Jadi Sorotan, Ini Sederet Aturan yang Harus Diikuti Tentara Perempuan Israel

19 Mei 2021 11:51
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Tentara Perempuan Israel Foto: Instagram
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tentara Perempuan Israel Foto: Instagram
ADVERTISEMENT
Peperangan yang terjadi antara Israel dan Palestina saat ini menjadi topik hangat untuk diperbincangkan di seluruh dunia. Namun di tengah berita-berita seputar serangan dan korban dari kedua belah pihak, salah satu hal yang cukup menarik perhatian publik adalah tentara perempuan dari Israel yang ternyata ikut dalam peperangan tersebut.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya isu keikutsertaan di dalam perang melawan Palestina, tentara perempuan Israel terkenal memiliki paras yang cantik. Namun, dibalik paras cantik mereka, para tentara perempuan Israel perlu menaati berbagai aturan yang cukup ketat.
Salah satu aturan yang terungkap di tahun 2017 lalu adalah aturan dalam berpakaian. Aturan tersebut diungkap oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) setelah banyaknya jumlah pasukan tentara laki-laki penganut aliran ultra orthodox.
Ultra othodox atau yang dikenal dengan yahudi orthodox merupakan salah satu aliran agama religius yang ada di Israel. Nah, salah satu aturan dari agama ini yakni menjaga aurat dalam berpakaian bagi laki-laki dan perempuan. Bahkan untuk beberapa sekolah yang menerapkan orthodox, ruangan atau kelas antara murid laki-laki dan perempuan perlu untuk dipisah.
ADVERTISEMENT
Mengutip Israel Women's Network, beberapa aturan yang dibeberkan oleh IDF untuk tentara perempuan Israel adalah larangan memakai kaos putih, melepas bra, dan merokok di dekat tentara pria.
Peraturan tersebut juga diperkuat oleh pernyataan dari Michal Gera Margaliot, Direktur Organisasi Israel Women's Network yang dikenal sering memperjuangkan persamaan hak untuk perempuan di Israel.
Ia menyatakan bahwa para tentara perempuan Israel diatur dalam bersikap dan juga penampilan mereka ketika berada di depan tentara laki-laki.
"Ada banyak pengakuan dari tentara perempuan Israel yang merasa banyak aturan kesopanan yang cukup ganjil dan memaksa. Sehingga pekerjaan yang dilakukan pun tidak terlaksana dengan baik," ungkap Michal.
Salah satu aturan yang dimaksud terlalu ganjil dan memaksa adalah larangan melepas bra, bahkan saat tidur sekalipun. Dikutip dari Russian Today salah satu tentara perempuan Israel mengaku akan mendapatkan peringatan apabila ketahuan melepas bra.
ADVERTISEMENT
Dan untuk menghindar dari aturan tersebut pun dirasa cukup sulit karena setiap dua menit sebelum jam tidur dilaksanakan, akan ada pemeriksaan terlebih dahulu.
Selain itu, ada juga aturan yang melarang tentara perempuan untuk mengenakan celana di atas lutut atau ketat ketika berlatihan. Hal ini dilakukan untuk menghindari tentara pria terangsang karena pemandangan tubuh perempuan. Bahkan tentara perempuan pun dilarang untuk memakai kaos putih saat berada di pangkalan Shizafon, Israel.
Namun, pengakuan dari beberapa tentara perempuan Israel tersebut ternyata dibantah oleh salah satu tentara senior IDF, Hareetz. Ia mengatakan bahwa tidak ada larangan memakai kaos putih dan celana ketat.
"Tidak ada larangan memakai kaos putih dan celana ketat. Aturan berbusana pun tetap sama untuk perempuan dan laki-laki," jelas Hareetz.
ADVERTISEMENT
Tetapi, tidak bisa dipungkiri juga bahwa beberapa tentara yang cukup religius sempat memberi komplain terkait beberapa kelakukan dari tentara perempuan Israel. Maka dari itu, aturan seperti merokok tetap diberlakukan untuk mencegah terjadinya ketidaknyamanan di antara para tentara laki-laki dan perempuan.
Penulis: Johanna Aprillia