Ini Tanda Kamu Dimanipulasi oleh Pasangan, Jangan Sampai Kehilangan Suara!
·waktu baca 3 menit

Ladies, pernahkah kamu dituduh melakukan kesalahan oleh pasangan padahal sebenarnya kamu tidak melakukan hal tersebut? Kalau ya, kamu bisa jadi sedang dimanipulasi oleh pasangan. Perilaku ini juga bisa disebut gaslighting.
Mengutip Healthline, gashlighting adalah tindakan memanipulasi seseorang dengan memaksa korban untuk mempertanyakan pikiran, perasaan, dan peristiwa yang dialami. Sehingga para korban gashlighting sering kali merasa bingung atas dirinya sendiri yang dapat mengakibatkan terkikisnya rasa kepercayaan diri.
Efek dari perlakuan ini akan membuat korban memiliki keraguan terhadap memori dan keyakinan atas diri sendiri, sehingga membuatnya merasa sangat bersalah dan tidak jarang mengikuti kemauan si pelaku.
Gaslighting biasanya dipakai dalam banyak situasi, tapi paling banyak terjadi dalam hubungan percintaan. Pasanganmu bisa saja mengatakan gagasannya terus-menerus, sehingga membuatmu mempertanyakan kebenaran yang ada. Pada akhirnya, kamu pun merasa bersalah, padahal kamu tidak melakukan kesalahan apa pun.
Sejalan dengan ini, melalui program Sister of Soul dari kumparanWOMAN pada Selasa (22/3), Tioni Asprilia, M.Psi., psikolog klinis spesialis anak, dewasa muda, dan keluarga dari Kalbu, juga mengungkapkan bahwa perilaku manipulatif merupakan salah satu tanda hubungan asmara yang tidak setara.
Sebagai informasi, Kalbu merupakan platform konseling kesehatan mental dengan psikolog berpengalaman dan tepercaya. Sesi konsultasi di Kalbu dilakukan secara online dan tatap muka.
Menurut Tioni, perilaku manipulatif pada pasangan termasuk ke dalam ciri-ciri hubungan asmara yang tidak setara karena adanya ketimpangan power. Maksudnya, power hanya dimiliki salah satu pihak, sedangkan pihak lain tidak memiliki power sehingga mudah dimanipulasi. Nah, hal ini juga bisa menyebabkan hubungan asmara yang toxic.
Dalam SOS bertajuk Setara dalam Asmara, Yuk Kita Wujudkan! di IG Live @kumparanWOMAN tersebut, Tioni menjelaskan bahwa seseorang yang manipulatif akan memainkan pikiran dan perasaan pasangannya.
“Jadi tuh kalau kita dimanipulasi oleh pasangan, kita jadi mikir kita tuh sebenarnya benar enggak sih? Dan menyebabkan kita yang akhirnya bakal iya-iya aja ke pasangan. Maka lama-kelamaan akan menjadi hubungan yang toxic karena adanya manipulatif ini,” Jelas Tioni.
Tindakan manipulatif picu hubungan yang tidak setara
Lebih lanjut, Tioni menambahkan bahwa ketika terjadi manipulasi, akan tercipta suatu hubungan asmara yang tidak setara sehingga berpotensi menjadi hubungan yang tidak sehat. Tioni juga menjelaskan tanda-tanda seseorang sedang dimanipulasi oleh pasangan. Salah satu tandanya, yaitu seseorang sering meragukan diri sendiri, sehingga self confidence-nya terkikis.
“Hubungan yang manipulatif adalah suatu lingkaran setan, karena yang satu memberikan kesempatan untuk pasangannya berlaku demikian, dan yang ditindas atau pasangan yang tidak memiliki power ini selalu dipermainkan secara manipulatif,” imbuhnya.
Contohnya, ketika seorang perempuan sudah merasa lelah dengan hubungannya, pasangannya yang manipulatif akan memberikan sedikit yang perempuan itu butuhkan. Dengan demikian, perempuan tersebut tidak bisa meninggalkan pasangannya. Hal tersebut bisa terus berulang. Maka dari itu, hubungan yang manipulatif diistilahkan sebagai lingkaran setan.
Tioni juga mengingatkan perempuan untuk berhati-hati, karena perempuan rentan bergantung pada pasangan yang manipulatif. Hal ini lantaran perempuan cenderung berperasaan dan membutuhkan kasih sayang. Biasanya, yang dipermainkan oleh pasangan yang manipulatif adalah afeksi dalam diri perempuan.
Walau terdengar biasa, tindakan manipulatif ini sudah masuk ke dalam intimidasi dan kekerasan psikologis. Kalau kamu menjadi korban manipulasi dari pasangan secara terus-menerus, ini akan membuatmu terlalu bergantung kepada pasangan, tidak menerima kenyataan, dan dapat menimbulkan depresi mendalam.
Jadi, penting untuk memahami kemauan dan kebutuhan diri kamu, Ladies. Jangan sampai kamu kehilangan suara untuk berpendapat dalam menjalin hubungan asmara. Ketika kamu kehilangan power, pasangan bisa memanipulasi kamu.
Penulis: Nadya Zahira
