Kumparan Logo

Cara Menaklukan Hati Pemilik Love Language Receiving Gifts

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi memberikan hadiah kepada pasangan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memberikan hadiah kepada pasangan. Foto: Shutterstock

Mengetahui love language diri sendiri maupun pasangan dapat menjadi jurus hubungan langgeng. Sebab, kita bisa mengetahui cara yang tepat untuk memperlakukan si dia.

Love language sendiri terbagi menjadi lima, Ladies. Mulai dari words of affirmation, act of service, receiving gifts, quality time, dan physical touch. Di antara kelimanya, receiving gifts dinilai sebagai love language yang paling materialistis karena orang tersebut senang diberi hadiah.

Padahal, tidak selamanya begitu. Seseorang yang memiliki love language receiving gifts menyukai makna dari pemberian sebuah hadiah. Melalui hadiah, mereka akan merasa dihargai keberadaannya. Hal tersebut bukan berarti ia hanya ingin hal-hal yang sifatnya materi.

Lantas, apa benar memberikan hadiah terus-menerus bisa menalukkan hati pemilik bahasa cinta satu ini?

Seseorang dengan love language receiving gifts bukan berarti materialistis. Menurutnya, setiap hadiah mempunyai makna tersendiri untuk dikenang. Foto: Shutterstock

Seksolog klinis dan psikoterapis asal Amerika Serikat, Kristie Overstreet, mengatakan bahwa pemilik love language receiving gifts tidak mempermasalahkan bentuk hadiah yang diberikan. Ketulusan Anda dalam meluangkan waktu untuk mempersiapkan hadiah itulah yang menurutnya bermakna. Bagi pemilik bahasa cinta ini, meluangkan waktu untuk menyiapkan hadiah berarti menunjukkan bahwa waktu dan energi mereka dalam suatu hubungan telah dihargai.

Uniknya, seseorang dengan love language receiving gift juga senang memberikan hadiah kepada orang lain. Menurutnya, memberikan hadiah menjadi tanda fisik untuk mengenang suatu momen, pengalaman, atau perasaan.

Karena itulah, Dr. Kristie menjelaskan bahwa saat akan memberikan hadiah kepada mereka, sebaiknya hadiah tersebut memiliki arti khusus. Misal, scrapbook berisi kolase foto perjalanan cinta, bucket bunga untuk merayakan anniversary, atau satu set perhiasan dari The Palace sebagai tanda pernyataan cinta.

Seri Kasmaran dari The Palace cocok dijadikan sebagai hadiah kepada pemilik love language receiving gift. Foto: dok. The Palace

Ya, ketika Anda telah yakin untuk mengungkapkan perasaan, jangan ragu untuk memberikan perhiasan. Bagi banyak wanita, perhiasan tak sekadar aksesoris untuk tampil modis, tapi juga ornamen untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Deretan Perhiasan Emas Seri Kasmaran rilisan Juni dari The Palace

Perhiasan wanita Seri Kasmaran rilisan Juni dari The Palace dapat menjadi ide hadiah berbeda untuk momen spesial itu. Seri Kasmaran merupakan kolaborasi The Palace dengan maestro fashion Indonesia, Anne Avantie. Pada rilisan Juni, The Palace dan Anne Avantie menghadirkan 4 set perhiasan terbaru dengan 4 desain yang dikembangkan dari Seri Kasmaran rilisan Februari. Menceritakan cinta yang bersemi dalam hati sepasang kekasih, dalam satu set perhiasan emas terdiri dari anting-anting dan cincin emas, serta liontin berlian.

Desain kawung pada perhiasan Seri Kasmaran The Palace. Foto: dol. The Palace

Salah satu yang memikat adalah desain kawung yang dihadirkan pada Seri Kasmaran rilisan Juni. Koleksi ini terinspirasi dari cinta yang bersemi dalam hati sepasang kekasih yang abadi. Desainnya diambil dari siluet kawung yang merupakan lambang kesucian. Motif bulat lonjong pada kawung bernama Vajra (Sansekerta) yang berarti berlian. Kawung dalam kasmaran adalah lambang kekuatan dalam kehidupan yang memberikan cahaya untuk sepasang kekasih.

Sebagai gerai perhiasan profesional di bawah naungan PT Central Mega Kencana (CMK), The Palace Jeweler selalu memastikan standar pelayanan terbaik dalam setiap koleksinya. The Palace percaya bahwa sebuah perhiasan wanita mempunyai arti tersendiri bagi para pemakainya.

Karena itulah, The Palace juga baru saja mengeluarkan video campaign terbaru mengenai tagline 3T yang mereka usung: “Therlengkap, Therjangkau, dan Therjamin”. Terdiri dari 2 seri, video campaign ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terkait menggunakan perhiasan dalam situasi yang emosional.

Rilis pada akhir Juni atau awal Juli 2022, TVC 3T 2.0 akan menghadirkan perspektif baru bahwa membeli perhiasan berlian tidak harus merogoh kocek dalam. Penasaran? Tunggu TVC ini di Youtube The Palace dan wajib ditonton ya!

Tak hanya Seri Kasmaran rilisan Juni, seluruh koleksi perhiasan dari The Palace pun telah tersedia di gerai toko perhiasan The Palace Jeweler yang tersebar di seluruh Indonesia. Anda juga bisa mendapatkannya lewat e-commerce favorit, seperti Tokopedia, Shopee, dan Blibli.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk The Palace Jeweler lain, silakan kunjungi website resminya di sini atau follow Instagram @thepalace_id. Jangan lupa ikuti TikTok The Palace untuk melihat konten-konten menarik lainnya.

Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan The Palace Jeweler