Belanja Online Pakai Kartu Temannya, Kontestan Miss Universe Singapura Dipenjara

Mantan kontestan Miss Universe Singapura 2017, Ashley Rita Wong Kai Lin, mesti mendekam di penjara selama enam minggu, terhitung mulai Kamis (11/12) lalu. Wong dikabarkan terbukti bersalah menggunakan kartu debit teman-temannya tanpa izin.
Mengutip The Straits Times, Wong menggunakan kartu debit teman-temannya bukan dengan mengambil kartunya, tapi mengingat nomor detail kartu lalu digunakan untuk berbelanja online. Wong kemudian dilaporkan membelanjakan uang temannya lebih dari 2 ribu dolar Singapura atau setara Rp 21 juta.
Perempuan berusia 27 tahun itu mengaku bersalah pada pada Desember 2020 atas empat dakwaan berdasarkan Undang-undang Penyalahgunaan Komputer dan Keamanan Siber. Selama proses pengadilan, hakim juga mempertimbangkan 27 dakwaan lainnya untuk dijatuhi hukuman.
Telah melakukan pelanggaran sejak 2016
Berdasarkan dokumen pengadilan yang dikutip dari Mothership SG, Wong pernah melakukan pelanggaran pada 2016. Korban pertamanya merupakan seorang pria berusia 28 tahun, bernama Andrew Lim. Dijelaskan bahwa Lim meninggalkan dompet di atas meja saat pergi ke toilet, dan Wong mengambil kartu debit Lim untuk mengingat detail kartu tersebut tanpa sepengetahuannya.
Lim kemudian menyadari ada transaksi tidak sah di kartu debitnya. Dia bertanya kepada Wong mengenai hal itu, dan Wong pun mengaku bertanggung jawab atas transaksi tersebut.
Dokumen pengadilan menyatakan bahwa Wong telah menggunakan kartu Lim sebanyak 21 kali antara Agustus dan September 2016, untuk berbelanja online di beberapa e-commerce dengan total transaksi lebih dari 700 dolar Singapura atau Rp 7,3 juta.
Selain Lim, Wong juga pernah melakukan hal serupa pada teman perempuannya bernama Kimberly Qwee (26 tahun). Menurut laporan, Wong menggunakan detail kartu Qwee untuk membayar biaya akomodasi di Hotel Clover senilai 264 dolar Singapura atau Rp 2,7 juta.
Qwee awalnya mencurigai mantan pacarnya dan memberi tahu Wong tentang kecurigaan tersebut. Namun, ia pun akhirnya sadar bahwa Wong telah menggunakan detail kartunya tanpa izin, dan ia pun bertanya kepada Wong. Wong lalu mengaku telah menghafal detail kartu debit Qwee ketika ditinggalkan tanpa pengawasan.
Wong meminta maaf dan mengaku depresi
Dalam pernyataan yang diunggah di akun Instagram-nya pada 24 Desember 2020 lalu, Wong secara terbuka meminta maaf kepada teman-temannya dan berterima kasih kepada mereka karena telah melaporkannya.
Wong juga mengaku bahwa dirinya mengalami depresi dan tengah mencari pengobatan dari psikiater. “Apa yang saya lakukan benar-benar kacau. Itu (laporan) seperti panggilan yang saya butuhkan untuk keluar dari lubang depresi setelah saya diselingkuhi oleh pacar saya,” kata Wong.
Kendati demikian, menurut laporan pengadilan, ahli psikiatri tidak dapat menyimpulkan bahwa Wong mengalami depresi. Selain itu, sebuah laporan juga menunjukkan bahwa gangguan kesehatan itu tidak ada kaitannya dengan pelanggaran yang dilakukan Wong.
Di sisi lain, pengacara pembela, Christine Low, mengatakan bahwa Wong telah menunjukkan penyesalan yang tulus sejak awal dan mengaku bersalah pada kesempatan pertama.
