Fakta Seputar Paris Fashion Week dan Hal yang Membedakan dari Ajang Mode Lainnya
·waktu baca 6 menit

Ladies, dunia maya saat ini tengah ramai memperbincangkan soal 10 brand Indonesia yang tampil di jantung fashion dunia, Paris, pada pekan ini. Klaim soal 10 brand di bawah Gekrafs melenggang di ajang Paris Fashion Week (PFW) ini pun menyeruak.
Padahal, show 10 brand Indonesia ini bukan merupakan bagian dari rangkaian Paris Fashion Week di bawah Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM). Hal ini disorot oleh seorang pengusaha parfum asal Indonesia, Lucky Heng, dalam unggahan di Instagram miliknya.
Menurut Lucky Heng, brand serta desainer yang menjadi bagian dari Paris Fashion Week akan tercantum dalam Kalender Resmi Paris Fashion Week di situs dan platform media sosial resmi. Sedangkan 10 brand Indonesia di bawah Gekrafs tidak tercantum sama sekali dalam jadwal PFW.
“Singkat cerita, ini adalah brand-brand yang melakukan show di kota Paris. Pada jadwal yang bertepatan dengan tanggal ‘Paris Fashion Week’ official,” tulis Lucky dalam unggahannya.
Ia pun menyimpulkan, show yang diadakan Gekrafs di The Westin Paris Vendome hanyalah “show” yang berlokasi di Paris, Prancis.
Gekrafs, selaku pihak yang mengorganisir show 10 brand Indonesia tersebut, akhirnya memberikan penjelasan lewat akun Instagram. Dalam unggahan tersebut, Gekrafs menyatakan brand-brand yang diboyongnya tampil di “Paris Fashion Show during Paris Fashion Week” (Paris Fashion Show selama Paris Fashion Week).
Nah, Ladies, persoalan mengenai Paris Fashion Week ini memang bisa mengecoh dan membingungkan, ya. Jadi, apa sebetulnya PFW dan bagaimana membedakannya dengan show lainnya di pekan dan kota yang sama? Simak penjelasannya di bawah ini, ya.
Apa Itu Paris Fashion Week?
Paris Fashion Week (PFW) merupakan satu dari rangkaian pagelaran busana di Fashion Month—Bulan Mode—yang terdiri dari empat pekan fashion di empat kota besar.
Rangkaian ajang mode bergengsi ini dimulai dari New York, Amerika Serikat; kemudian London, Inggris; lalu Milan, Italia; dan ditutup dengan Paris, Prancis. Menurut Vogue France, keempat pusat fashion yang jadi tuan rumah pekan mode ini dianugerahi nama “The Big Four.”
Pagelaran PFW yang amat bergengsi ini digelar di bawah Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM). FHCM merupakan federasi yang memayungi brands dan desainer andal Prancis, dibentuk untuk mendukung penuh budaya fashion negara di Eropa barat ini.
Mengutip Fashion United, pekan mode yang pertama digelar pada 1973 ini memiliki nama resmi “Semaine des Créateurs de Mode”. Acara Paris Fashion Week—yang namanya sudah memegang merek dagang (trademark)—terbagi ke dalam tiga kategori: Menswear, Ready-to-wear (prêt-à-porter), dan Haute Couture.
PFW diadakan dua kali dalam satu tahun, yaitu edisi Spring/Summer Collection dan Autumn (Fall)/Winter Collection. Pekan fashion ini menampilkan koleksi brand-brand ternama seperti Chanel, Dior, dan Saint Laurent, serta desainer-desainer berprestasi lainnya.
Syarat-syarat Jadi Bagian Paris Fashion Week
Paris Fashion Week bisa dikatakan sebagai ajang gelaran fashion paling bergengsi di dunia, oleh sebab itu, brand mode yang bisa tampil pada pekan mode ini juga tidak sembarangan. Situs resmi FHCM memaparkan persyaratan bagi brand dan desainer yang ingin memamerkan karyanya di Paris Fashion Week.
Untuk ikut serta dalam kategori Menswear dan Womenswear Paris Fashion Week, setidaknya ada tiga syarat yang harus dipenuhi, Ladies:
1) Memiliki struktur hukum (legal structure); 2) Memiliki setidaknya satu koleksi yang sudah pernah dikomersialisasi; 3) Bersedia berpartisipasi dalam Kalender Resmi Paris Fashion Week dalam jangka waktu lama.
