Kumparan Logo

Beyond the Flare: ERHA Ultimate Angkat Perjalanan Pasien Eczema dan Caregiver

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ERHA Ultimate angkat perjalanan pasien eczema dan caregiver. (Foto: Erha.dok)
zoom-in-whitePerbesar
ERHA Ultimate angkat perjalanan pasien eczema dan caregiver. (Foto: Erha.dok)

Eczema bukan sekadar kondisi kulit yang muncul saat flare-up. Di balik kemerahan, rasa gatal, atau kulit yang terasa tidak nyaman, terdapat perjalanan panjang yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, kondisi emosional, hingga keluarga yang turut mendampingi pasien. Berangkat dari pemahaman tersebut, dalam rangka memperingati World Atopic Eczema Day 2026, ERHA Ultimate menggelar talkshow interaktif bertajuk “Beyond the Flare, Every Skin Has a Story” di ERHA Center Iskandarsyah, Jakarta, pada Jumat, 25 September 2026.

Menghadirkan perspektif medis sekaligus pengalaman nyata pasien dan caregiver, kegiatan ini mengajak masyarakat melihat eczema secara lebih utuh: bukan hanya ketika gejalanya terlihat, tetapi juga bagaimana seseorang mengenali kondisinya, memahami faktor pemicu, menjalani perawatan, dan beradaptasi dalam kesehariannya.

Beyond the Flare: Karena Eczema Tidak Berhenti pada Gejala yang Terlihat

Mencegah kembalinya eczema dengan perawatan kulit yang tepat. (Foto: Erha.dok)

Sebagai kondisi kulit yang dapat berlangsung dalam jangka panjang dan berulang, perjalanan setiap pasien dengan eczema dapat berbeda. Faktor genetik, kondisi kulit, lingkungan, hingga perubahan yang terjadi dalam tubuh dapat berperan dalam muncul atau memburuknya flare-up. Melalui sesi bersama dr. Tomi Nugraha, Sp.DVE, Dermatologist ERHA Ultimate, peserta diajak memahami apa yang terjadi pada kulit saat mengalami eczema, faktor-faktor yang dapat memengaruhinya, serta mengapa mengenali pola dan kondisi kulit masing-masing menjadi bagian penting dalam pengelolaannya. Pembahasan juga mencakup bagaimana kebutuhan kulit dapat berubah dalam berbagai fase kehidupan.

Perubahan yang terjadi pada tubuh, termasuk pada fase perimenopause, menopause, hingga postmenopause, menjadi salah satu konteks yang perlu dipahami karena kondisi dan kebutuhan kulit seseorang tidak selalu sama dari waktu ke waktu. “Penanganan eczema bukan sekadar tentang meredakan keluhan saat gejala memburuk. Mengingat kondisi ini memiliki penyebab dan pencetus yang multifaktorial. Pemahaman yang komprehensif terhadap kulit sangatlah penting, sehingga terapi dapat disesuaikan secara spesifik untuk setiap pasien.

Perlu diingat, mencegah kekambuhan eczema melalui perawatan kulit yang tepat jauh lebih baik daripada mengobati eczema saat kambuh.” ungkap dr. Tomi Nugraha, Sp.DVE. Melalui pendekatan tersebut, konsultasi dengan dermatologist menjadi ruang untuk memahami kondisi kulit secara lebih menyeluruh dan menyusun rencana pengelolaan yang dapat dievaluasi seiring perubahan kebutuhan pasien.

Every Skin Has a Story: Ketika Eczema Menjadi Perjalanan Bersama

Pentingnya dukungan keluarga untuk mengatasi eczema. (Foto: Erha.dok)

Namun, perjalanan dengan eczema tidak hanya terjadi di ruang konsultasi. Dalam sesi bersama Fitri Said atau Mama Kaluna, seorang ibu yang mendampingi anak dengan eczema sekaligus pasien ERHA Ultimate, peserta diajak melihat pengalaman tersebut dari sisi yang lebih personal.

Mulai dari mencoba memahami perubahan pada kulit, menghadapi periode flare-up, menyesuaikan aktivitas sehari-hari, hingga menjalani proses perawatan, cerita tersebut menunjukkan bahwa eczema dapat menjadi perjalanan yang turut dialami oleh orang-orang terdekat pasien. Di sinilah peran caregiver menjadi penting.

