Kumparan Logo

Halodoc Hadirkan HaloIntima, Klinik Digital untuk Konsultasi Kesehatan Intim

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Halodoc Hadirkan HaloIntima, Klinik Digital untuk Konsultasi Kesehatan Intim. Foto: Halodoc
zoom-in-whitePerbesar
Halodoc Hadirkan HaloIntima, Klinik Digital untuk Konsultasi Kesehatan Intim. Foto: Halodoc

Topik kesehatan intim di Indonesia memang masih jadi stigma dan jarang dibicarakan secara terbuka, Ladies. Tak hanya itu, masyarakat juga kerap kali tidak mencari bantuan medis karena rasa malu, takut dihakimi, kekhawatiran akan privasi, hingga minimnya informasi dan sumber yang kredibel.

Padahal, isu kesehatan reproduksi dan organ intim jadi hal yang sangat penting. Berdasarkan data yang dibagikan Halodoc, 1 dari 10 perempuan dan 1 dari 5 laki-laki pernah terjangkit Infeksi Menular Seksual (IMS). Jadi, kesehatan reproduksi bukan hanya harus diperhatikan oleh perempuan atau laki-laki saja, tapi oleh kedua belah pihak sebagai pasangan.

Kondisi ini membuat Halodoc meluncurkan HaloIntima, layanan klinik digital yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan kesehatan intim perempuan dan laki-laki. Layanan ini bertajuk #IntimacyinPrivacy karena bisa diakses dengan mudah, rahasia, dan terpercaya.

Halodoc Hadirkan HaloIntima, Klinik Digital untuk Konsultasi Kesehatan Intim. Foto: Halodoc

Fibriyani Elastria, Chief Marketing Officer Halodoc menjelaskan bahwa melalui HaloIntima, pengguna dapat berkonsultasi dengan ratusan mitra dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), andrologi, urologi, hingga kulit & kelamin secara aman. Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan akses ke produk kesehatan dengan rekomendasi dokter, yang dikemas khusus untuk menjaga privasi.

“HaloIntima juga menghadirkan kemudahan tes laboratorium seperti tes Infeksi Menular Seksual, Infeksi Saluran Kemih, hingga premarital check up tanpa harus keluar rumah,” tambahnya saat ditemui dalam acara Peluncuran Klinik Digital HaloIntima oleh Halodoc di Jakarta Selatan pada Selasa (16/9).

Menurut data internal Halodoc di 2025, semakin banyak pengguna yang mulai peduli terhadap kesehatan intim. Hal ini terlihat dari tren konsultasi ke spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), andrologi, urologi hingga kulit dan kelamin. Sepanjang semester 1 2025, Halodoc mencatat adanya peningkatan transaksi terkait disfungsi ereksi pada laki-laki sebesar 76%, dan peningkatan transaksi terkait menstruasi dan kontrasepsi pada perempuan sebesar 29%.

Pada laki-laki, masalah kesehatan intim lainnya yang paling sering dikonsultasikan adalah penggunaan kontrasepsi, dan gangguan organ intim. Sementara itu, pada perempuan, masalah kesehatan intim yang sering dikonsultasikan selain gangguan menstruasi dan kontrasepsi adalah peradangan pada organ intim (vagina).

Tren lainnya juga menunjukkan adanya kesadaran bahwa kesehatan intim merupakan kesehatan bersama, yang terlihat dari pengguna perempuan yang mengakses layanan kesehatan intim untuk laki-laki, maupun sebaliknya. Sehingga penting untuk menyediakan layanan yang aman, terpercaya, dan bebas stigma agar masyarakat lebih berani mengambil langkah preventif maupun kuratif.