Blak-blakan Bicara soal Kesehatan Payudara Bersama dr. Dinda Derdameisya

23 September 2021 19:52
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Blak-blakan Bicara soal Kesehatan Payudara Bersama dr. Dinda Derdameisya (86760)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Payudara. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Program Sister of Soul (SOS) dari kumparanWOMAN kembali digelar pada Rabu (22/9). Sesuai judulnya, Blak-blakan soal Kesehatan Payudara, kali ini kumparanWOMAN membahas secara lengkap seputar kesehatan payudara bersama dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, FFAG.
ADVERTISEMENT
Tema ini dibahas untuk membantu perempuan agar lebih memahami payudara mereka sendiri. Sebab hingga saat ini masih banyak dari kita yang mungkin belum paham dengan kondisi kesehatan payudara, pemilihan bra yang tepat, dan bagaimana payudara bisa menunjang rasa percaya diri bagi perempuan. Bahkan apa yang kita konsumsi sehari-hari ternyata juga bisa mempengaruhi kondisi payudara kita lho, Ladies.
Blak-blakan Bicara soal Kesehatan Payudara Bersama dr. Dinda Derdameisya (86761)
zoom-in-whitePerbesar
Sister of Soul (SOS) Blak-blakan soal Kesehatan Payudara. Foto: kumparan
Selain itu, episode ketiga SOS ini juga sekaligus untuk menyambut Hari Kanker Payudara Sedunia yang jatuh pada 26 Oktober tiap tahunnya. Bicara lebih jauh soal kanker payudara, data dari WHO juga menyebutkan pada 2020 ada sekitar 684,996 kasus kematian akibat kanker payudara secara global.
"Payudara ini organ andalan atau aset perempuan. Untuk itu kita harus merawatnya supaya tetap sehat. Kita tahu bahwa kanker payudara itu masih jadi penyakit mematikan pertama untuk perempuan dan saat ini sudah banyak terjadi di usia-usia muda. Jadi penting bagi kita untuk tahu cara merawat dan menjaga kesehatannya," ungkap Dinda Derdameisya yang juga terkenal dengan akun Instagram @tanyadokdin di acara SOS 'Blak-blakan soal Kesehatan Payudara', Rabu (22/9)
ADVERTISEMENT

Kebiasaan buruk yang memengaruhi kesehatan payudara

Menurut Dinda, untuk bisa menjaga kesehatan payudara dengan baik, perempuan harus mengenal dulu payudara itu seperti apa, mulai dari bentuknya dan jaringan yang membentuknya. Selain itu, penting juga bagi perempuan untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan yang ternyata juga bisa mempengaruhi kesehatan payudara.
Dinda juga memaparkan bahwa perempuan yang memiliki berat badan berlebih atau overweight bisa mengalami kesulitan saat melakukan SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri, langkah dini untuk mendeteksi kanker payudara. Sebab lemak pada payudara bisa membuat kita tidak bisa langsung menyadari adanya benjolan pada payudara.
Blak-blakan Bicara soal Kesehatan Payudara Bersama dr. Dinda Derdameisya (86762)
zoom-in-whitePerbesar
Menurut dr. Dinda, perempuan yang obesitas biasanya deteksi untuk periksa SADARI itu akan lebih sulit. Foto: Shutter Stock
"Pada perempuan yang obesitas biasanya deteksi untuk periksa SADARI itu akan lebih sulit. Selain itu obesitas juga merupakan salah satu faktor risiko dari kanker payudara. Tapi sebelum jadi kanker, akan timbul benjolan di payudara. Nah, ini juga harus kita kenali sejak awal," pungkas Dinda.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Jadi, ia menyarankan supaya perempuan lebih menjaga pola makan demi kesehatan payudara.

Memilih bra yang tepat demi kesehatan payudara

Di sesi SOS selanjutnya, Dinda juga memaparkan pentingnya memperhatikan beberapa aspek saat memilih bra. Menurutnya, perempuan sering kali kurang peduli dan mungkin belum banyak yang tahu bahwa bra juga berpengaruh pada kesehatan payudara.
Blak-blakan Bicara soal Kesehatan Payudara Bersama dr. Dinda Derdameisya (86763)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bra. Foto: Shutterstock
"Kebiasaan yang selalu terlewatkan oleh perempuan dan mengganggu sirkulasi darah di area payudara itu adalah pemilihan bra yang terlalu sempit. Lalu pemilihan bra untuk olahraga juga perlu diperhatikan supaya payudara tetap sehat," jelasnya.
Ia juga menyarankan para perempuan agar tidak malu mengganti ukuran bra jadi lebih kecil atau lebih besar. Karena ukuran payudara kita bergantung dengan naik dan turunnya berat badan.
ADVERTISEMENT
"Kita harus memilih bra sesuai ukuran. Jangan malu mengganti ukuran bra karena ukuran payudara kita bisa berubah seiring dengan naik atau turunnya berat badan," tuturnya.
Blak-blakan Bicara soal Kesehatan Payudara Bersama dr. Dinda Derdameisya (86764)
zoom-in-whitePerbesar
Jangan malu mengganti ukuran bra. Foto: Shutterstock
Lalu perhatikan juga penggunaan bra berkawat. Menurutnya, setiap perempuan harus melepas bra berkawat saat tidur supaya sirkulasi peredaran darah tidak terganggu.
"Untuk perempuan dengan payudara besar, bra berkawat memang sangat direkomendasikan karena bisa lebih menopang payudara. Tapi usahakan setiap malam, saat tidur, bra harus dilepas supaya sirkulasi peredaran darah juga bagus," jelasnya.