Cerita Persalinan Hailey Bieber yang Mengerikan, Alami Perdarahan Hebat
·waktu baca 2 menit

Hailey Bieber buka-bukaan soal pengalaman melahirkan anak pertamanya, Jack Blues Bieber. Dalam wawancara bersama majalah Vogue, Hailey mengatakan, melahirkan adalah hal tersulit yang pernah ia alami seumur hidupnya.
Istri dari Justin Bieber itu melahirkan Jack pada Agustus 2024 lalu. Sebelum proses persalinan, Hailey sudah memastikan ia mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari mengikuti kelas pernapasan, akupunktur, yoga, olahraga, berjalan kaki, sampai angkat beban. Namun, tetap saja, proses persalinan Hailey Bieber tidak mudah.
Saat usia kehamilannya memasuki minggu ke-39, air ketuban Hailey bocor. Akhirnya dia diinduksi dan merasakan kontraksi kuat berjam-jam tanpa bantuan epidural. Proses persalinan Hailey memakan waktu hingga 18 jam.
“Rasanya gila sekali, tidak menyenangkan. Mereka memecahkan ketuban saya. Saya mulai kontraksi, dan kontraksinya berlangsung selama beberapa jam. Tanpa ada epidural, tidak ada,” ungkap Hailey, dikutip dari Independent.
Setelah melewati rasa lelah dan sakit itu, Hailey harus kembali melewati tantangan persalinan selanjutnya. Dia mengalami perdarahan pascamelahirkan atau postpartum hemorrhage. Ini merupakan perdarahan hebat yang terjadi usai persalinan dan bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.
“Saya mempercayai dokter atas hidup saya. Jadi, saya merasa tenang karena saya tahu dia tidak akan membiarkan apa pun terjadi pada saya. Namun, saya mengalami perdarahan yang sangat hebat, dan orang-orang meninggal karenanya, dan pikiran tersebut terlintas di otak saya,” jelas perempuan berusia 28 tahun itu. Beruntung, dokter berhasil menangani perdarahan dan menyelamatkan nyawa Hailey.
Meski sudah melewati beratnya proses persalinan dan tantangan pascapersalinan, Hailey kembali dihadapkan dengan isu baru: Rasa rendah diri akibat perubahan fisik. Ia mengaku sempat kesulitan menerima fakta bahwa tubuhnya tak akan kembali lagi seperti sebelum hamil dan melahirkan.
Dia pernah berada di satu titik di mana ia “ketagihan” mencari komentar negatif soal tubuhnya demi memvalidasi pikiran bahwa tubuhnya buruk. Kemudian, ia akan merasa stres ketika melihat komentar tersebut dan merasa kesal pada dirinya sendiri.
“Ketika orang-orang berbicara soal ‘kembali ke awal’ … kembali ke mana? Pinggul saya lebih lebar, payudara saya lebih besar daripada sebelumnya. Mereka tidak kembali seperti dulu. Dan, ya, keren, saya menerimanya, tetapi ini bukan tubuh yang sama dengan dulu,” ucap Hailey.
“Anda bukan orang yang sama dengan sebelumnya. Anda berubah dari kepala sampai kaki. Seingat saya, ada momen di mana saya akan terus berfokus pada mengembalikan tubuh lama saya. Lalu, saya melewati fase penerimaan: saya tidak akan mendapatkan tubuh itu kembali,” imbuhnya.
