Kumparan Logo

Flow Grand 2026 Bawa Dancesport Indonesia ke Panggung Internasional

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Flow Grand 2026 Bawa Dancesport Indonesia ke Panggung Internasional. Foto: Flow Studio & Zigzag Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Flow Grand 2026 Bawa Dancesport Indonesia ke Panggung Internasional. Foto: Flow Studio & Zigzag Indonesia

Jakarta tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya berbagai ajang olahraga, tetapi juga mulai mengambil peran sebagai ruang pertemuan bagi komunitas olahraga yang memadukan kemampuan fisik dan seni. Salah satunya melalui Flow Grand International Dancesport Championship 2026 yang digelar pada Kamis (20/8) di St. Regis Hotel, Jakarta. Diselenggarakan oleh Flow Studio & Zigzag Indonesia, kompetisi ini menghadirkan lebih dari 165 peserta dari 14 negara, sekaligus memperluas keterlibatan Indonesia dalam kalender dancesport internasional.

Lebih dari sekadar kompetisi, Flow Grand 2026 membawa konsep celebration of sport, artistry, elegance, & international connection. Dancesport sendiri mempertemukan sejumlah elemen yang tidak selalu ditemukan dalam cabang olahraga lain, mulai dari athleticism, precision, discipline, hingga musicality dan artistry.

Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga mampu menerjemahkan musik melalui gerakan, menjaga presisi, serta membangun ekspresi di atas panggung.

Mempertemukan dancer dari berbagai negara

Mempertemukan dancer dari berbagai negara. Foto: Flow Studio & Zigzag Indonesia

Flow Grand 2026 dirancang untuk mempertemukan dancer dan atlet dancesport dari berbagai tingkatan. Materi resmi acara mencakup kategori seperti Professional Open Standard & Latin, Professional Asia Pacific Standard & Latin, Amateur Open, hingga Pro-Am – Senior dan sejumlah kategori lainnya.

Kehadiran kategori profesional dan Asia Pacific menjadi salah satu bagian yang memperkuat posisi kompetisi ini sebagai ajang dengan cakupan internasional. Peserta tidak hanya datang dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara yang turut membawa pengalaman dan standar kompetisi masing-masing. Pertemuan tersebut menciptakan kesempatan bagi komunitas dancesport untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperluas jejaring di kawasan Asia-Pasifik.

Bagi Kwik Ing Lan, Producer Flow Grand, penyelenggaraan kompetisi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membawa Indonesia lebih dekat dengan perkembangan dancesport internasional. Menurutnya, olahraga ini dapat menjadi ruang yang mempertemukan sport dan seni sekaligus menjadi bahasa universal yang menghubungkan talenta dari berbagai negara.

“Penyelenggaraan Flow Grand International Dancesport Championship 2026 merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk Indonesia di panggung dancesport internasional. Kami menghadirkan program ini bukan hanya sebagai sebuah kompetisi, tetapi sebagai perayaan dalam makna yang utuh, sebagai sport, sebagai art, dan sebagai bahasa universal yang menghubungkan talenta dari berbagai negara,” ujar Kwik Ing Lan.

Membuka ruang bagi dancer Indonesia

Membuka ruang bagi dancer Indonesia. Foto: Flow Studio & Zigzag Indonesia

Bagi komunitas dancesport Indonesia, kehadiran kompetisi internasional di Jakarta juga membawa peluang tersendiri. Para dancer nasional dapat merasakan atmosfer kompetisi dengan peserta dari berbagai negara tanpa harus selalu pergi ke luar negeri. Pengalaman tersebut dapat menjadi ruang untuk mengukur kemampuan, mempelajari standar baru, sekaligus membangun koneksi dengan pelaku dancesport dari negara lain.

Selain itu, Flow Grand juga dapat menjadi wadah benchmarking bagi atlet dan dancer Indonesia. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana peserta lain mempersiapkan teknik, koreografi, musikalitas, hingga penampilan di panggung kompetisi.

Dengan begitu, pengalaman bertanding tidak hanya berhenti pada hasil akhir, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan.

Jakarta sebagai bagian dari circuit internasional

Jakarta sebagai bagian dari circuit internasional. Foto: Flow Studio & Zigzag Indonesia

Penyelenggaraan Flow Grand International Dancesport Championship 2026 juga membawa potensi lebih luas bagi ekosistem dancesport di Indonesia. Dengan mempertemukan atlet, adjudicator, komunitas, dan peserta internasional dalam satu panggung, Jakarta dapat berperan sebagai titik temu bagi perkembangan olahraga tersebut di kawasan Asia-Pasifik.

Ajang seperti ini juga membuka peluang bagi dancesport untuk berkembang tidak hanya sebagai olahraga kompetitif, tetapi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif. Pertunjukan, musik, kostum, koreografi, venue, hingga pengalaman penonton menjadi elemen yang saling berkaitan dalam membentuk sebuah kompetisi dancesport.

Flow Grand 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi yang berlangsung selama satu hari. Penyelenggara ingin menjadikannya sebagai awal dari perjalanan yang lebih panjang untuk meningkatkan kualitas kompetisi, mendorong regenerasi talenta, dan memperkuat kepercayaan terhadap kemampuan Indonesia dalam menghadirkan ajang berstandar internasional.

“Harapan kami, Flow Grand 2026 tidak berhenti sebagai event satu hari, tetapi menjadi awal dari jejak yang lebih panjang bagi pertumbuhan dancesport di Indonesia, baik dalam kualitas kompetisi, regenerasi talenta, maupun kepercayaan bahwa kita mampu menyelenggarakan program dengan standar yang semakin tinggi,” tutup Kwik Ing Lan.