Cara Tepat Pakai Vacuum Cleaner Agar Rumah Bersih sekaligus Hemat Listrik

Di era serba modern seperti sekarang ini, ada banyak teknologi yang bisa memudahkan hidup kita Ladies. Tak hanya untuk pekerjaan, kecanggihan teknologi juga bisa memudahkan kehidupan rumah tangga. Terutama dalam hal membersihkan rumah.
Untuk kebutuhan yang satu ini, vacuum cleaner atau alat penyedot debu menjadi salah satu terobosan yang cukup memudahkan kita dalam menjaga rumah agar tetap bersih setiap saat. Namun bagi sebagian dari kita, vacuum mungkin menjadi alat bersih-bersih yang kurang efisien karena menghabiskan banyak daya listrik dan hasilnya tidak terlalu maksimal dalam mengangkat debu dan kotoran. Benarkah?
Jika kamu merasa seperti itu, bisa jadi cara penggunaan vacuum di rumah masih kurang tepat Ladies. Meski terlihat sepele, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Mulai dari memperhatikan fitur vacuum, cara memakainya, hingga seberapa sering kita harus membersihkan rumah dengan alat tersebut.
Nah, buat kamu yang penasaran cara yang tepat seperti apa, kumparanWOMAN telah merangkumnya untuk kamu. Dilansir The Spurce, simak selengkapnya berikut ini.
Waktu yang tepat untuk membersihkan rumah dengan vacuum
Menurut laporan dari The Spruce, membersihkan rumah dengan vacuum cleaner atau alat penyedot debu harus dilakukan sesuai dengan lantai rumah. Untuk rumah dengan lantai yang dilapisi karpet secara keseluruhan, kamu harus membersihkannya dua kali seminggu. Hal ini perlu dilakukan karena debu lebih mudah menempel dan menggumpal pada karpet. Selain dua hari yang dibersihkan dengan vacuum, kamu bisa membersihkan lantai karpet dengan sapu sintetis dari plastik untuk mengangkat kotoran di atasnya.
Sedangkan untuk lantai keramik, porselen, atau kayu, Ladies bisa membersihkannya dengan vacuum seminggu sekali saja. Sebab berbagai model lantai tersebut tidak menyerap debu dan lebih mudah dibersihkan dengan sapu dan alat pel biasa. Saat membersihkan lantai keras dengan vacuum, kamu bisa memaksimalkan pada sudut-sudut ruangan yang biasanya sulit dijangkau oleh alat pembersih manual.
Memilih tipe vacuum yang sesuai kebutuhan
Selain memperhatikan brand dan harga, kita juga harus memperhatikan daya listrik yang dibutuhkan oleh vacuum cleaner saat membelinya. Pastikan sesuai dengan daya listrik yang ada di rumah ya Ladies.
Hal penting lainnya adalah memastikan alat penyedot debu yang dipilih memiliki High-Efficiency Particulate Air (HEPA) filter yang tidak hanya bisa mengangkat debu, tapi juga bulu hewan peliharaan, hingga bakteri dan spora. Filter HEPA ini juga dapat mengumpulkan lebih banyak partikel debu dan mencegahnya menempel kembali ke lantai dan permukaan lain seperti karpet.
Menggunakan vacuum dengan cara yang tepat
Untuk membantu kamu membersihkan rumah dengan maksimal dan menghemat penggunaan listrik, cara pemakaian vacuum di rumah juga perlu diperhatikan lho.
Pastikan kamu memanfaatkan semua fitur yang tersedia pada alat penyedot debu yang kamu miliki. Misalnya mengganti sikat dan mengatur panjang dan pendek alat penyedotnya. Dua hal ini jika dimanfaatkan dengan baik bisa membuat momen bersih-bersih kamu lebih efisien.
Meski bermaksud untuk menghemat listrik, namun membersihkan rumah dengan vacuum tak boleh dilakukan dengan terburu-buru. Bersihkan pelan-pelan dengan cara mengarahkan vacuum pada area yang terletak sekitar 30 cm di depan kita. Lalu tarik ujungnya ke arah kita secara perlahan. Ulangi langkah tersebut hingga semua debu tersedot di area itu. Hindari menggosok-gosokkan vacuum pada permukaan karpet atau lantai karena cara tersebut kurang efisien dan debu bisa mudah jatuh kembali ke lantai.
