Kumparan Logo

Gagal Sebutkan Pancasila di Puteri Indonesia, Kalista Iskandar jadi Perhatian

kumparanWOMANverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Finalis Puteri Indonesia dari Sumatera Barat, Louise Kalista Iskandar. Foto: Instagram/@kalistaiskandar
zoom-in-whitePerbesar
Finalis Puteri Indonesia dari Sumatera Barat, Louise Kalista Iskandar. Foto: Instagram/@kalistaiskandar

Malam pemilihan Puteri Indonesia 2020 baru saja dilaksanakan pada Jumat (6/3) kemarin. Setelah melalui penjurian ketat, ajang ini mengumumkan bahwa Rr Ayu Maulida Putri, finalis dari Jawa Timur, terpilih menjadi Puteri Indonesia 2020, mengalahkan 38 finalis lain yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

Namun, setelah kontes kecantikan ini usai diadakan, ada hal yang masih terus menjadi perbincangan netizen. Salah satunya adalah mengenai Louise Kalista Iskandar, perwakilan dari Sumatera Barat, yang gagal melafalkan Pancasila di atas panggung penjurian.

Hal ini terjadi pada sesi penjurian Top 6 Puteri Indonesia. Ketika itu, Kalista diminta untuk melafalkan Pancasila oleh salah satu dewan juri, yaitu Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo.

Awalnya, Kalista lancar menyebutkan sila pertama hingga ketiga. Namun, ia kemudian salah melafalkan sila keempat, membuatnya disoraki oleh penonton. Meski sempat berusaha memperbaikinya, Kalista terbata-bata dalam melanjutkan kalimatnya.

X post embed

Tak hanya itu, perempuan berusia 21 tahun ini juga salah menyebutkan sila kelima, membuatnya dikoreksi oleh dewan juri yang tertawa melihatnya.

"Nomor empat, kemanusiaan yang... Kemasyarakatan yang dipimimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwak--masy--perwakilan, terima kasih," tutur Kalista di atas panggung, sambil menoleh kepada orang yang ada di sampingnya.

"Lima, kemanusiaan sosial yang adil dan beradab," lanjutnya.

Finalis Puteri Indonesia dari Sumatera Barat, Louise Kalista Iskandar (tengah). Foto: Instagram/@officialputeriindonesia

Kejadian ini pun ramai dibincangkan di media sosial. Kata-kata seperti 'kalista pancasila', 'kalista putri indonesia', dan 'kalista top' menjadi tiga kata kunci teratas mengenai nama Kalista Iskandar di Twitter.

Reaksi netizen mengenai hal ini pun beragam. Ada netizen yang menyalahkan Kalista, sekaligus mempertanyakan mengenai kenapa dia bisa dikirim sebagai perwakilan dari Sumatera Barat. Sementara, ada juga yang membela mahasiswi jurusan hukum Universitas Pelita Harapan itu, mengatakan bahwa bisa jadi Kalista hanya gugup.

X post embed
X post embed
X post embed
X post embed

Setelah kejadian dalam malam final Puteri Indonesia ini, Kalista sendiri telah buka suara lewat media sosialnya. Melalui beberapa postingan Instagram Story, ia menuliskan pesan mengenai tekadnya untuk terus melanjutkan langkah usai malam penjurian Puteri Indonesia.

Finalis Puteri Indonesia dari Sumatera Barat, Louise Kalista Iskandar (tengah). Foto: Instagram/@kalistaiskandar

"Hal terbesar yang bisa dipelajari dari malam ini adalah, tidak apa-apa kalau Anda tegang, asalkan Anda tetap percaya diri dan bangga terhadap diri sendiri," tulis Kalista, dalam pesan yang dibuat dalam bahasa Inggris.

"Apa pun yang terjadi, saya tetap bangga dengan diri sendiri dan terhadap pencapaian yang sudah saya dapatkan. Ini adalah sesuatu yang menjadi pelajaran bagi saya. Itu bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan saya."

"Berhati-hatilah di manapun Anda berada, teruslah bangga atas diri sendiri, dan teruslah bersikap baik terhadap satu sama lain," pungkas Kalista.

Bagaimana menurut Anda, Ladies?