Balayage dan Ombre, Mana Teknik yang Lebih Cocok untuk Mewarnai Rambut?
·waktu baca 3 menit

Mewarnai rambut masih menjadi pilihan perempuan untuk mengubah tampilan mereka menjadi lebih segar. Bermain dengan pilihan warna rambut bisa memberikan nuansa yang berbeda pada gaya kamu.
Tapi kalau bosan dengan teknik mewarnai rambut yang itu-itu saja, kamu bisa mencoba dua cara mewarnai rambut dengan teknik balayage dan ombre. Kedua teknik mewarnai rambut ini masih menjadi tren di kalangan perempuan untuk menunjang penampilan mereka.
Lantas, manakah teknik yang lebih cocok antara balayage dan ombre untuk mewarnai rambutmu? Biar kamu enggak salah pilih, simak selengkapnya seperti yang telah kumparanWOMAN berikut ini.
Apa itu balayage?
Dilansir dari Byrdie, kata balayage berasal dari bahasa Perancis yang artinya “menyapu” atau “melukis”. Balayage adalah teknik mewarnai rambut untuk menciptakan efek highlight yang terlihat natural.
Highlight yang dihasilkan biasanya hanya beberapa tingkat lebih terang dari warna dasar rambut seperti gradasi warna yang terlihat alami. Secara praktik, penata rambut akan menyapukan pewarna pada permukaan rambut menggunakan kuas dari atas ke bawah atau sebaliknya.
Teknik balayage dilakukan dengan mewarnai rambut yang dipilih secara khusus. Ini artinya, tidak semua rambut akan mendapat warna. Tergantung helaian rambut mana yang ingin kamu warnai.
Menggunakan teknik balayage hasilnya akan jauh terlihat lebih lembut daripada mewarnai rambut menggunakan alumunium foil yang cenderung memiliki garis berpola.
Proses pewarnaan balayage yang utuh biasanya membutuhkan waktu antara 1,5-3 jam. Namun, jika kamu menginginkan warna yang ringan, waktu pengerjaan balayage lebih singkat sekitar 45-90 menit.
Pewarnaan balayage yang utuh akan bertahan hingga 3-4 bulan. Sementara pewarnaan sedikit hanya bertahan beberapa minggu.
Apa itu ombre?
Ombre juga berasal dari bahasa Perancis yang artinya “bayangan”. Dalam pewarnaan rambut, ombre diartikan sebagai efek warna rambut dramatis dari warna yang lebih gelap ke yang lebih terang.
Prosesnya, rambut akan di-bleaching sebelum proses mewarnai rambut dimulai. Rambut akan di-bleaching mulai dari tengah hingga ke ujung. Kemudian, penata rambut mulai mewarnai rambutmu sedikit demi sedikit dan membungkusnya dengan alumunium foil.
Proses pewarnaan ombre biasanya berlangsung antara 3-4 jam, tergantung kondisi rambut. Semakin pekat warna rambut, maka semakin lama proses bleaching-nya. Kurang lebih, pewarnaan ombre akan bertahan sekitar 4 bulan.
Balayage vs Ombre
Sekilas hasil akhir mewarnai rambut menggunakan teknik balayage dan ombre terlihat mirip. Namun, satu perbedaan yang paling mencolok adalah gradasi warna rambut.
Saat penata rambut menerapkan teknik ombre, biasanya mereka menggunakan teknik balayage untuk menciptakan kontras warna yang dimulai paling gelap di akar, mewarnai rambut ke arah tengah, dan diakhiri dengan mewarnai bagian paling terang di ujung rambut.
Kamu membutuhkan teknik balayage untuk ombre, sedangkan balayage sendiri tidak memerlukan ombre.
Cara memilih teknik mewarnai rambut yang cocok penampilan rambut
Jika kamu menyukai penampilan yang natural, balayage adalah teknik mewarnai rambut yang tepat untukmu. Teknik ini cocok untuk kamu yang ingin menyegarkan warna rambut dengan warna yang tidak terlalu berani. Sementara tampilan mencolok bisa kamu dapatkan dengan menggunakan teknik ombre.
Teknik balayage dan ombre bagus untuk segala jenis rambut. Namun, balayage akan terlihat lebih natural pada rambut yang bergelombang. Di samping itu, efek ombre terlihat menarik pada rambut lurus dan memberikan tampilan yang dramatis.
Saat proses pewarnaan balayage kamu hanya memerlukan sedikit bleaching untuk menonjolkan warna rambut. Sedangkan ombre membutuhkan lebih banyak bleaching untuk menyempurnakan warna rambut. Jadi teknik balayage tidak terlalu merusak rambutmu dibandingkan ombre.
Jadi kamu bisa memilih sesuai kebutuhan, ya, Ladies.
