Kumparan Logo

Cerita Remaja Di-bully di TikTok Akibat Sebut Tas Charles & Keith Produk Luxury

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gerai brand fashion Charles & Keith. Foto: TY Lim/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gerai brand fashion Charles & Keith. Foto: TY Lim/Shutterstock

Ladies, belakangan ini media sosial tengah diramaikan dengan isu soal brand-brand luxury alias brand mewah. Hal ini berakar dari sebuah video viral di platform TikTok yang menunjukkan seorang remaja perempuan menyebut tas brand Charles & Keith sebagai tas luxury.

Video tersebut menampilkan Zoe Gabriel, remaja asal Singapura, menunjukkan kebahagiaannya karena dibelikan shoulder bag Charles & Keith oleh ayahnya. Dilansir The Straits Times, tas tersebut dijual seharga USD 79,90 atau setara dengan Rp 1,2 juta.

Video yang diunggah di akun TikTok @zohtaco pada Minggu (8/1) itu diawali dengan teks “My first luxury bag” (Tas mewah pertamaku). Kemudian, Zoe pun menunjukkan tas hitam Charles & Keith tersebut dengan wajah semringah. Per Kamis (12/1), video oleh Zoe tersebut sudah ditonton sebanyak 6,5 juta kali.

embed from external kumparan

Sayangnya, tidak semua komentar yang ditinggalkan netizen menunjukkan reaksi positif yang sama. Banyak netizen yang justru merundung Zoe dan mengatakan bahwa Charles & Keith bukanlah produk luxury.

Ada pengguna TikTok yang berkomentar bahwa tas yang dibeli oleh Zoe tidak terlalu mahal, sehingga tidak termasuk barang mewah. Terdapat sejumlah pengguna yang mengatakan bahwa Charles & Keith tidak setara dengan brand luxury seperti Chanel, Louis Vuitton, atau Prada.

Respons Zoe Gabriel atas perundungan

Remaja berusia 17 tahun itu pun akhirnya mengunggah sebuah video, merespons perundungan yang dilakukan terhadapnya. Dalam video tersebut, Zoe merespons komentar dari pengguna TikTok @cressy yang berbunyi “Who’s gonna tell her?”

embed from external kumparan

Sebagai imigran dari Filipina yang pindah ke Singapura, Zoe menjelaskan bahwa ia tidak datang dari keluarga kaya raya. Bahkan, roti dari gerai BreadTalk pun dianggapnya sebagai sesuatu yang mewah.

“Komentarmu menunjukkan betapa tidak pahamnya kamu soal kekayaan yang kamu miliki. Bagi kamu, tas seharga S$80 mungkin bukan barang mewah. Bagi saya dan keluarga saya, itu mahal,” ucap Zoe dalam videonya.

“Saya tidak menyangka saya menerima ujaran kebencian karena tas yang saya sangat ingin miliki,” lanjutnya.

Diundang jamuan makan siang oleh pendiri Charles & Keith

Bullying yang dihadapi oleh Zoe dibalas dengan banjir dukungan dari netizen. Tak hanya pengguna media sosial, para petinggi brand Charles & Keith juga ikut menunjukkan dukungannya. Mereka mengundang Zoe dan ayahnya untuk datang ke jamuan makan siang.

Ilustrasi gerai brand fashion Charles & Keith. Foto: Sorbis/Shutterstock

Dilansir Mothership Singapore, perwakilan Charles & Keith mengundang Zoe dan ayahnya untuk mengunjungi kantor pusat Charles & Keith untuk makan siang, berjumpa dengan para pendiri brand, hingga tur mengelilingi kantor pusat.

“Hati kami bersama Zoe ketika kami menonton video-videonya dan membaca komentarnya—tidak ada tempat untuk perundungan. Namun, kami sangat terkesan dengan keanggunan dan kesantunan sikap Zoe dalam menangani situasi ini, menunjukkan kebijaksanaan melampaui usianya dan nilai-nilai yang beresonansi dengan kami,” ucap juru bicara Charles & Keith, sebagaimana dikutip dari Marketing Interactive.

Akibat video yang viral tersebut, sejumlah brand lain ikut memberikan apresiasi kepada Zoe dan keluarganya. Salah satu brand masakan cepat saji Singapura, Takagi Ramen, memberikan voucher makan sebesar SGD 80 atau setara dengan Rp 922 ribu untuk Zoe, ayahnya, dan adiknya.

embed from external kumparan

“Zoe melihat unggahan kami dan membawa ayah dan keluarganya yang manis untuk mengunjungi kami! Terima kasih Zoe atas apresiasi yang kamu ungkapkan terhadap hadiah tas dari ayahmu. Nilai sesungguhnya dari sebuah hadiah adalah sentimen di balik pemberian kado itu,” tulis Takagi Ramen dalam unggahan di Facebook resmi mereka.