FHCM juga mencatat, koleksi yang hanya secara eksklusif terdiri dari aksesori, swimwear, lingerie, dan/atau Bridal tidak memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri untuk Kalender Resmi Paris Fashion Week.
Selain Chanel, Dior, dan Saint Laurent, brand serta rumah mode lainnya yang biasa melenggang di Kalender Resmi PFW adalah Balmain, Balenciaga, Isabel Marant, Valentino, Givenchy, Hermes, Loewe, Chloe, dan Celine Homme.
Apa Bedanya dengan “Paris Fashion Show”?
Ya, Ladies, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, 10 brand Indonesia yang diboyong Gekrafs melakukan show yang bertajuk Paris Fashion Show.
Dikutip dari Instagram Gekrafs, acara “Gekrafs Paris Fashion Show” ini disebut sebagai pagelaran “off-schedule” (di luar kalender) PFW yang tidak terafiliasi dengan FHCM (federasi yang membawahi Paris Fashion Week). Kemudian, Gekrafs mengeklaim jadwal Fashion Show mereka diakomodasi oleh FashionWeekOnline dan ModemOnline.
Jadi, “Paris Fashion Show” yang memboyong brand seperti MS Glow hingga Geprek Bensu ini berbeda dengan gelaran resmi PFW di bawah FHCM, Ladies.
Pagelaran yang diadakan di The Westin Paris Vendome ini merupakan “sideshow” (kegiatan sampingan), yang hanya berlangsung dalam pekan yang sama dengan Paris Fashion Week yang dikelola FHCM.
Jurnalis dan Pengamat Fashion Syahmedi Dean juga mengomentari soal istilah gelaran on-schedule (dalam kalender) dan off-schedule (di luar kalender) di Paris Fashion Week.
Menurut Dean, data-data mengenai koleksi dan desainer yang masuk ke dalam Kalender Resmi PFW sudah pasti dirilis langsung oleh FHCM.
Itu, menurut Dean, menjadi data resmi yang dipegang oleh media-media fashion, sehingga mereka bisa melakukan peliputan gelaran main show PFW, yang merupakan prioritas dari peliputan.
“Ada pertanyaan soal On dan Off Schedule. Kita mendapatkan data dari FHCM itu semua yang on-schedule, mereka memberikan yang on-schedule, jadi kita berpegang pada itu. Kita tidak bisa berpegang pada hal-hal yang di luar itu [off-schedule],” jelas Dean dalam acara daring Kupas Fashion Show pada Selasa (8/2) malam.
Ia menambahkan, gelaran yang diselenggarakan di luar Kalender Resmi PFW oleh FHCM biasanya dianggap tidak valid oleh media-media fashion. “Jadi kita merasa hal-hal yang di luar itu [off-schedule PFW] enggak sahih. Kalau yang off-schedule itu datanya enggak ada,” imbuh dia.
Nah, jika Ladies tertarik untuk mencari tahu brand-brand mana saja yang menjadi bagian dari Kalender Resmi Paris Fashion Week FHCM, bisa langsung mengecek kalendernya di situs resmi PFW atau media sosialnya, ya.
Desainer Indonesia Juga Hadir di Paris Fashion Week
Dalam PFW yang berlangsung pekan ini (28 Februari–8 Maret 2022), koleksi yang dipamerkan adalah Autumn (Fall)/Winter 2022–2023 dengan kategori Womenswear Ready-to-Wear.
Mengutip situs resmi Paris Fashion Week FHCM, ternyata ada dua brand Indonesia yang ambil bagian, lho, Ladies. Keduanya adalah Jewel Rocks dan Sean Sheila.
Dalam Kalender Resmi PFW, showroom tempat Jewel Rocks dan Sean Sheila memamerkan karyanya ini berlokasi di Palais Brongniart.
Presentasi karya kedua brand ini diorganisir oleh Kedutaan Besar RI di Paris dan L’Adresse Paris Agency, dan telah berlangsung pada 4 Maret lalu.
“Dengan tujuan untuk memberdayakan talenta Asia Tenggara yang kreatif ke dalam brand yang kuat nan bertanggung jawab di masa depan, kampanye ‘Indonesian Designers in Paris by L’Adresse Paris Agency’ akan menampilkan koleksi AW’22 (Autumn/Winter) dari desainer Indonesia yang tengah naik daun selama Paris Fashion Week, dalam showroom khusus di Palais Brongniart yang ikonik,” demikian dikutip dari situs PFW.
