Kumparan Logo

Ini Makna Active Ingredients pada Produk Skin Care

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Active Ingredients pada Produk Skin Care. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Active Ingredients pada Produk Skin Care. Foto: Shutter Stock

Ladies, kalian pasti sering mendengar istilah active ingredients yang berkaitan dengan skin care belakangan ini. Lantas, apa yang tebersit dalam benak kalian saat mendengar istilah tersebut? Apakah kalian telah memahami artinya?

Buat kalian yang selalu mengandalkan skin care demi terjaganya kesehatan kulit, pemahaman mengenai active ingredients adalah hal penting. Kalian bisa memahami manfaat dari suatu skin care dengan mengetahui active ingredients yang terkandung di dalamnya, Ladies.

Dermatologist Dr. Arini Astasari Widodo, SpKK juga menjelaskan definisi active ingredients dalam program Sister of Soul (SOS) kumparanWOMAN bertajuk Kupas Tuntas Tren Natural Skin Care. Dalam program tersebut, Arini menjelaskan bahwa active ingredients yang terkandung di dalam skin care merupakan bahan yang diharapkan dapat menyebabkan perubahan pada kulit.

Dalam menggunakan skin care, setiap orang pasti juga mengharapkan perubahan. Ketika menggunakan pelembap, misalnya, kalian pasti berharap kulit menjadi lembap. Ketika pakai tabir surya, kalian tentu ingin agar kulit terhindar dari efek buruk sinar matahari. Saat mengharapkan hal-hal tersebut, kalian sebenarnya sedang bergantung pada active ingredients.

“Kalau misalnya di sunscreen ada titanium dioxide, ada avobenzone. Kalau pelembap ada humektan, hyaluronic acid, gliserin. Kalau di pembersih, kita biasanya namanya surfaktan untuk membersihkan kulit. Kalau brightening misalnya ada alpha arbutin dan lainnya. Nah, itu namanya active ingredients,” tutur Arini lewat sesi Instagram Live di Instagram kumparanWOMAN yang digelar pada Jumat (28/10).

embed from external kumparan

Lebih lanjut, Arini menjelaskan bahwa active ingredients merupakan bahan yang bekerja di kulit. Pada dasarnya, masalah kulit yang terjadi pada banyak orang juga beragam. Karena itu, active ingredients berperan dalam membantu mengatasi masalah-masalah tersebut, mulai dari melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, menenangkan, melembapkan, menyamarkan garis-garis halus, dan mengatasi jerawat.

Selain active ingredients, Arini menyampaikan bahwa ada bahan lain yang terdapat dalam skin care. Bahan-bahan lain yang dimaksud, seperti air untuk melarutkan, emulsifier, stabilizer, pengawet, dan lainnya.

“Selain ada airnya, kadang-kadang ada minyaknya karena kalau bentuknya cream atau lotion itu biasanya campur, campuran antara air dan minyak terus dikasih emulsifier untuk menggabungkan air dan minyak. Terus habis itu kita kenal ada yang namanya stabilizer, ada yang namanya pengawet, pewarna, dan ada yang untuk membunuh kuman,” ujar Arini.

Produk-produk skin care juga biasanya memiliki ketahanan hingga dua atau tiga tahun. Nah, keberadaan bahan-bahan yang disebutkan tadi turut berperan dalam menjaga kondisi skin care di dalam kemasan tetap steril, Ladies.