Kumparan Logo

Hati-hati, Ini 3 Bahaya Sering Tidur Tengkurap untuk Perempuan

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tidur tengkurap Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tidur tengkurap Foto: Pixabay

Ladies, tahukah kamu bahwa posisi tidur ternyata dapat memengaruhi kesehatan tubuh? Beberapa dari kalian mungkin cenderung sering tidur miring, memeluk bantal, telentang, atau ada yang kerap tidur tengkurap.

Namun di antara banyak posisi tidur itu, tidur tengkurap dianggap yang paling buruk untuk kesehatan. Mengutip Sleep Advisor, kebiasaan tidur tengkurap memang dapat membantu mencegah sleep apnea dan mengurangi kebiasaan mendengkur. Akan tetapi, posisi ini berdampak negatif pada punggung dan leher yang menyebabkan kurang tidur dan perasaan tidak nyaman sepanjang hari.

Karena itu, kamu perlu berhati-hati. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa bahaya yang bisa terjadi pada perempuan bila sering tidur tengkurap.

1. Menyebabkan sakit punggung bagian bawah

Ilustrasi wanita sakit punggung. Foto: Shutterstock

Banyak orang yang tidur tengkurap mengalami rasa sakit di persendian, punggung, atau leher. Hal ini akan memengaruhi kualitas tidur kita di malam hari. Rasa sakit seperti itu biasanya menyebabkan kita terbangun di tengah malam, secara langsung memengaruhi jumlah jam tidur yang akan didapatkan, yang kemudian menyebabkan perasaan tidak nyaman di pagi hari.

Menurut Sleep Advisor, berdasarkan satu kelompok penelitian medis, tidur tengkurap berdampak buruk bagi punggung karena memberikan sejumlah ketegangan dan tekanan pada tulang belakang.

Tekanan pada tulang belakang ini menyebabkan peningkatan tekanan pada seluruh struktur tubuh sehingga menyebabkan sakit di seluruh bagian tubuh. Tulang belakang dapat dianggap sebagai saluran saraf. Ini juga menyebabkan sensasi seperti mati rasa dan kesemutan yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

2. Menyebabkan sakit leher

Ilustrasi sakit leher. Foto: Shutterstock

Selain sakit punggung, tidur tengkurap dapat menyebabkan sakit leher. Pada saat tidur tengkurap, kita kesulitan untuk bernapas dan menyebabkan leher terpelintir. Saat tidur tengkurap, posisi tulang belakang dan kepala tidak sejajar yang menyebabkan beberapa kerusakan parah.

Jika dilakukan sekali saja, rasa sakitnya mungkin tidak terlalu terasa. Namun bila dilakukan berulang-ulang, hal ini berpotensi menyebabkan masalah pada tulang belakang.

3. Tidak disarankan untuk ibu hamil

Ilustrasi ibu hamil tidur. Foto: Shutter Stock

Posisi tidur tengkurap tidak disarankan untuk ibu hamil. Setelah minggu ke-16 atau lebih dalam masa kehamilan, ibu hamil mungkin mulai merasa seperti sedang berbaring dengan perut besar (baby bump) yang sedang tumbuh. Beban ekstra di sekitar bagian perut meningkatkan tarikan pada tulang belakang dan dapat menyebabkan nyeri punggung akut. Perempuan hamil sebaiknya menghindari posisi tersebut agar tidak sakit punggung.

Meskipun tidak selalu berbahaya bagi bayi, hal tersebut bisa membuat ibu hamil tidak nyaman. Faktanya, sebuah studi medis pada tahun 2012 menunjukkan bahwa ketika seorang perempuan hamil tidur miring ke kiri, aliran darah yang sehat akan meningkat. Hal ini diketahui dapat memberikan tingkat oksigen yang optimal untuk bayi dan ibunya.

Penulis: Adonia Bernike Anaya