Dukungan keluarga tidak hanya hadir ketika gejala memburuk, tetapi juga melalui proses memahami kondisi pasien, membantu mengenali kebutuhan sehari-hari, serta mendampingi perjalanan perawatan dalam jangka panjang. Melalui pengalaman pasien dan caregiver, “Beyond the Flare, Every Skin Has a Story” ingin membawa satu pesan sederhana: di balik setiap kondisi kulit yang terlihat, ada cerita, proses, dan kebutuhan yang berbeda.

FOR EVERY SKIN YOU CARE FOR: Karena Merawat Kulit Juga Berarti Merawat Seseorang

Merawat kulit berarti merawat seseorang. (Foto: Erha.dok)

Semangat tersebut juga menjadi landasan bagi ERHA Ultimate dalam menghadirkan campaign FOR EVERY SKIN YOU CARE FOR. Campaign ini lahir dari pemahaman bahwa perjalanan menghadapi suatu kondisi kulit sering kali tidak dijalani seorang diri. Di balik seorang pasien, terdapat orang-orang yang ikut memperhatikan, mencari informasi, memahami perubahan yang terjadi, hingga mendampingi proses perawatan—baik sebagai orang tua, pasangan, anak, maupun keluarga terdekat.

Melalui FOR EVERY SKIN YOU CARE FOR, ERHA Ultimate ingin memperluas makna care dalam kesehatan kulit: bukan hanya tentang memberikan perawatan ketika masalah muncul, tetapi juga tentang hadir, memahami, dan memberikan dukungan kepada setiap orang dengan perjalanan kulit yang berbeda. “Melalui FOR EVERY SKIN YOU CARE FOR, kami ingin mengingatkan bahwa di balik setiap kondisi kulit, selalu ada seseorang yang sedang berusaha memahami dan merawat, baik dirinya sendiri maupun orang yang ia sayangi. Ketika seseorang hidup dengan eczema, perjalanannya sering kali juga menjadi perjalanan bagi orang-orang terdekatnya.

Karena itu, harapan kami sederhana: semakin banyak orang merasa bahwa mereka tidak harus menjalani perjalanan tersebut sendirian. Ada pemahaman, ada dukungan, dan ada pendampingan yang dapat membantu mereka merawat kulit dengan lebih baik di setiap tahap kehidupan,” ujar Alisa Agustine selaku GM Marketing of Erha Clinic Group. Melalui campaign ini, ERHA Ultimate berharap dapat mendorong lebih banyak percakapan mengenai kesehatan kulit yang berangkat tidak hanya dari kondisi medis, tetapi juga dari empati terhadap individu dan orang-orang yang hadir dalam perjalanan mereka.

Dari Mengatasi Flare-Up hingga Mengelola Kesehatan Kulit dalam Jangka Panjang Salah satu pesan utama yang diangkat ERHA Ultimate melalui kegiatan ini adalah pentingnya melihat pengelolaan eczema sebagai sebuah perjalanan, bukan hanya respons ketika gejala sedang muncul. Selain penanganan medis sesuai kondisi pasien, pemahaman terhadap faktor pemicu, kebiasaan sehari-hari, serta perubahan kondisi kulit dari waktu ke waktu turut menjadi bagian dalam upaya menjaga kulit tetap terkelola. Melalui layanan General Dermatology, ERHA Ultimate menghadirkan pendekatan yang dimulai dari konsultasi dan diagnosis oleh dokter spesialis kulit, dilanjutkan dengan perencanaan perawatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.

Pendekatan ini memungkinkan perjalanan perawatan untuk tidak berhenti pada satu keluhan atau satu episode flare-up, tetapi berkembang seiring perubahan kondisi kulit pasien. Mendorong Percakapan yang Lebih Terbuka tentang Eczema World Atopic Eczema Day diperingati setiap 14 September sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai atopic eczema serta dampaknya terhadap pasien, keluarga, dan caregiver.

Melalui rangkaian kegiatan “Beyond the Flare, Every Skin Has a Story”, ERHA Ultimate melanjutkan momentum tersebut dengan mendorong percakapan yang lebih terbuka mengenai eczema—baik dari perspektif medis maupun pengalaman orang-orang yang menjalaninya. Bagi ERHA Ultimate, meningkatkan pemahaman masyarakat menjadi bagian penting dari pelayanan dermatologi. Sebab, semakin baik seseorang memahami kondisi kulitnya, semakin terbuka pula kesempatan untuk mendiskusikan pilihan pengelolaan yang sesuai bersama dokter spesialis kulit. Karena pada akhirnya, every skin has a story—and every skin we care for deserves to be understood.