Aga Tompkins, trichologist sekaligus hairstylist selebriti asal Amerika Serikat kulit kepala merupakan pondasi bagi rambut.

“Kulit kepala itu fondasi rambut. Kalau kulit kepala nggak sehat, otomatis rambut juga sulit tumbuh kuat," ujar Aga.

Dilansir Byrdie, berikut penjelasan soal enam masalah kulit kepala paling umum dan cara mengatasinya.

1. Minyak Berlebih dan Penumpukan Kotoran

Ilustrasi Minyak Berlebih dan Penumpukan Kotoran pada Kulit Kepala. Foto: Alon Za/Shutterstock

Kulit kepala bisa memproduksi minyak berlebih sehingga bikin rambut cepat lepek dan terasa berat. Minyak, sel kulit mati, dan residu produk yang menumpuk akhirnya menyumbat folikel rambut.

Solusinya, kamu bisa gunakan dry shampoo untuk keadaan darurat, lalu rutin pakai clarifying shampoo agar sisa produk terangkat. Tapi jangan terlalu sering, karena bisa bikin kulit kepala makin berminyak.

2. Rasa Gatal

Ilustrasi Rambut Gatal. Foto: IVY PHOTOS/Shutterstock

Kulit kepala gatal bisa disebabkan dehidrasi, shampo terlalu keras, atau alergi produk (allergic contact dermatitis). Jadi, usahakan untuk memilih sampo non-iritan, bebas sulfat, dan lakukan patch test saat mencoba produk baru.

3. Ketombe

Ilustrasi ketombe. Foto: Shutter Stock

Ketombe muncul karena pertumbuhan jamur berlebih di kulit kepala, ditandai serpihan putih kecil yang jatuh ke bahu.

Untuk mengatasinya, kamun bisa gunakan sampo khusus dengan kandungan zinc pyrithione, ketoconazole, atau selenium sulfide. Kalau tidak membaik, konsultasikan ke dokter kulit atau trichologist, ya.

4. Psoriasis Kulit Kepala

Ilustrasi Psoriasis Kulit Kepala. Foto: MRAORAOR/Shutterstock

Psoriasis adalah kondisi autoimun yang bikin bercak merah dan sisik kering. Sering disalahartikan sebagai ketombe karena sama-sama menyebabkan serpihan di kulit kepala.

Cara mengatasinya yaitu kamu bisa gunakan sampo dengan kandungan tar atau asam salisilat bisa membantu. Tapi umumnya kondisi ini memerluka pemeriksaan lebih lanjut dan obat dengan resep dokter seperti krim steroid atau obat topikal lainnya.

5. Dermatitis Seboroik

Ilustrasi Dermatitis Seboroik. Foto: Shutter Stock

Mirip ketombe tapi sisiknya lebih besar, berminyak, dan bikin gatal. Kadang muncul juga di area wajah seperti alis atau telinga.

Gunakan sampo antijamur yang dijual bebas. Kalau tidak membaik, dokter bisa meresepkan versi yang lebih kuat atau obat anti-inflamasi topikal.

6. Folikulitis

Ilustrasi Folikulitis. Foto: CHAjAMP/Shutterstock

Kondisi peradangan folikel rambut yang sering dikira jerawat kecil di kulit kepala. Penyebabnya bisa bakteri atau jamur, dan biasanya muncul dalam bentuk benjolan kecil yang nyeri.

Sampo dengan salicylic acid atau zinc pyrithione bisa membantu permasalahan ini. Untuk kasus lebih serius, dokter bisa meresepkan antibiotik topikal maupun oral.