Gucci Kembali Rilis Tas Gagang Bambu Favorit Putri Diana, Ini Modelnya Sekarang
·waktu baca 1 menit

Semasa hidupnya, Putri Diana memang bisa dikatakan sebagai sosok perempuan yang mempunyai gaya menarik dan fashionable. Ia juga dengan berani mencoba gaya-gaya yang tak biasa, memakai berbagai warna, yang entah bagaimana selalu terlihat menarik ketika dikenakan olehnya. Karena gayanya yang sangat fashionable dan ikonis tersebut, banyak rumah mode yang kemudian mendedikasikan koleksi mereka terhadap Putri Diana. Salah satunya adalah rumah mode asal Italia, Gucci, yang mendedikasikan salah satu koleksi tas mereka dengan sebutan Gucci Diana.
Tas tersebut adalah tas tangan bermodel kotak dengan jinjingan yang khas karena terbuat dari bambu. Kabarnya ini menjadi salah satu tas favorit Putri Diana karena ia seringkali membawa tas tersebut dalam berbagai kesempatan. Sehingga akhirnya tas tersebut dikenal dengan nama Gucci Diana
Kini, lebih dari 20 tahun meninggalnya Putri Diana, Gucci pun ingin merilis kembali tas favorit Princess of Wales tersebut. Di bawah visi Alessandro Michele, sang direktur kreatif Gucci, ia memodifikasi sedikit tas ikonik tersebut dengan kesan yang lebih modern.
Mengutip Vogue, Alessandro menambahkan tali kulit bernuansa neon yang berada di gagang bambunya. Adanya tali itu untuk menonjolkan keindahan gagang kayu, sehingga mampu menarik perhatian para pecinta fashion untuk membelinya.
Selain itu, Alessandro juga menghadirkan tas Gucci Diana ini dengan tiga ukuran dan tujuh pilihan warna yang cukup unik, ada zamrud, sweet rose, merah muda, jingga, dan masih banyak lagi.
Dengan berbagai macam warna yang dihadirkan, Alessandro ingin agar para pemakainya bisa memiliki kebebasan untuk menjadi diri sendiri seperti Putri Diana.
Kabarnya, tas Gucci Diana ini sudah dirilis bertepatan dengan ulang tahunnya Putri Diana pada tanggal 1 Juli 2021 kemarin. Bahkan beberapa publik figur seperti model, Sienna Miller dan Jodie Turner Smith terlihat tengah menenteng tas Gucci Diana berwarna hitam dengan ukuran besar.
Penulis: Johanna Aprillia
