Kumparan Logo

Ini 5 Tanda Kamu Perlu Menyudahi Hubungan Cinta

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Prostock-studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Prostock-studio/Shutterstock

Menjalin hubungan cinta seharusnya membuatmu merasa lebih bahagia. Ketika tidak demikian adanya, sebagian orang merasa bimbang mengenai apa yang harus dilakukan; bertahan dan memperbaiki keadaan ataukah menyudahinya.

Lantas, kapan sebuah hubungan cinta perlu disudahi? Kamu mungkin bisa menentukannya setelah melihat tanda-tanda berikut ini, seperti yang kumparanWOMAN kutip dari berbagai sumber.

Tanda kamu harus mengakhiri hubungan cinta

1. Kamu dan pasangan terus-menerus bertengkar

Ilustrasi pasangan saling mengkritik. Foto: Shutterstock

Bertengkar dengan pasangan tentu bukan sesuatu yang menyenangkan. Meski pertengkaran memang menjadi bagian dari hubungan yang sehat, jika terjadi secara terus-menerus tanpa henti, hal tersebut tergolong tak normal. Ini sebagaimana dikatakan oleh psikolog Andrea Bonior, seperti dilansir Brides.

Tidak bertengkar sama sekali pun, menurut Andrea, menjadi pertanda masalah. “Beberapa pasangan lelah bertengkar hingga mereka tak lagi melakukannya … Mereka sering kali berhenti bercerita satu sama lain dan tak punya daya untuk mengemukakan perselisihan apa pun,” kata Andrea.

Meski akan terasa sangat tak menyenangkan, yang terbaik adalah menyudahi hubungan tersebut.

Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Kmpzzz/shutterstock

Pakar kencan James Preece, dikutip dari Independent, punya pendapat hal serupa. Menurutnya, jika tiap obrolan dengan kekasih menjadi negatif dan berujung pada adu mulut, sebaiknya akhiri hubungan sebelum segalanya menjadi lebih buruk.

“Kemarahan dan kenegatifan adalah tanda masalah yang mengakar dalam hubunganmu dan pasangan, dan itu bisa berarti segala sesuatunya pada akhirnya bisa menjadi sangat merusak,” ujar James.

Selain itu, psikoterapis Megan Bruneau dan psikoanalis Babita Spinelli, dikutip dari MindBodyGreen, mengatakan pertengkaran yang terus-menerus biasanya menjadi tanda bahwa kamu dan pasangan tak lagi cocok untuk satu sama lain.

2. Kamu dan pasangan menginginkan hal berbeda terkait kehidupan

Ilustrasi Pasangan Egois Foto: Dok. Shutterstock

Lumrah ketika kamu dan kekasih punya tujuan dan visi terkait masa depan yang unik atau tak persis sama. Namun, ketika hal-hal tersebut sama sekali berbeda, ini bisa menjadi permasalahan besar.

Menjalin hubungan dengan seseorang yang punya nilai dan gaya hidup sangat berbeda biasanya tak berakhir baik. Hal itu dikatakan oleh psikolog Madeleine Mason Roantree, dikutip dari Independent.

Apabila kamu dan pasangan menginginkan hal yang sangat berbeda dalam hidup, kamu harus memikirkan apakah kamu mau melakukan pengorbanan atau apakah kekasihmu mau melakukan hal yang sama untukmu di masa depan.

Dikatakan Madeleine, kamu dan pasangan memang bisa memiliki ketertarikan hingga hobi berbeda. Namun, jika kalian tak sepakat dalam hal-hal fundamental—misalnya terkait ingin punya anak atau tidak, ini bisa menjadi tanda bahwa kalian tak semestinya bersama.

3. Kamu lebih memilih ditemani oleh teman dibanding pasangan

Ilustrasi berkumpul bersama teman-teman. Foto: Shutterstock

Bila kamu lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-teman dengan menonton serial dibandingkan kencan romantis bersama kekasih, mungkin ada sesuatu yang salah dari hubungan asmaramu.

Hal itu biasanya terjadi ketika kamu mengetahui bahwa hubunganmu sedang bermasalah, tetapi tak mau menghadapinya, sehingga kamu secara tidak sadar mencari jalan keluar. Ini dikatakan oleh psikoterapis Rose Lawrence, seperti dikutip dari Glam.

Pertanda masalah lainnya adalah ketika kamu memilih untuk menghubungi teman-teman untuk menceritakan hal menarik maupun menyebalkan yang terjadi, dibandingkan memberi tahunya kepada pasangan terlebih dahulu.

4. Memikirkan masa depan bersama pasangan tak membuatmu merasa senang

Ilustrasi Pasangan Foto: Shutterstock/ Makistock

Apakah membayangkan masa depan bersama kekasih membuatmu merasa cemas dan stres? Jika iya, ini tentunya adalah tanda bahwa dia bukan orang yang tepat untukmu.

Putus cinta memang sangat menyebalkan. Tapi, tak benar adanya apabila kamu bertahan dalam hubungan dengan seseorang yang membuatmu tak sanggup membayangkan masa depan bersamanya. Itu tak adil untuknya dan untukmu.

“Mempertahankan seseorang tanpa niat apa pun terkait rencana masa depan tak cuma membatasi mereka, melainkan juga kamu, untuk dapat menemukan kebahagiaan untuk selamanya,” ucap terapis berlisensi Markesha Miller, dilansir Cosmopolitan.

Konselor hubungan Carmel Jones—dikutip dari Best Life—mengatakan, jika kamu merasa bahwa kamu dan pasangan tak lagi bicara tentang masa depan bersama, hubungan tersebut kemungkinan besar akan berakhir.

5. Kamu dan pasangan tak lagi percaya satu sama lain

Ilustrasi pasangan. Foto: Shutterstock

Hubungan cinta yang sehat dibangun berlandaskan kepercayaan. Apabila kamu dan pasangan tak lagi saling percaya, itu berarti kalian sedang dalam masalah.

Masalah kepercayaan biasanya disebabkan oleh kebohongan atau perselingkuhan. Jika salah satu di antara kalian melakukannya, tentu menjadi sangat sulit untuk membangun kembali hubungan agar berjalan seperti sedia kala, meski bukan berarti tak mungkin. Ini disampaikan oleh psikoterapis Babita Spinelli, sebagaimana dikutip dari MindBodyGreen.

Selain itu, dilansir Healthline, ketika kamu terus-menerus butuh meyakinkan diri sendiri terkait apakah pasanganmu bisa dipercaya dengan cara diam-diam memeriksa ponselnya, atau selalu khawatir apakah sang kekasih jujur padamu, itu berarti akan lebih baik jika hubungan diakhiri.