Kumparan Logo

Berapa Batas Normal Usia Perempuan Mengalami Menstruasi Pertama? Ini Kata Obgyn

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menstruasi. Foto: WindNight/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menstruasi. Foto: WindNight/shutterstock

Setiap perempuan di usia remaja biasanya akan mulai mengalami fase menstruasi atau haid. Namun tentunya, usia pertama kali perempuan menstruasi tidak akan sama antara satu perempuan dengan perempuan lain. Dikutip dari National Institutes of Health, biasanya perempuan akan mengalami menstruasi pertama di range usia 10–16 tahun.

Namun ternyata ada batas normal untuk mengetahui kapan perempuan harusnya mengalami menstruasi pertama

Hal itu dijelaskan secara langsung oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Fitriyadi Kusuma saat Grand Opening First Care, sebuah klinik yang dikhususkan untuk melayani kesehatan perempuan dan anak pada Senin (4/3) di Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Menurutnya, batas usia normal perempuan untuk mengalami menstruasi pertama ada di angka 12 tahun, lho, Ladies.

Ilustrasi sakit perut menstruasi. Foto: sitthiphong/Shutterstock

“Biasanya pada usia sampai 12 tahun. Tapi memang di beberapa buku jurnal buku bisa sampai di 16 tahun [untuk batas normal perempuan mengalami menstruasi pertama,” ujar dr. Fitriyadi saat ditemui langsung di Klinik First Care, Jakarta Selatan pada Senin (4/3).

Ya, meski menurut jurnal dikatakan usia normal ada di 16 tahun, dr. Fitriyadi menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih awal untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

“Cuma sekali lagi, kita harus lihat di usia 12 tahun itu. Kita harus diagnosis, apa alasannya dia tidak haid? Jangan-jangan dia agenesis. Agenesis itu nggak tumbuh berarti. Memang ada perempuan yang nggak punya rahim, misalnya, atau tidak punya vagina,” paparnya.

Sekilas tentang agenesis vagina

Bicara soal agenesis, dikutip dari Mayo Clinic, agenesis vagina merupakan sebuah kondisi langka di mana vagina tidak berkembang dan rahim hanya berkembang sebagian atau tidak berkembang sama sekali.

Ilustrasi vagina. Foto: New Africa/Shutterstock

Perempuan yang mengalami kondisi ini bisa terjadi pada sebelum kelahiran atau dapat berhubungan dengan masalah ginjal atau tulang. Adapun agenesis vagina sering teridentifikasi saat pubertas ketika perempuan tidak kunjung mengalami menstruasi pertama.

Saat ke dokter, dr. Fitriyadi menjelaskan akan melakukan tes dengan lengkap. Apabila ternyata dari segi organ atau anatomi-nya normal, dokter akan memeriksa lebih lanjut apakah ada kelainan dari segi lain, misalnya masalah hormonal.