Jam Tangan Mungil Kini Jadi Tren, Bikin Tampilan Tampak Elegan

Jam tangan berukuran kecil kini menjadi fokus tren dunia arloji. Setelah fungsinya sebagai penunjuk waktu digantikan oleh smart phone, peran jam tangan sekarang bergeser lebih sebagai bagian dari perhiasan dan aksesori.
Tak heran jika ukuran dengan diameter di bawah 26 mm menjadi popular dan menciptakan tren tersendiri, material logam emas dan permata pun mendominasi. Bentuknya yang mungil menjadi daya tarik tersendiri: tampak anggun dan bisa dikenakan bersama gelang-gelang kesukaan.
Jika kamu penasaran ingin tahu brand apa saja yang punya koleksi mungil, kumparanWOMAN telah merangkumnya di bawah ini.
Oval Elegan Cartier Mini Baignoire
Bentuk casing-nya yang oval memanjang dengan angka Romawi sebagai penunjuk waktu telah menjadikan jam tangan Baignoire sebagai salah satu arloji ikonik keluaran Cartier. Desain jam tangan oval ini telah diperkenalkan pada 1958, namun nama Baignoire resmi diberikan pada 1973.
Sebagian mengira nama ini diambil dari arti kata bathtub, namun sebagian lain menyebut kata baignoire diambil dari balkon di teater, sebuah area tempat duduk privat yang dibatasi oleh dinding rendah.
Tersedia dalam berbagai ukuran, Baignoire mini yang ukuran casing-nya hanya 24.6 mm menjadikan model ini selaras dengan tren jam-jam mungil yang tengah digemari. Pilihan casing logam emas atau yang bertakhta permata secara instan memberikan tampilan aksesori mewah yang elegan.
Futuristik Ala 1960an Dennison ALD Mini
Dennison adalah nama penting di balik nama-nama besar dunia jam. Sebuah kisah yang bermula 175 tahun silam bersama Aaron Lufkin Dennison, sosok yang dianggap sebagai bapak industri pembuatan jam Amerika.
Perjalanannya membawanya dari Amerika ke Swiss, lalu ke Inggris, tempat ia mendirikan Dennison Watch Case Company. Perusahaan ini membuat casing untuk label-label terkenal seperti Rolex, Omega, Zenith serta instrumen—instrumen lain untuk militer Inggris.
Kini di bawah perancang jam tangan Emmanuel Gueit, Dennison menerbitkan jam tangan dengan desain ala 1960an yang ikonik sekaligus modern.
Setiap pelat jam dibuat dari batu alam yang dipilih karena kedalaman warna, variasi, dan karakteristik uniknya. Koleksi ALD mini dengan casing ukuran 24.2 mm membuat warna dan bentuknya yang kompak semakin menonjol.
Negeri Dongeng Moritz Grossman Tefnut Arabian Nights & Sleeping Beauty
Christine Hutter menghidupkan kembali sebuah label jam tangan dari abad ke 19, Moritz Grossmann. Terpesona dengan keindahan jam tangan mekanis, Christine memulai kariernya dengan magang sebagai pembuat jam tangan di Munich.
Tahapan karier selanjutnya mencakup pengalaman bekerja di Maurice Lacroix, Glashütte Original, dan A. Lange & Söhne. Saat menemukan karya Moritz Grossmann, ia terinspirasi oleh gagasan visioner sang tokoh, dan pada 2008, Christine Hutter mengusung nama label tersebut dan menciptakan karya seni pembuatan jam Jerman yang berkualitas tinggi.
Seri Tefnut Jewellery Arabian Nights dan Sleeping Beauty merupakan perpaduan dari motif imajinatif karya desainer pemenang penghargaan asal Singapura, Michael Koh, dengan keahlian kriya Jerman terbaik dari manufaktur Grossmann di Glashütte.
Di balik keanggunan dan ukurannya yang ringkas, dengan diameter 26 mm dan ketebalan hanya 4 mm, jam-jam tangan ini menghadirkan nuansa mistis khas negeri dongeng.
Kisah Klasik Kuoe Kyoto Holborn
Kuoe adalah label jam tangan dari Kyoto. Holborn adalah sebuah daerah di kota London. Dapat ditebak, Uchimura, pendiri dan desainer label Kuoe, melewatkan masa kuliahnya di London, Inggris dan terinspirasi oleh toko-toko jam tangan antik di kota ini.
Pada 2020, ia meluncurkan label Kuoe dengan filosofi daya tarik desain klasik dari Kyoto untuk dunia. Seri Holborn merupakan model jam tangan perempuan pertama dari label ini.
Berdiameter 26 mm, jam tangan ini memiliki jarum detik kecil pada posisi angka enam, sebuah fitur yang jarang ditemukan pada model jam tangan perempuan.
Desain Retro Casio Vintage Mini
Jam tangan dengan gaya retro futuristik era 1980an ini super ringan dan memiliki mesin quartz yang andal dengan harga sangat terjangkau.
Tak heran jika popularitasnya terus menanjak, terlebih dengan kehadiran seri mini ukuran 24.6 mm yang makin menonjolkan tampilan minimalis dengan berbagai pilihan bahan tali.
Keunggulan lainnya, seri jam tangan stainless steel-nya tahan air hingga kedalaman 50 meter, cocok bagi para pencinta olah raga air dan penikmat wisata maritim.
Penulis: Rifina Marie
