Kumparan Logo

7 Fakta Seputar Payudara yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi payudara perempuan. Foto: aslysun/Shuttterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi payudara perempuan. Foto: aslysun/Shuttterstock

Ladies, kamu tentu tahu bahwa payudara merupakan organ tubuh di bagian atas dada yang dimiliki perempuan maupun laki-laki. Hanya saja, ada fungsi payudara pada perempuan yang berbeda dari milik laki-laki, yakni mempunyai kelenjar yang menghasilkan susu di dalamnya.

Di samping itu, ada beberapa fakta terkait payudara pada perempuan yang mungkin belum kamu ketahui. Apa saja? Simak berikut ini, sebagaimana kumparanWOMAN rangkum dari Elle.

1. Stimulasi payudara bisa membuat perempuan orgasme

Ilustrasi payudara perempuan. Foto: Morinka/Shutterstock

Setiap puting payudara memiliki ratusan ujung saraf. Stimulasi pada puting ternyata terhubung dengan bagian otak yang sama dengan klitoris dan vagina. Itu menyebabkan beberapa perempuan bisa mengalami orgasme hanya dari stimulasi puting.

2. Salah satu payudara perempuan biasanya berukuran lebih besar

Ilustrasi payudara perempuan. Foto: onstockphoto/Shutterstock

Beberapa bagian tubuh yang sepasang biasanya punya ukuran yang tak sama alias asimetris. Demikian halnya dengan payudara perempuan.

Penelitian telah mengungkap bahwa biasanya payudara kiri lebih besar; sekitar 65 persen perempuan mengaku memiliki payudara kanan yang lebih kecil. Ada banyak teori mengenai itu.

Menurut Jenna Pincott, penulis buku Do Gentlemen Really Prefer Blondes: Bodies, Behavior, and Brains—The Science Behind Love, Sex, and Attraction, hal tersebut berkaitan dengan hipersensitivitas imun. Hipersensitivitas imun lebih tinggi di sisi kiri tubuh. Itu berpengaruh pada hormon yang membantu menentukan bentuk dan ukuran payudara.

Teori lainnya mengemukakan, secara evolusioner, perempuan cenderung menyusui di sisi kiri agar tangan kanan mereka tetap bebas. Ini mengakibatkan sisi tersebut menghasilkan lebih banyak ASI.

Meski payudara yang asimetris adalah normal, kamu sebaiknya menaruh perhatian lebih jika payudaramu mengalami peningkatan atau penurunan volume yang tiba-tiba, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti, pengentalan, kerutan, perubahan warna kulit. Segera konsultasi dengan dokter untuk memastikan tak ada penyebab yang perlu dikhawatirkan.

3. Kehamilan bisa membuat warna puting payudara lebih gelap

Ilustrasi wanita hamil. Foto: Selfmade studio/Shutterstock

Ladies, kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh. Nah, puting payudara yang warnanya menjadi lebih gelap merupakan salah satu perubahan yang sangat umum terjadi.

Hal itu terjadi karena hormon kehamilan dapat merangsang peningkatan sementara jumlah melanin—zat alami yang memberi pigmen pada rambut, mata, dan kulit. Saat lebih banyak melanin diproduksi, area yang memang sudah memiliki pigmen lebih banyak dapat menjadi lebih gelap.

4. Payudara akan mengendur

com-Ilustrasi payudara wanita saat menstruasi Foto: Shutterstock

Payudara yang mengendur merupakan hal yang tidak dapat dihindari perempuan seiring bertambahnya usia.

Memang, payudara yang ukurannya lebih besar punya peluang lebih tinggi untuk mengendur, semata-mata lantaran massa payudara yang lebih besar lebih rentan terhadap gravitasi. Namun, semua payudara—kecuali kamu menjalani operasi untuk mengubah bentuknya—akan mengendur.

Selain penuaan dan gravitasi, faktor gaya hidup dapat berkontribusi pada mengendurnya payudara. Beberapa di antaranya, yakni kebiasaan merokok, kehamilan berulang, penurunan berat badan yang cepat dan diikuti oleh peningkatan berat badan (atau sebaliknya), kekurangan kolagen dan atau estrogen, hingga cara tidur.

5. Payudara tak hanya terdiri atas lemak

Ilustrasi payudara besar. Foto: Shutterstock

Ukuran payudara memang ditentukan oleh banyaknya lemak di dalamnya. Namun, organ ini tak hanya terdiri atas lemak, Ladies.

Payudara mencakup kombinasi jaringan lemak dan serat, serta kelenjar dan saluran yang menghasilkan ASI (air susu ibu).

6. Tipe payudara perempuan beragam

Ilustrasi payudara perempuan. Foto: BigmanKn/Shutterstock

Tipe payudara pada perempuan beragam berdasarkan bentuk. Menurut para ahli dari brand lingerie ThirdLove di San Francisco, Amerika Serikat, ada tujuh tipe payudara, yakni round, east west, side set, tear drop, slender, asymmetric, dan bell shape.

Sementara itu, dilansir Healthline, ada 12 tipe payudara perempuan. Tipe-tipe tersebut adalah archetype, asymmetrical, athletic, bell shape, close set, conical, east west, relaxed, round, side set, slender, dan tear drop.

7. Ada beberapa tipe puting payudara

ilustrasi puting payudara Foto: Shutterstock

Ya, tipe puting payudara perempuan pun beragam. Sangat mungkin seorang perempuan memiliki kombinasi dari dua atau lebih tipe.

Terdapat delapan tipe puting menurut Dr. Tsippora Shainhouse, M.D., dermatolog dan dokter anak bersertifikat di Beverly Hills, Amerika Serikat. Tipe-tipe tersebut, yaitu protruding (menonjol), flat (datar), puffy, inverted (terbalik), unilateral inverted (terbalik salah satu), bumpy (berbintik-bintik atau tidak rata), hairy (berambut), dan supernumerary (jumlahnya lebih dari normal).

Sementara itu, dikutip dari Healthline, ada sembilan tipe puting payudara perempuan. Kesembilan tipe tersebut, yakni bumpy, everted, inverted, flat, hairy, protruding, puffy, supernumerary, dan unilateral inverted.