Kumparan Logo

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring diadaptasi ke Film

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring diadaptasi ke Film. Foto: Gramedia
zoom-in-whitePerbesar
Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring diadaptasi ke Film. Foto: Gramedia

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring karya dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ, resmi diadaptasi menjadi film panjang oleh sutradara Wregas Bhanuteja bersama Rekata Studio. Pengumuman ini disampaikan dalam acara Pesta Literasi Indonesia 2026 di Cipete, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/9).

Diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 2023, buku ini berangkat dari pengalaman personal serta pengamatan klinis dr. Andreas sebagai psikiater dalam mendampingi orang-orang yang melalui masa duka.

Dengan gaya penulisan yang santai, sentuhan dark humor, dan panduan praktis yang hangat, buku ini berhasil menarik perhatian pembaca dan meraih penghargaan Book of the Year dalam Ikapi Awards 2024.

Bagi dr. Andreas, adaptasi ini menjadi kesempatan untuk membawa pesan bukunya kepada lebih banyak orang melalui medium film. “Saya sangat mengagumi karya-karya Wregas, dan ketika karya saya diadaptasi menjadi film yang disutradarai tentu adalah sebuah kehormatan,” ujarnya.

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring diadaptasi ke Film. Foto: Gramedia

“Saya berharap filmnya nanti juga bisa menjadi teman perjalanan yang hangat untuk para penonton yang saat ini mungkin sedang melewati masa-masa dukanya,” lanjut dr. Andreas.

Wregas Bhanuteja mengungkapkan bahwa ketertarikannya untuk mengadaptasi buku ini berawal dari pengalaman membaca dan berbincang langsung dengan dr. Andreas. Ia merasa menemukan perspektif baru dalam memandang hidup dan kehilangan, yang kemudian mendorongnya untuk membawa kisah tersebut ke layar lebar.

“Saya merasakan irisan emosi yang kuat dengan apa yang coba disampaikan dr. Andreas. Di situ saya merasakan perspektif yang baru dalam memandang hidup dan kehilangan. Dan inilah yang menguatkan saya untuk memfilmkan buku ini,” tutur Wregas.

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring diadaptasi ke Film. Foto: Gramedia

Film ini akan menjadi film panjang kelima Wregas, setelah Penyalin Cahaya (2021), Budi Pekerti (2023), Para Perasuk (2026), dan Harga Teman (2026). Proses produksinya direncanakan dimulai pada awal 2027, dengan jadwal tayang di bioskop pada tahun yang sama.

Adaptasi ini juga menjadi pengalaman baru bagi Wregas karena mengangkat karya nonfiksi. Cerita yang berangkat dari pengalaman dan pengamatan klinis tentang duka tersebut akan diterjemahkan ke dalam bahasa visual sinema, dengan harapan dapat menghadirkan pengalaman yang dekat bagi penonton yang pernah mengalami kehilangan.